Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Aksi 5 Saham Big Caps Hadapi Tren Digital

Iwan Supriyatna

Rabu, 14 Juli 2021 | 07:36 WIB
Aksi 5 Saham Big Caps Hadapi Tren Digital
Ilustrasi saham [Shutterstock]

Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI)

Tren modal ventura milik bank besar mencuat pada 2017. Selain BBCA, BMRI dan BBRI juga mengembangkan bisnis tersebut. Dengan modal ventura itu, para bank bisa memperluas ekosistemnya dengan kolaborasi bersama perusahaan teknologi yang diberikan pendanaan lewat perusahaan modal venturanya tersebut.

Bank Mandiri membuat Mandiri Capital Indonesia didirikan pada 2015. Kini, perusahaan modal ventura itu sudah memiliki beberapa portofolio investasi startup teknologi seperti, Mekari, Cashlez, Amartha, Privyid, PTEN, Gojek, Halofina, Bukalapak, Koinworks, Iseller, Investree, LinkAja, Crowde, dan Yokke.

Begitu juga, BRI Ventures yang baru didirikan pada 2019. Kini, BRI Ventures sudah berinvestasi di beberapa peer to peer lending dan startup fintech lainnya seperti, Tanihub, Ayoconnect, Linkaja, Modalku, Investree, Nium, Payfazz, Bukalapak, dan Awantunai.

Khusus saham Gojek, Mandiri Capital mendapatkan saat Gojek mengakuisisi Moka, startup point of sale. Jadi, saat Gojek akuisisi Moka, ada share swap ke Mandiri Capital yang merupakan investor dari Moka. Nilai akuisisi Moka oleh Gojek pun nilainya dirahasiakan.

Lalu, dalam investasi ke Bukalapak, Mandiri Capital dan BRI Ventures masuk dalam putaran pendanaan Bukalapak senilai Rp3,27 triliun yang dipimpin oleh Microsoft, GIC, dan Emtek.

Menurut prospektus IPO Bukalapak, BRI ventures memegang 181,04 juta lembar saham Bukalapak, sedangkan Mandiri Capital Indonesia memegang 53,24 juta lembar saham Bukalapak. Jika dihitung menggunakan rentang bawah harga IPO Bukalapak senilai Rp750 per saham, nilai yang dimiliki Mandiri Capital senilai Rp39,93 miliar, sedangkan BRI Ventures senilai Rp135,78 miliar.

Telkom

Telkom sempat didera isu zona nyaman dan minim inovasi karena mayoritas laba bersih didapatkan dari Telkomsel, anak usaha milik perseroan dan juga perusahaan Singapura Temasek.

baca juga

Namun, perusahaan telekomunikasi pelat merah itu juga punya modal ventura, yakni MDI Ventures yang memiliki 54 portofolio startup yang didanai seperti, Si Cepat, Kredivo, Cermati, dan lainnya.

Di luar MDI Ventures, Telkom juga berinvestasi di Gojek via Telkomsel. Nilai investasi operator milik Telkom dan Temasek itu ke Gojek tembus Rp6,4 triliun dalam dua tahap. Pada tahap pertama, Telkomsel gelontorkan Rp2,1 triliun pada 2020, sedangkan tahap kedua senilai Rp4,3 triliun pada 2021.

Adapun, Telkom justru memutuskan untuk tutup Blanja.com pada 2020 dengan alasan ingin mengubah strategi bisnis e-Commerce menjadi ke korporasi dan UMKM. Kabarnya, Telkom lagi menyiapkan platform PaDi alias Pasar Digital. Rencana pengembangan itu pun didukung pindahnya salah satu pendiri Bukalapak Fajrin Rasyid ke Telkom sebagai direktur.

Sebagai catatan, Blanja.com adalah e-Commerce Telkom yang dikembangkan lewat kerja sama dengan e-Bay. Namun, secara GMV, pencapaian Telkom kalah jauh dibandingkan dengan Tokopedia, Shopee, Lazada, maupun Bukalapak.

Astra International (ASII)

Harga saham Astra International (ASII) memang lagi berada di posisi rendah, tetapi bukan berarti perseroan tidak melakukan transformasi digital apa-apa. Ada tiga cara yang dilakukan ASII, yakni membuat produk sendiri secara in-house, kolaborasi, dan investasi.

