alexametrics

Klub Malam di SCBD Mau IPO, Komisarisnya Ternyata Wulan Guritno

Reza Gunadha | Mohammad Fadil Djailani
Klub Malam di SCBD Mau IPO, Komisarisnya Ternyata Wulan Guritno
Wulan Guritno [Herwanto/Suara.com]

Dengan demikian, Lucy in the Sky berpotensi meraih dana segar sekitar Rp 33,75 miliar - Rp 40,50 miliar.

Suara.com - PT Lima Dua Lima Tiga, pemilik sekaligus pengelola klub malam Lucy in the Sky, di kawasan SCBD, Jakarta, berencana 'melantai' dengan skema initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan keterangan perseroan, Kamis (15/4/2021), PT Lima Dua Lima Tiga Tbk menargetkan raihan dana segar dari hajatan IPO sebesar Rp 40,50 miliar.

Itu dilakukannya dengan melepas sekitar 337,50 juta saham baru, atau setara 32,61 persen kepemilikan setelah IPO.

Sementara untuk harga penawaran awal ditetapkan pada kisaran harga Rp 100 - Rp 120 per saham.

Baca Juga: Resmi Bercerai, Adilla Dimitri Puji Wulan Guritno Perempuan Kuat

Dengan demikian, klub malam Lucy in the Sky berpotensi meraih dana segar sekitar Rp 33,75 miliar sampai Rp 40,50 miliar.

Dalam IPO ini, perseroan juga akan menerbitkan waran seri I maksimal 236,250 juta waran, yang menyertai saham baru. Waran itu setara 33,87 persen dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. 

Manajemen perseroan menyebut, penawaran awal saham ini akan dilakukan pada periode 13 sampai 19 April 2021. 

Menariknya, dalam prospectus perseroan, ada nama artis kenamaan Wulan Guritno. Dia menjadi anggota jajaran manajemen PT Lima Dua Lima Tiga, sebagai komisaris independen.

Sedangkan jabatan Komisaris Utama PT Lima Dua Lima Tiga Tbk diduduki oleh Felly Imransyah; Komisaris, Calvin Lutvi; Direktur Utama diduduki oleh Surya Andarurachman Putra; dan, Direktur oleh Randy Suherman.

Baca Juga: Desiree Tarigan Dituduh Selingkuh, Wulan Guritno Resmi Cerai

Komentar