Panorama Properti Serahkan AJB ke Konsumen

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 14 April 2021 | 14:11 WIB
Panorama Properti Serahkan AJB ke Konsumen
Ilustrasi properti. (Sumber: inapex.co.id)

Suara.com - Panorama Properti mulai melakukan penyerahan dokumen Akta Jual Beli (AJB) secara langsung kepada perwakilan konsumen yang telah merampungkan pelunasan pembayaran unit.

Chief Corporate Service Panorama Properti Edy Surono menjelaskan, hal itu dilakukan sebagai bukti pihaknya memegang penuh komitmen dan menunaikan janji kepada konsumen sejak awal proyek dimulai.

“Penyerahan AJB ini adalah bentuk komitmen kami terhadap konsumen. Bukti kami menunaikan janji,” ujar Edy dalam keterangannya, Rabu (14/4/2021).

Di samping itu Edy mengungkapkan, legalitas adalah hal utama yang menjadi fokus Panorama Properti untuk terus mengupayakan yang terbaik terkait keamanan dan kenyamanan kepemilikan konsumen.

Selain peyerahan AJB kepada konsumen, Panorama Properti juga sekaligus melaunching “Panorama Bamboo Village” Vila Bambu bergaya bali dimana tidak menggunakan bambu anyam melainkan bambu susun yang dikelilingi dengan kaca agar ruangan nampak luas dan lebih terbuka.

Sehingga tamu bisa menikmati pemandangan dan landscape yang ada dipekarangan vila bambu ini.

Panorama Bamboo Village memiliki 2 tipe yaitu Luxury dan Tiny, dimana keduanya difasilitasi bathub. Tiny menggunakan bathub tanam dan luxury menggunakan bathub standing.

Perbedaan lainnya ada pada model atap, ukuran tanah dan bangunan. Untuk Luxury Bamboo Village luas tanahnya 72m dan Luas Bangunan 26m disertai dengan Outdoor Kitchen.

Sementara untuk Tiny Bamboo Village luas tanahnya sekitar 60m dan luas bangunannya 16m2. Sementara itu, Direktur Operation Panorama Properti Muchlis Galigo memaparkan bahwa dibangunnya show unit vila bambu adalah untuk memberi gambaran pada konsumen tentang kualitas dan fasilitas apa saja yang terdapat dalam properti garapan perusahaannya itu.

Muchlis menambahkan, show unit vila bambu ini juga diharapkan dapat menjawab rasa penasaran para konsumen yang sebelumnya hanya melihat design bangunan dan interior vila dalam versi 3D.

Dari sisi harga Direktur Marketing Panorama Properti Bpk. Okie menambahkan, bahwa haga vila bambu ini untuk tipe Luxury dijual dengan harga normal Rp 299 juta. Dan untuk tipe Tiny harga normalnya under Rp 150 juta (semuanya fully furnish).

“Kami membuat Vila Bambu ini bukan hanya untuk segment A dan A+ tetapi juga untuk para milenials yang tertarik untuk berinvestasi jalur properti bisa memiliki Vila Bambu Bergaya Bali ini dengan mudah. Karena ada program DP dan cicil suka-suka, bahkan tanpa DP langsung Cicil pun bisa,” tambahnya

Tak berhenti hanya di vila bambu, Panorama Properti bahkan tengah mengejar pembangunan Panorama Hidroponik yang juga memiliki skema pembayaran beragam yang bisa menjadi pilihan bagi konsumen.

Lebih dari itu, Produk yang ditawarkan oleh Panorama Properti adalah properti produktif yang bisa memberikan income tambahan bagi konsumen dengan skema kerja sama yang saling menguntungkan.

Jadi, Kawasan Panorama Bamboo Village (vila bambu) & Panorama Hidroponik (kebun hidroponik) bukan hanya sekedar menjadi tempat untuk bersantai dan berkebun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Properti Tak Sesuai Standar Pencegahan Kebakaran di Jakarta

Banyak Properti Tak Sesuai Standar Pencegahan Kebakaran di Jakarta

News | Selasa, 13 April 2021 | 22:44 WIB

Perhatikan 7 Hal Ini Ketika Ingin Investasi Properti

Perhatikan 7 Hal Ini Ketika Ingin Investasi Properti

Lifestyle | Kamis, 01 April 2021 | 08:49 WIB

Sayana Integra Properti Beri Kemudahan Masyarakat Miliki Hunian

Sayana Integra Properti Beri Kemudahan Masyarakat Miliki Hunian

Bisnis | Selasa, 30 Maret 2021 | 07:39 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB