Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Harga Emas Alami Tekanan Dalam Sebulan Terakhir

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 03 Mei 2021 | 07:44 WIB
Harga Emas Alami Tekanan Dalam Sebulan Terakhir
Ilustrasi emas (shutterstock)

Suara.com - Harga emas pada perdagangan akhir pekan lalu dalam tekanan, mengarah ke jalur mingguan terburuk dalam sebulan terakhir. Kenaikan yield obligasi USA menjadi faktor penekan.

Mengutip CNBC, Senin (3/5/2021) harga emas pasar spot turun 0,1 persen ke harga 1.770,41 dolar AS per ounce. Sejauh ini turun 0,3 persen secara mingguan (W-o-W).

Emas berjangka AS stabil di harga 1.767 dolar AS per ounce. Meskipun terjadi penurunan, emas batangan siap untuk kenaikan bulanan pertama tahun ini.

Yield melompat naik di tengah penguatan data indikator ekonomi USA sehingga merusak daya tarik logam yang tidak menghasilkan yield. Palladium keluar dari zona rekor tertinggi di sesi sebelumnya.

Data pada hari Kamis malam pekan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS meningkat pada kuartal pertama karena stimulus fiskal mendorong belanja konsumen.

Imbal hasil US Treasury AS tenor 10-tahun melayang mendekati posisi tertinggi dalam lebih dari dua minggu, meningkatkan biaya peluang untuk membeli emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Awal pekan lalu, The Fed menahan suku bunga dan program pembelian obligasi dengan stabil.

"Kekuatan berkelanjutan dalam data domestik akan mengarah pada perubahan bertahap target the Fed selama beberapa bulan mendatang," kata analis UBS dalam sebuah catatan.

Suku bunga riil AS yang lebih tinggi kemungkinan akan memicu arus keluar ETF lebih lanjut, kata UBS, menambahkan bahwa mereka memperkirakan emas batangan turun menjadi USD 1.600 per ons pada akhir tahun.

baca juga

Sementara itu harga palladium naik 0,2 persen menjadi 2.958,19 dolar AS per ounce, setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di harga 2.981,99 dolar AS pada hari Kamis.

Itu di jalur untuk membukukan keuntungan mingguan dan bulanan ketiga berturut-turut juga.

Sementara harga perak turun 0,6 persen menjadi 25,92 dolar AS per ons, meskipun siap untuk kenaikan bulanan lebih dari 6 persen - terbesar sejak Desember lalu. Platinum naik 0,3 persen menjadi 1.201,69 dolar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun Rp 9.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 922.000 per Gram

Turun Rp 9.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 922.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 30 April 2021 | 10:04 WIB

Obligasi AS Melesat, Harga Emas Langsung Melorot

Obligasi AS Melesat, Harga Emas Langsung Melorot

Bisnis | Jum'at, 30 April 2021 | 09:17 WIB

Harga Emas Dunia Turun Lagi, Tunggu Atau Borong Sekarang?

Harga Emas Dunia Turun Lagi, Tunggu Atau Borong Sekarang?

Batam | Jum'at, 30 April 2021 | 06:30 WIB

Terkini

Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!

Soal Peluang Harga Pertamax Turun Agustus, Wamen ESDM: Kita Ikuti Harga Pasar!

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:00 WIB

The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri

The Art of Solitude: Ketika Kesendirian Jadi Jalan Mengenal Diri Sendiri

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 14:00 WIB

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:58 WIB

Zero Tolerance to Fraud, BRI Apresiasi Langkah Kepolisian Tangkap DPO Kasus Penipuan

Zero Tolerance to Fraud, BRI Apresiasi Langkah Kepolisian Tangkap DPO Kasus Penipuan

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:54 WIB

4 Pelembap Bibir dengan Kandungan Petroleum Jelly untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Pelembap Bibir dengan Kandungan Petroleum Jelly untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:52 WIB

Mazda Akhirnya Produksi Mobil di Indonesia, CX-30 Jadi Model Pertama yang Dirakit Lokal

Mazda Akhirnya Produksi Mobil di Indonesia, CX-30 Jadi Model Pertama yang Dirakit Lokal

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:52 WIB

Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026

Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026

Sulsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:50 WIB

5 Lipstik Lokal untuk Bibir Hitam di Bawah Rp50 Ribu, Pigmentasinya Juara!

5 Lipstik Lokal untuk Bibir Hitam di Bawah Rp50 Ribu, Pigmentasinya Juara!

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:50 WIB

Merek Apparel Bandung Rabbit & Wheels Berhasil Ekspansi ke Luar Negeri

Merek Apparel Bandung Rabbit & Wheels Berhasil Ekspansi ke Luar Negeri

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:49 WIB

Luncurkan OJA 3140 di Inagritech 2026, Mahindra Dukung Mekanisasi Pertanian Nasional

Luncurkan OJA 3140 di Inagritech 2026, Mahindra Dukung Mekanisasi Pertanian Nasional

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:49 WIB

×