Untuk produk sendiri, ASII fokus mengembangkan produk digital yang tidak jauh dari otomotif, tetapi juga ada sektor keuangan. ASII sudah membangun beberapa produk digital seperti, SEVA, Sejalan, Movic, CariParkir, AstraPay, Moxa, Digiroom, dan lainnya.

Lalu, untuk produk kolaborasi, Astra bekerja sama dengan Welab untuk membuat fintech bernama MauCash.

Kemudian, untuk investasi, ASII sudah menggelontorkan sekitar 250 juta dolar AS pada medio 2018 dan 2019 ke Gojek. Saat itu, valuasi Gojek sekitar 3 miliar - 5 miliar dolar AS. Tak hanya investasi, Astra juga berkolaborasi dengan Gojek untuk membuat Gofleet pada 2019.

Berikut aksi 5 big caps dalam transformasi digital, bisa dibilang beberapa diantaranya sudah mulai sejak beberapa tahun silam. Namun, hasilnya memang ada yang baru terlihat sekarang atau masih dalam proses.

Menarik adalah investasi para big caps ke startup teknologi yang melihatnya sebagai forward looking. Potensi ekosistem yang bisa dikolaborasikan menjadi jalan pintas para perusahaan konvensional untuk bertransformasi digital lebih cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Ijo! Kode Saham Bakal Menguat Meski Dihantam Wabah?

IHSG Ijo! Kode Saham Bakal Menguat Meski Dihantam Wabah?

Batam | Selasa, 13 Juli 2021 | 09:18 WIB

IHSG Selasa Pagi Menguat 0,31 Persen ke Posisi 6.097

IHSG Selasa Pagi Menguat 0,31 Persen ke Posisi 6.097

Bisnis | Selasa, 13 Juli 2021 | 09:07 WIB

Mantab! IHSG Perkasa di Tengah Gelombang Varian Baru Virus Corona

Mantab! IHSG Perkasa di Tengah Gelombang Varian Baru Virus Corona

Batam | Senin, 12 Juli 2021 | 09:53 WIB

Terkini

Bukalapak Bertransformasi: Bukan Lagi E-Commerce, Gaming Kini Sumbang Hampir 90 Persen Pendapatan

Bukalapak Bertransformasi: Bukan Lagi E-Commerce, Gaming Kini Sumbang Hampir 90 Persen Pendapatan

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:46 WIB

Cara Maksimalkan AI Kamera Samsung Galaxy S26, Hasilkan Foto Malam dan Video Jernih dengan Mudah

Cara Maksimalkan AI Kamera Samsung Galaxy S26, Hasilkan Foto Malam dan Video Jernih dengan Mudah

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027

Purbaya Akan Temui Kepala BGN Bahas Efisiensi Anggaran MBG 2027

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:40 WIB

Apakah Smartwatch Harus Sesuai Merek HP? Ini 9 Tips Memilih Produk yang Tepat

Apakah Smartwatch Harus Sesuai Merek HP? Ini 9 Tips Memilih Produk yang Tepat

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:38 WIB

Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026

Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:37 WIB

Mengenal Gunung Pickaxe, Lokasi Fasilitas Iran yang Akan Dibom Amerika Serikat

Mengenal Gunung Pickaxe, Lokasi Fasilitas Iran yang Akan Dibom Amerika Serikat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:30 WIB

Ulasan Novel Kendat, di Balik Konspirasi Kematian Berantai di Kota P

Ulasan Novel Kendat, di Balik Konspirasi Kematian Berantai di Kota P

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:30 WIB

Heboh Isu Babinsa Bakal Awasi Wajib Pajak, Begini Penjelasan Tegas TNI AD

Heboh Isu Babinsa Bakal Awasi Wajib Pajak, Begini Penjelasan Tegas TNI AD

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:27 WIB

Purbaya Klaim Hubungan Kemenkeu & BI Solid, Buktikan Lewat 'Tukar Guling' Pejabat

Purbaya Klaim Hubungan Kemenkeu & BI Solid, Buktikan Lewat 'Tukar Guling' Pejabat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:26 WIB

iCAR V23 Tawarkan Boxy SUV Bergaya Ikonik, Tampil Beda Tanpa Mengorbankan Efisiensi Energi

iCAR V23 Tawarkan Boxy SUV Bergaya Ikonik, Tampil Beda Tanpa Mengorbankan Efisiensi Energi

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:23 WIB

×