Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Pesawat Rusak, Penerbangan Lion Air Semarang-Jakarta Delay Hingga 8 Jam

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 24 Juni 2021 | 11:15 WIB
Pesawat Rusak, Penerbangan Lion Air Semarang-Jakarta Delay Hingga 8 Jam
Pesawat Lion Air. (Shutterstock)

Suara.com - Penerbangan Lion Air JT-505 dengan rute Semarang-Jakarta alami penundaan atau delay hingga 8 jam. Penundaan ini, karena pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LFO yang akan dioperasikan mengalami kerusakan.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan, ketika menjalani pemeriksaan sebelum keberangkatan (pre-flight check) terdapat indikator pada kokpit yang menunjukkan komponen tertentu pada pesawat (brake pressure indicator) perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Sedianya, jadwal keberangkatan Lion Air penerbangan JT-505 (23/ 06) pukul 07.00 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) dan diperkirakan tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 08.00 WIB.

"Lion Air menginformasikan kepada penumpang bahwa penerbangan JT-505 mengalami keterlambatan keberangkatan," ujar Danang dalam keterangannya, Kamis (24/6/2021).

Dalam hal ini, Danang mengklaim telah mempersiapkan dan memberikan layanan kompensasi keterlambatan keberangkatan (delay management) menurut ketentuan yang berlaku.

Lion Air memfasilitasi sesuai permintaan penumpang, apabila ada yang akan melakukan perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) atau mengajukan proses pengembalian dana tiket (refund).

Berdasarkan hasil pengecekan oleh teknisi, pengerjaan perbaikan pada komponen tertentu pesawat dimaksud membutuhkan waktu yang signifikan serta harus mendatangkan komponen pengganti (sparepart) dari Jakarta.

Karena tidak bisa terbang, maskapai tetap menerbangkan penerbangan JT-505 dengan pesawat cadangan.

Penerbangan JT-505 telah diberangkatkan dari Semarang menggunakan jadwal keberangkatan pukul 16.05 WIB dan waktu kedatangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 17.10 WIB.

Lion Air membawa tujuh awak pesawat serta 141 penumpang serta tiga anak-anak. Dalam hal ini, tercatat sesuai laporan, 30 penumpang mengajukan untuk perubahan jadwal berangkat dan pengajuan pengembalian dana tiket serta 22 penumpang lainnya belum melapor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wakil Bupati Sangihe Meninggal di Pesawat, Ini Penjelasan Resmi Lion Air

Wakil Bupati Sangihe Meninggal di Pesawat, Ini Penjelasan Resmi Lion Air

Sulsel | Kamis, 10 Juni 2021 | 16:28 WIB

Anggota DPRD Solo 'Ngamuk' Gegara AC Pesawat Mati, Lion Air Beri Jawaban Menohok

Anggota DPRD Solo 'Ngamuk' Gegara AC Pesawat Mati, Lion Air Beri Jawaban Menohok

Surakarta | Jum'at, 28 Mei 2021 | 11:12 WIB

Puluhan Santri Kalbar Gagal Terbang ke Pesantren, Begini Tanggapan Lion Air

Puluhan Santri Kalbar Gagal Terbang ke Pesantren, Begini Tanggapan Lion Air

Kalbar | Rabu, 26 Mei 2021 | 15:06 WIB

Terkini

BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026

BPS Catatkan Pulau Jawa Sumbang 57,24 Persen PDB Indonesia Triwulan I 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:47 WIB

Dasco Akan Perjuangkan Buruh, Petani, Nelayan, Dapat Bagian 3 Juta Rumah Layak

Dasco Akan Perjuangkan Buruh, Petani, Nelayan, Dapat Bagian 3 Juta Rumah Layak

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

Baru Satu Sesi IHSG, Saham BBRI Sudah Diborong Investor Hingga Rp259 Miliar

Baru Satu Sesi IHSG, Saham BBRI Sudah Diborong Investor Hingga Rp259 Miliar

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:32 WIB

Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya

Apa Bedanya BLT Kesra dan BLT Dana Desa? Ini Perbandingan Sumber Dana, Besaran, dan Penerimanya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:26 WIB

Faktor Pendorong Saham BBRI Meroket Hari Ini, 3 Analis Berikan Target Harga

Faktor Pendorong Saham BBRI Meroket Hari Ini, 3 Analis Berikan Target Harga

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:24 WIB

Agus Gumiwang dan Purbaya Bahas Insentif Motor dan Mobil Listrik, Ini Dampaknya

Agus Gumiwang dan Purbaya Bahas Insentif Motor dan Mobil Listrik, Ini Dampaknya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:13 WIB

Jangan Diabaikan! Ini Alasan Karyawan Harus Punya BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan

Jangan Diabaikan! Ini Alasan Karyawan Harus Punya BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:10 WIB

Sektor Pertambangan hingga Listrik Melemah, Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Terkontraksi 0,77%

Sektor Pertambangan hingga Listrik Melemah, Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Terkontraksi 0,77%

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:03 WIB

Produksi Migas Capai 956 MBOEPD, Kinerja Pertamina Hulu Energi di Awal 2026 Tetap Terjaga

Produksi Migas Capai 956 MBOEPD, Kinerja Pertamina Hulu Energi di Awal 2026 Tetap Terjaga

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:58 WIB

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:43 WIB