alexametrics

Bank Sinarmas dan Poltek SSN Gelar WRECK-IT 2.0

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Bank Sinarmas dan Poltek SSN Gelar WRECK-IT 2.0
Bank Sinarmas dan Poltek SSN Kembali Menyelenggarakan WRECK-IT 2.0.

Bank Sinarmas semakin menunjukkan keseriusan dalam menghadapi risiko terancamnya keamanan informasi di Indonesia.

Suara.com - Bank Sinarmas semakin menunjukkan keseriusan dalam menghadapi risiko terancamnya keamanan informasi di Indonesia, terbukti dengan penyelengaraan kegiatan WRECK-IT secara rutin.

Kembali di tahun 2021, WRECK-IT 2.0 hadir dengan mengusung tema “Exploiting the Cyber, Catching the Vulnerabilities, Securing the State”.

Sama seperti sebelumnya, WRECK-IT terdiri dari dua rangkaian acara, yaitu CTF (Capture The Flag) Competition dan Webinar yang akan mengundang para ahli di bidangnya.

WRECK-IT diadakan sebagai salah satu wujud upaya Pemerintah melalui sinergi Politeknik Siber dan Sandi Negara bersama Bank Sinarmas, untuk memberikan edukasi mengenai keamanan siber di era perkembangan teknologi dan internet yang semakin pesat.

Baca Juga: BSSN Gandeng Kaspersky Tingkatkan Keamanan Siber Indonesia

Kompetisi CTF yang berbasis pwnlab, diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai daerah.

Tujuan diadakannya kompetisi CTF ini sebagai salah satu rangkaian acara inti WRECK-IT 2.0 adalah untuk memperkenalkan secara lebih luas mengenai masalah-masalah keamanan yang timbul dikarenakan kerawanan sistem dalam bentuk challenge-challenge dalam CTF.

Harapannya juga, CTF bisa menjadi salah satu sarana yang menyenangkan untuk belajar mengenai keamanan siber dan informasi.

Selanjutnya, juga ada webinar dan diskusi panelis yang dapat diikuti oleh masyarakat umum, di mana peserta dapat berdiskusi secara interaktif kepada para pembicara yang hadir.

Webinar sesi pertama akan membawakan topik “Kubernetes in a Nutshell: Vulnerabilities, Security, and Pentesting“, yang mengundang Giri Kuncoro, Software Engineer at Gojek, sebagai pembicara. Dan sesi kedua akan mengundang Faisal Yahya (Country Manager Indonesia Vantage Point Security), Stya Putra Pratama (Sr. Security Architect at Technology Company), dan Anggi Rifa Pradana (Security Assessment Analyst & Bug Hunter) sebagai pembicara, tentu dengan bahasan topik yang berbeda pula, yaitu “The Effectiveness of Threat Hunting in The Bug Bounty Program to Protect The Country”.

Baca Juga: Viral Wakil Kepala BSSN Klaim Telepon Seluler Bisa Hancurkan Sel Tubuh

“Kami menyadari semakin pesat perkembangan teknologi informasi saat ini membuat semakin tinggi pula ancaman resiko keamanan informasi yang akan terjadi khususnya di bidang transaksi yang bermedia internet. Untuk itu Bank Sinarmas bersinergi bersama Politeknik Siber dan Sandi Negara memberikan edukasi mengenai keamanan siber di era perkembangan teknologi dan internet yang semakin pesat, dengan harapan kita semua dibekali dengan ilmu dan pengetahuan tentang teknologi keamanan siber. Tak lupa pula hal ini sejalan dengan misi Bank Sinarmas yakni meningkatkan kemampuan Teknologi Informasi dan Sumber Daya Manusia dalam rangka memberikan layanan terbaik melalui payment system yang lengkap,” kata Direktur Utama Bank Sinarmas, Frenky Tirtowijoyo dalam keterangannya, Rabu (23/6/2021).