Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Kementerian PUPR Kebut Pembangunan Rusun ASN di Kalbar

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 03 Mei 2021 | 14:27 WIB
Kementerian PUPR Kebut Pembangunan Rusun ASN di Kalbar
Rusun ASN di Kalbar. (Dok.Kementerian PUPR)

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mengebut proyek pelaksanaan pembangunan rumah susun (Rusun) untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kalimantan Barat (Kalbar).

Rusun ini akan didukung dengan fasilitas yang memadai, dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pembangunan yang ada, sehingga para ASN yang tinggal di rusun bisa tinggal dengan nyaman.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid menjelaskan, pembangunan rusun untuk para ASN di Kalbar ini sudah dilakukan sejak 2018 lalu.

“Kami harap, dengan tinggal di rusun ini, para ASN bisa tinggal bersama keluarganya dengan nyaman dan fasilitas yang disediakan juga cukup baik, sehingga menambah semangat kerja untuk melayani masyarakat dengan baik,” ujar Khalawi, saat melakukan peninjauan lapangan ke lokasi pembangunan Rusun ASN PUPR di Kalimantan Barat, beberapa waktu lalu.

Dalam tinjauan ke lapangan saat itu, tampak hadir mendampingi Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan I, Andi Suganda; Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Barat, Irsan Basalamah serta para Kepala Balai dari Balai Wilayah Sungai Kalimantan, Cipta Karya dan Sumber Daya Air.

Khalawi menerangkan, pemanfaatan Rusun ASN di Kalbar ini berdasarkan arahan dari Menteri PUPR yang menyebut bahwa lahan di sana akan dimanfaatkan untuk ASN Kementerian PUPR di Kalbar.

Adapun lokasi rusun ini berada di Kompleks PU di Kalbar. Rusun juga didesain dengan baik dan lokasinya juga cukup strategis, dekat dengan pusat kota dan Bandar Udara Supadio.

Progres pembangunan Rusun ASN di Kalbar. (Dok.Kementerian PUPR)
Progres pembangunan Rusun ASN di Kalbar. (Dok.Kementerian PUPR)

Para penghuni yang akan tinggal rusun adalah semua pegawai PUPR yang belum memiliki rumah, yakni perwakilan dari Balai SDA, Jalan, CK, Perumahan. Proporsinya nanti disesuaikan, karena saat ini baru satu rusun dan ke depan dibangun lagi, jika lahannya memungkinkan.

Saat ini, Kementerian PUPR juga sedang mengupayakan agar pembangunannya bisa dilaksanakan di Balai atau provinsi masing-masing satu tower.

baca juga

“Selama ini, Kementerian PUPR bangun rusun untuk masyarakat, tapi ternyata pegawai PUPR di daerah banyak yang nggak punya rumah. Saat ini, pimpinan terus memikirkan bagaimana para staf yang belum punya rumah bisa punya tempat tinggal, dan salah satu solusinya adalah tinggal di rusun, agar lahan yang ada bisa dioptimalkan pemanfaatannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan I, Andy Suganda, didampingi Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Barat, Irsan Basalamah menyatakan, Rusun ini dibangun oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Barat Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR.

Hunian vertikal ini memiliki enam lantai, dengan unit hunian sebanyak 68 unit dengan tipe 45.

“Inshaa Allah, kami akan menyelesaikan pembangunan rusun sesuai waktu yang telah ditetapkan. Saat ini, pembangunan sudah memasuki tahap arsitektural, yakni fasad dan desainnya lumayan bagus karena ada corak ukiran lokal yang mencerminkan kearifan lokal yakni ukiran khas suku yang ada di sini. Desainnya memang dekat sungai kecil yang ada di bagian depannya dan mengusung konsep water front city,” terangnya.

Berdasarkan data yang ada, rusun tersebut akan dinamakan sebagai Rusun ASN PUPR BWS Kalimantan. Lokasinya di dalam Kompleks PU Pengairan, di Jalan Sungai Durian Laut Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Hunian vertikal tersebut dibangun satu tower setinggi enam lantai, dengan luas bangunan 60 x 14,8 meter. Jumlahnya 68 unit, dengan tipe hunian tipe 45. Sedangkan kapasitas daya tampung adalah sebanyak 272 orang.

Fasilitas yang tersedia di dalam rusun ini antara lain, ruang serbaguna, musholla, meubelair yakni tempat tidur, lemarai pakaian dan kursi meja tamu, fasilitas bagi difabel, satu lift penumpang, satu lift untuk mengangkut barang, air bersih, listrik, AC, water heater, dapur kering, genset, hidran, sprinkle, pos jaga, tempat parkir dan penghijauan

“Pembangunan dimulai sejak tanggal kotrak, yakni 3 April 2020. Jumlah anggaran pembangunnnya mencapai angka Rp 52,301 Milyar dengan multi years contract (MYC) mulai tahun anggaran 2020-2021. Pelaksanaan pembangunan sekitar 268 hari kalender dengan Kontraktor Pelaksana PT Pubagot Jaya Abadi dan Konsultan PT Widha Konsultan KSO PT Sarana Budi Prakarsaripta,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditjen Perumahan Groundbreaking 3 Rusun untuk Mahasiswa dan Santri Kalbar

Ditjen Perumahan Groundbreaking 3 Rusun untuk Mahasiswa dan Santri Kalbar

News | Kamis, 29 April 2021 | 15:59 WIB

Kementerian PUPR Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bendungan Kuningan

Kementerian PUPR Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bendungan Kuningan

News | Jum'at, 23 April 2021 | 11:15 WIB

Rusun TOD Rawa Buntu, Menteri PUPR: Beli Rumah Dapat Kereta Api

Rusun TOD Rawa Buntu, Menteri PUPR: Beli Rumah Dapat Kereta Api

News | Senin, 19 April 2021 | 17:18 WIB

Mulai Groundbreaking, Kementerian PUPR Bangun Rusun untuk Polri Gorontalo

Mulai Groundbreaking, Kementerian PUPR Bangun Rusun untuk Polri Gorontalo

News | Jum'at, 16 April 2021 | 15:02 WIB

Rumah Korban Banjir Bandang NTT Akan Direlokasi, Ditanggung Pusat

Rumah Korban Banjir Bandang NTT Akan Direlokasi, Ditanggung Pusat

News | Senin, 12 April 2021 | 22:00 WIB

Ditargetkan Rampung Oktober 2021, PUPR Bangun Rusun untuk TNI AD Gorontalo

Ditargetkan Rampung Oktober 2021, PUPR Bangun Rusun untuk TNI AD Gorontalo

News | Senin, 05 April 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:21 WIB

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

×