Kementan Pastikan Stok Pupuk Pasca Lebaran Aman

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Sabtu, 15 Mei 2021 | 06:35 WIB
Kementan Pastikan Stok Pupuk Pasca  Lebaran Aman
Ilustrasi pupuk.

Suara.com - Meski masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Kementerian Pertanian (Kementan) terus memastikan aktivitas pertanian. Ini tidak lain agar kesediaan pangan untuk masyarakat Indonesia terpenuhi.

Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan memastikan bahwa stok pupuk pasca lebaran aman. Sebab, PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyediakan 803 ribu ton pupuk.

Ratusan ribu pupuk itu, termasuk di dalamnya adalah pupuk subsidi. Pupuk-pupuk itu telah disimpan di gudang-hudang kabupaten (Lini III) di seluruh Indonesia. Stok sebanyak itu dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan para petani hingga enam minggu ke depan.

"Prinsip distribusi pupuk subsidi yang diterapkan adalah 6T alias 6 Tepat, yaitu tepat jenis, tepat mutu, tepat jumlah, tepat tempat, tepat waktu, tepat harga, dan tepat sasaran," kata Sarwo Edhy mengingatkan betapa pentingnya prinsip tersebut dalam pendistribusian pupuk pada, Jumat, (14/5/2021).

Secara terpisah, Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Gusrizal mengatakan, jumlah 803 ribu ton pupuk yang disiapkan, hampir tiga kali lipat dari stok minimum ketentuan pemerintah, yaitu sebesar 290 ribu ton. Adapun 803 ribu ton pupuk itu terdiri dari, pupuk Urea 349 ribu ton, NPK 175 ribu ton, ZA 102 ribu ton, SP-36 83 ribu ton, dan organik 93 ribu ton.

Gusrizal menambahkan, sebagaimana arahan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, pihaknya telah memperkuat sistem distribusi sehingga semakin handal, efektif dan efisien.

“Petugas lapangan kami memantau stok dan realisasi penyaluran secara harian, hingga mengevaluasi kinerja distributor setiap tiga bulan sekali dan kios resmi setiap enam bulan sekali,” jelas Gusrizal.

Sebagai bentuk pengawasan, Pupuk Indonesia menempatkan 612 petugas lapangan di berbagai daerah. Melalui petugas ini, perusahaan rutin berkoordinasi dengan dinas pertanian dan perdagangan, distributor, hingga kios resmi di daerah.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga menerapkan digitalisasi guna memastikan kegiatan distribusi dapat dimonitor setiap saat. Di antaranya adalah dengan menerapkan Distribution Planning and Control System (DPCS), yaitu sistem untuk merencanakan dan memantau pergerakan kapal, angkutan darat dan kondisi stok di gudang secara real time. Web Commerce (WCM), untuk penebusan pupuk secara online, dan sebagainya.

baca juga

“Sehingga monitoring bisa kami lakukan secara online dari gudang produsen (lini I) hingga ke gudang penyangga (lini II) di tingkat provinsi,” jelas Gusrizal.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga memperkenalkan sistem informasi niaga, yang bertujuan untuk memantau pergerakan pupuk bersubsidi dari gudang distributor (lini III) hingga ke ke seluruh kios resmi (lini IV).

“Penyaluran pupuk bersubsidi ini berdasar pada data alokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pada awal tahun,” ujar Gusrizal.

Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pemerintah akan memastikan pupuk tidak terkendala.

"Pemerintah akan memastikan aktivitas pertanian tidak terganggu meski ada pembatasan. Karena dalam kondisi apa pun, pertanian tidak boleh bermasalah," ujar SYL, sapaan akrab Syahrul Yasin Limpo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasi Larangan Mudik Lebaran, Polda Lampung Periksa 29.801 Kendaraan

Operasi Larangan Mudik Lebaran, Polda Lampung Periksa 29.801 Kendaraan

News | Jum'at, 14 Mei 2021 | 17:30 WIB

Selama Hari Pertama Lebaran, Volume Sampah di DKI Jakarta 2.142 ton

Selama Hari Pertama Lebaran, Volume Sampah di DKI Jakarta 2.142 ton

Jakarta | Jum'at, 14 Mei 2021 | 17:13 WIB

Libur Lebaran, Warga Serbu Pasar Gembrong

Libur Lebaran, Warga Serbu Pasar Gembrong

Foto | Jum'at, 14 Mei 2021 | 17:09 WIB

Kementan Dorong Daya Saing Petani Melalui Inovasi dan Gratieks

Kementan Dorong Daya Saing Petani Melalui Inovasi dan Gratieks

Bisnis | Senin, 10 Mei 2021 | 14:00 WIB

Sepekan Jelang Lebaran, Kementan Klaim Harga Pangan Pokok Nasional Stabil

Sepekan Jelang Lebaran, Kementan Klaim Harga Pangan Pokok Nasional Stabil

News | Jum'at, 07 Mei 2021 | 01:10 WIB

Kementan Sebut Food Estate Kalteng akan Jadi Kiblat Lumbung Pangan Nasional

Kementan Sebut Food Estate Kalteng akan Jadi Kiblat Lumbung Pangan Nasional

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 15:55 WIB

Terkini

Kabut Asap Palembang Ganggu Penerbangan, 15 Pesawat Terdampak saat Jarak Pandang 400 Meter

Kabut Asap Palembang Ganggu Penerbangan, 15 Pesawat Terdampak saat Jarak Pandang 400 Meter

Sumsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Praperadilan Ditolak, Wabup Indramayu Terancam Dijemput Paksa Jaksa

Praperadilan Ditolak, Wabup Indramayu Terancam Dijemput Paksa Jaksa

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Kelakar Prabowo ke Luhut: Sekarang Saya Komandan Beliau

Kelakar Prabowo ke Luhut: Sekarang Saya Komandan Beliau

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Sinopsis Film Naik Level: Ambisi Davina Karamoy Bawa Salon Kampung Menembus Kelas Mewah

Sinopsis Film Naik Level: Ambisi Davina Karamoy Bawa Salon Kampung Menembus Kelas Mewah

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Kejagung Periksa 4 ASN Pemkot Bekasi Terkait Kasus Tata Kelola KSO Pertamina EP

Kejagung Periksa 4 ASN Pemkot Bekasi Terkait Kasus Tata Kelola KSO Pertamina EP

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Jawab Kritik Formasi 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Bukan Gemuk, tapi Kaya Pengalaman

Jawab Kritik Formasi 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Bukan Gemuk, tapi Kaya Pengalaman

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Remaja di Jakut Babak Belur Diamuk Massa, Diduga Rudapaksa Anak Berkebutuhan Khusus

Remaja di Jakut Babak Belur Diamuk Massa, Diduga Rudapaksa Anak Berkebutuhan Khusus

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Digital Detox Bukan Cuma Tren: Kita Perlu Jeda dari Kebisingan Media Sosial

Digital Detox Bukan Cuma Tren: Kita Perlu Jeda dari Kebisingan Media Sosial

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Eks Bupati Kukar Rita Widyasari Dicecar KPK Soal Aset yang Sudah Disita

Eks Bupati Kukar Rita Widyasari Dicecar KPK Soal Aset yang Sudah Disita

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Ratusan Ton Karbon untuk Satu Film: Saatnya Industri Sinema Bergerak Lebih Hijau

Ratusan Ton Karbon untuk Satu Film: Saatnya Industri Sinema Bergerak Lebih Hijau

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:57 WIB

×