Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Marak Emiten Gagal Bayar, Begini Respons BEI

Bangun Santoso | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Minggu, 20 Juni 2021 | 09:55 WIB
Marak Emiten Gagal Bayar, Begini Respons BEI
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I I Gede Nyoman Yetna. [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - Dampak akibat adanya pandemi Covid-19 terhadap dunia usaha terus bermunculan. Kini satu per satu sejumlah emiten di pasar modal mengumumkan telah mengalami gagal bayar.

Sebut saja PT Tridomain Performance Materials Tbk (TDPM) dan juga PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), keduanya mengalami kasus gagal bayar obligasi dan sukuk yang telah diterbitkan.

Lantas apa respons Bursa Efek Indonesia (BEI) atas fenomena ini?

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan bursa terus memantau perkembangan atas penyelesaian permasalahan gagal bayar yang dialami oleh para anggotanya.

Pemantau tersebut seperti melalui dengar pendapat dan penyampaian permintaan penjelasan kepada Perusahaan Tercatat.

"Disamping itu, Bursa juga dapat meminta kepada Perusahaan Tercatat untuk menyampaikan Keterbukaan Informasi mengenai rencana dan realisasi pemulihan kondisi Perusahaan Tercatat untuk memastikan publik mendapatkan informasi terkini atas perkembangan penyelesaian permasalahan Perusahaan Tercatat," kata Nyoman kepada media ditulis Minggu (20/6/2021).

Selain itu, bursa juga melakukan pemantauan atas kondisi Perusahaan Tercatat dari berbagai sumber informasi, antara lain Informasi Hasil Pemeringkatan, Laporan Keuangan, Berita Media Massa, Keterbukaan Informasi dan informasi lainnya.

Dalam hal Bursa mendeteksi adanya indikasi awal Perusahaan Tercatat akan mengalami gagal bayar, maka Bursa berwenang untuk menyampaikan permintaan penjelasan kepada Perusahaan Tercatat, mengundang Perusahaan Tercatat untuk menghadiri dengar pendapat, serta meminta kepada Perseroan untuk menyampaikan Keterbukaan Informasi kepada Publik.

Tak hanya itu, sebagai bentuk perlindungan kepada investor, Nyoman menambahkan BEI memiliki kewenangan untuk dapat melakukan penghentian sementara efek Perusahaan Tercatat tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham Garuda Indonesia Dibekukan BEI Imbas Penundaan Pembayaran Sukuk Global

Saham Garuda Indonesia Dibekukan BEI Imbas Penundaan Pembayaran Sukuk Global

Bisnis | Jum'at, 18 Juni 2021 | 11:06 WIB

Emiten SBAT Ekspor 20 Kontainer Benang Hasil Olahan Limbah Tekstil ke Timur Tengah

Emiten SBAT Ekspor 20 Kontainer Benang Hasil Olahan Limbah Tekstil ke Timur Tengah

Bisnis | Senin, 14 Juni 2021 | 19:23 WIB

Nilai Valuasi Decacorn Gojek-Tokopedia Capai Rp28 Trilyun, Bakal IPO Dual Listing?

Nilai Valuasi Decacorn Gojek-Tokopedia Capai Rp28 Trilyun, Bakal IPO Dual Listing?

Batam | Kamis, 10 Juni 2021 | 11:10 WIB

Hore! IHSG Dibuka Positif, Harga Minyak Mentah Terpantau Terus Naik

Hore! IHSG Dibuka Positif, Harga Minyak Mentah Terpantau Terus Naik

Batam | Selasa, 08 Juni 2021 | 09:10 WIB

BEI Pastikan Jam Perdagangan Bursa Tak Berubah, Masih Sesuai Kondisi Pandemi

BEI Pastikan Jam Perdagangan Bursa Tak Berubah, Masih Sesuai Kondisi Pandemi

News | Minggu, 06 Juni 2021 | 08:55 WIB

Emiten Rumah Sakit Hermina Bagi-bagi Dividen Rp 75 Miliar

Emiten Rumah Sakit Hermina Bagi-bagi Dividen Rp 75 Miliar

Bisnis | Rabu, 02 Juni 2021 | 16:45 WIB

Melantai di BEI, PT Harapan Duta Pertiwi Patok Saham Mulai Rp118 per Lembar

Melantai di BEI, PT Harapan Duta Pertiwi Patok Saham Mulai Rp118 per Lembar

Jogja | Rabu, 19 Mei 2021 | 13:53 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB