Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Didemo Karyawan karena THR, Ini Penjelasan Pan Brothers

Bangun Santoso | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 06 Mei 2021 | 16:43 WIB
Didemo Karyawan karena THR, Ini Penjelasan Pan Brothers
Pekerja PT Pan Brothers Boyolali berunjuk rasa di depan pabrik, Rabu (5/5/2021). [Solopos-Bayu Jatmiko Adi]

Suara.com - Pabrik tekstil milik PT Pan Brothers Tbk. (PBRX) kembali beropeasi normal pada Kamis (6/5/2021) setelah terjadi unjuk rasa ribuan karyawannya di salah satu pabriknya di daerah Boyolali, Jawa Tengah. Mereka memprotes pemberian THR yang belum dilakukan perusahaan.

Dikutip dari keterangan resmi, Direksi menyebut pada Kamis (6/5/2021) sehubungan terjadinya unjuk rasa di pabrik di Boyolali Jawa Tengah kemarin tanggal 5 Mei 2021 yang bersumber kesalahpahaman dari penerimaan informasi yang disampaikan ke karyawan/ti dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media.

Pada tanggal 5 Mei 2021 pagi, perseroan mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati, bahwa saat ini kondisi arus kas perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa 10 persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas.

"Demi menjaga kelangsungan pabrik supaya tetap bekerja penuh tanpa terjadi pengurangan pekerja, perusahaan perlu membagi berbagai arus dana pembayaran ke supplier dan pihak terkait lainnya termasuk salah satunya dengan melakukan pembayaran secara bertahap Tunjangan Hari Raya (THR)," ungkap direksi dalam keterangan resmi, Kamis (6/5/2021).

Maksimal THR akan dibayar secara bertahap sebanyak 5 kali. Jika likuiditas tersedia di mana pihak perbankan mengaktifkan sebagian fasilitas kami pembayaran THR otomatis akan dipercepat dan terselesaikan di bulan September 2021 paling lambat.

"Dan hari ini tanggal 6 Mei 2021 pabrik telah berproduksi secara normal," katanya.

Dari sisi pesanan yang masuk dari buyer tetap besar, hanya emiten bersandi PBRX terkendala modal kerja. Fasilitas bilateral yang diterima PBRX dari perbankan saat ini tersisa 10 persen dibandingkan dengan awal tahun 2020, sehingga menjadikan perseroan memiliki keterbatasan.

"Kami harus mengatur arus kas sebaik-baiknya agar semua berjalan dengan baik dan penjualan tidak berkurang, dan oleh karena itu tidak ada pengurangan tenaga kerja," katanya.

Perseroan terangnya, tetap harus bisa mengatur pembelian bahan baku, pembayaran ke supplier, gaji, biaya produksi, biaya operasional dan juga kewajiban bunga ke perbankan dan bond dengan arus kas yang ada.

Emiten produsen Adidas dan Uniqlo ini juga tetap optimistis akan ada jalan keluar dan fasilitas perseroan akan berangsur pulih seiring dengan pemulihan ekonomi nasional dan dunia.

"Dalam tahun 2020 yang sulit pun, kami tetap positif penjualan dan di bottom profit juga tetap bertumbuh dan lebih tinggi dari tahun 2019," urainya.

Jika modal kerja tersedia seperti sebelumnya, perseroan meyakini 2021 akan bertumbuh sekitar 10 persen-15 persen dengan adanya pengalihan pesanan dari negara-negara produsen lain. Namun ini tidak mungkin terlaksana jika modal kerja tidak tersedia.

"Kami memohon dukungan semua pihak agar support kebutuhan modal kerja yang kami butuhkan dapat kami peroleh dengan segera," katanya.

Siklus produksi mulai dari pesanan masuk sampai dengan ekspor untuk pesanan yang terkonfirmasi sekitar 120 hari.

