Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:40 WIB
Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI
Free Float Seret, FPNI Belum Kantongi Strategi Pasti Penuhi Ketentuan BEI. Foto Rina-Suara.com
baca 10 detik
  • FPNI optimistis penuhi ketentuan free float 15% sebelum tenggat Maret 2029.
  • Porsi saham publik FPNI masih 7,5%, jauh di bawah batas minimum BEI dan OJK.
  • Manajemen belum putuskan aksi korporasi, masih menunggu arahan pemegang saham.

Suara.com - PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) menyatakan optimistis dapat memenuhi ketentuan porsi saham publik (free float) sebesar 15 persen sesuai regulasi yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Saat ini, porsi saham publik FPNI masih berada di level 7,5 persen. Namun manajemen menilai masih memiliki waktu yang cukup panjang untuk memenuhi ketentuan tersebut karena tenggat pemenuhan baru jatuh pada Maret 2029.

Direktur Lotte Chemical Titan, Calvin Wiryapranata, mengatakan perseroan masuk dalam kategori emiten dengan kapitalisasi pasar di bawah Rp5 triliun per 31 Maret 2026. Dengan status tersebut, perusahaan memperoleh waktu lebih panjang untuk menyesuaikan struktur kepemilikan sahamnya.

"Per 31 Maret kami masuk kategori emiten dengan market cap di bawah Rp5 triliun. Karena itu kami memiliki waktu hingga Maret 2029 untuk meningkatkan free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen," kata Calvin di Gedung Mangkuluhur Artotel, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, rentang waktu yang masih cukup panjang memberikan keleluasaan bagi manajemen untuk mengkaji berbagai opsi strategis guna meningkatkan porsi saham publik di pasar modal.

Meski demikian, Calvin menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan apa pun dari pemegang saham pengendali terkait langkah korporasi yang akan ditempuh. Perseroan masih menunggu arahan dan keputusan resmi dari pemegang saham utama.

"Kami akan pelajari berbagai kemungkinan. Sampai saat ini belum ada keputusan dari pemegang saham apakah akan tetap melanjutkan status sebagai perusahaan tercatat, melakukan aksi korporasi tertentu, atau bahkan opsi lainnya. Belum ada pembicaraan ke arah itu," ujarnya.

Berdasarkan data perseroan, porsi saham publik FPNI saat ini mencapai 7,5 persen atau sekitar 417,51 juta lembar saham dari total 5,56 miliar saham yang beredar. Sementara itu, pemegang saham pengendali, Lotte Chemical Titan International Sdn. Bhd., masih menguasai sekitar 92,5 persen saham atau setara 5,14 miliar lembar saham.

Ke depan, pasar akan mencermati strategi yang akan dipilih perseroan untuk meningkatkan jumlah saham beredar di publik. Langkah tersebut dinilai penting tidak hanya untuk memenuhi regulasi, tetapi juga berpotensi meningkatkan likuiditas perdagangan saham FPNI di Bursa Efek Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?

Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:48 WIB

IHSG Ambruk Ditinggal Investor Asing, Mengapa Masalah Utama Ada di Dalam Negeri?

IHSG Ambruk Ditinggal Investor Asing, Mengapa Masalah Utama Ada di Dalam Negeri?

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 19:08 WIB

Satgas PASTI Bongkar Investasi Ilegal Koperasi BLN, Tawarkan Bunga 4,17% per Bulan

Satgas PASTI Bongkar Investasi Ilegal Koperasi BLN, Tawarkan Bunga 4,17% per Bulan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 08:49 WIB

Terkini

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

×