Rumah Korban Banjir Bandang NTT Akan Direlokasi, Ditanggung Pusat

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 12 April 2021 | 22:00 WIB
Rumah Korban Banjir Bandang NTT Akan Direlokasi, Ditanggung Pusat
Sejumlah anak sedang menatap kampung halaman mereka di Desa Nunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur yang diterjang siklon tropis Seroja pada 4-5 April lalu. (ANTARA/Bernadus Tokan)

Suara.com - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef Nae Soi, mengungkapkan bahwa warganya yang terdampak banjir bandang akibat badai siklon tropis Seroja akan direlokasi ke tempat yang lebih aman bencana.

Josef menyebut pemerintah daerah di masing-masing kabupaten/kota saat ini tengah mendata daerah mana saja yang sudah tidak layak ditinggali pasca bencana, dan mencari lahan yang lebih aman untuk relokasi.

"Untuk itu kami minta pemerintah daerah bekerja sama dengan dinas PU, lingkungan hidup supaya dimana daerah yang benar aman disitu akan dibangun kembali rumah bagi mereka yang terdampak yang sifatnya relokasi," kata Josef dalam jumpa pers virtual, Senin (12/4/2021).

Nantinya dia menyebut proses relokasi dan pembangunan rumah baru akan ditanggung oleh pemerintah pusat yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Begitu verifikasi selesai uang dari pusat datang tinggal membangun, yang dibangun itu yang terdampak relokasi, tapi relokasi langsung ditanggung pemerintah pusat," jelasnya.

Dalam pembangunan nanti, lanjut Josef, akan menggunakan prinsip mitigasi bencara yaitu pembangunan rumah yang tahan bencana seperti gempa, angin kencang, banjir, dan sebagainya.

"Menteri PU sudah memberikan informasi atau gambar untuk tahan gempa," tutur Josef.

Diketahui, badai siklon tropis Seroja sudah menggenangi 11 kabupaten dan 1 kota di NTT yang merupakan provinsi kepulauan.

Antara lain Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka Tengah, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Alor.

baca juga

Selanjutnya, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Ende.

Hingga Senin (12/4/2021) tercatat 57.040 rumah terdampak (16.608 rusak berat, 10.381 rusak sedang, 33.183 rusak ringan), 4.767 rumah terendam, 1.652 fasilitas umum terdampak dan 5 jembatan putus.

Banjir juga sudah membuat 179 jiwa meninggal dunia, 45 orang masih hilang, 268 orang luka-luka, dan 7.462 jiwa masih mengungsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wagub NTT: Korban Banjir Bandang Butuh Bantuan Obat dan Pendampingan Mental

Wagub NTT: Korban Banjir Bandang Butuh Bantuan Obat dan Pendampingan Mental

News | Senin, 12 April 2021 | 21:31 WIB

Sepekan Pencarian Korban Banjir Bandang NTT: 179 Meninggal, 45 Masih Hilang

Sepekan Pencarian Korban Banjir Bandang NTT: 179 Meninggal, 45 Masih Hilang

News | Senin, 12 April 2021 | 21:10 WIB

Bantuan Gelombang Pertama Jokowi, 7.000 Paket Sampai di Bima

Bantuan Gelombang Pertama Jokowi, 7.000 Paket Sampai di Bima

Bali | Senin, 12 April 2021 | 17:46 WIB

Takut Covid-19, Perempuan Hamil Korban Banjir NTT  Mengungsi di Kebun

Takut Covid-19, Perempuan Hamil Korban Banjir NTT Mengungsi di Kebun

Video | Senin, 12 April 2021 | 14:20 WIB

Terkini

Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran

Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Fungsi Vaseline Repairing Petroleum Jelly, Apakah Bisa untuk Wajah?

Fungsi Vaseline Repairing Petroleum Jelly, Apakah Bisa untuk Wajah?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:38 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

×