Oleh karena itu, PBRX berharap pemulihan fasilitas bilateral modal kerja PBRX bisa kembali didukung perbankan nasional, sehingga PBRX dapat menyumbang pertumbuhan devisa melalui kenaikan ekspor dan dapat mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Silahkan Cek Rekening, THR Pegawai Pemprov Sulsel Cair Hari Ini

Silahkan Cek Rekening, THR Pegawai Pemprov Sulsel Cair Hari Ini

Sulsel | Kamis, 06 Mei 2021 | 09:21 WIB

Sekilas Bikin Senang Mirip Amplop THR, Pas Dibuka Isinya Auto Kecewa

Sekilas Bikin Senang Mirip Amplop THR, Pas Dibuka Isinya Auto Kecewa

Kalbar | Kamis, 06 Mei 2021 | 08:40 WIB

PT Pan Brothers Didemo Usai Cicil THR, Eks Karyawan Malah Beri Cerita Pilu

PT Pan Brothers Didemo Usai Cicil THR, Eks Karyawan Malah Beri Cerita Pilu

Surakarta | Kamis, 06 Mei 2021 | 04:06 WIB

Buka Pengaduan, Disnakertrans Karawang Minta Pekerja Tak Terima THR Lapor

Buka Pengaduan, Disnakertrans Karawang Minta Pekerja Tak Terima THR Lapor

Jabar | Rabu, 05 Mei 2021 | 23:22 WIB

THR Dicicil 8 Kali, Ribuan Buruh Pan Brothers Boyolali Demo

THR Dicicil 8 Kali, Ribuan Buruh Pan Brothers Boyolali Demo

Video | Kamis, 06 Mei 2021 | 08:00 WIB

Sambut Hari Raya Idulfitri, Ini 4 Tradisi Menjelang Lebaran

Sambut Hari Raya Idulfitri, Ini 4 Tradisi Menjelang Lebaran

Your Say | Rabu, 05 Mei 2021 | 18:37 WIB

Ribuan Pekerja Pan Brothers Boyolali Demo, Gaji dan THR Dicicil 8 Kali

Ribuan Pekerja Pan Brothers Boyolali Demo, Gaji dan THR Dicicil 8 Kali

Hits | Rabu, 05 Mei 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:51 WIB

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:46 WIB

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:23 WIB

Ngaku Tak Tahu soal PPN Jalan Tol, Purbaya: Tiba-tiba Ada Banyak Isu Pajak

Ngaku Tak Tahu soal PPN Jalan Tol, Purbaya: Tiba-tiba Ada Banyak Isu Pajak

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:10 WIB

Harga Bahan Baku Plastik Selangit, Wamendag Minta UMKM Putar Otak Cari Alternatif

Harga Bahan Baku Plastik Selangit, Wamendag Minta UMKM Putar Otak Cari Alternatif

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 13:36 WIB

Bedah Saham SIDO, Emiten Tanpa Hutang: Bakal Meroket atau Stagnan?

Bedah Saham SIDO, Emiten Tanpa Hutang: Bakal Meroket atau Stagnan?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 13:06 WIB

Cerita Purbaya Tolak Bantuan Utang IMF & World Bank 30 Miliar USD, Klaim APBN Kuat Berlapis-lapis

Cerita Purbaya Tolak Bantuan Utang IMF & World Bank 30 Miliar USD, Klaim APBN Kuat Berlapis-lapis

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 13:00 WIB

IHSG Masih Tengkurep di Level 7.544, Sentimen Global Jadi Beban

IHSG Masih Tengkurep di Level 7.544, Sentimen Global Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 12:46 WIB

Purbaya Curhat Bobrok Birokrasi Kemenkeu: Tugas Tak Dikerjakan, Digeser Baru Nangis

Purbaya Curhat Bobrok Birokrasi Kemenkeu: Tugas Tak Dikerjakan, Digeser Baru Nangis

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 12:26 WIB

Purbaya Ungkap Syarat Jika Mau Targetkan Indonesia Emas 2045

Purbaya Ungkap Syarat Jika Mau Targetkan Indonesia Emas 2045

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 11:52 WIB