Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Jual Boneka Labubu, Wang Ning Masuk Daftar Orang Terkaya di Dunia

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Minggu, 15 Juni 2025 | 12:11 WIB
Jual Boneka Labubu, Wang Ning Masuk Daftar Orang Terkaya di Dunia
Boneka viral Labubu yang diincar Gen Z. (Foto: dok @popmartid)

Suara.com - Wang Ning, pendiri perusahaan mainan Pop Mart International Group, telah bergabung dengan jajaran sepuluh miliarder teratas di Tiongkok untuk pertama kalinya. Lantaran, boneka Labubu milik perusahaan tersebut laris manis di rak-rak toko di Asia, Eropa, dan AS.

Wang, yang merupakan ketua dan CEO perusahaan yang berpusat di Beijing tersebut, kini menjadi orang terkaya ke-10 di Tiongkok dan dunia. Dilansir Forbes, kekayaan bersih sebesar 22,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp370 triliun.

Kekayaan ini dihasilkan berdasarkan saham Pop Mart. Pria berusia 38 tahun tersebut merupakan anggota termuda dari jajaran taipan teratas negara tersebut, yang meliputi pendiri ByteDance Zhang Yiming, Ketua Nongfu Spring Zhong Shanshan, dan salah seorang pendiri Tencent Ma Huateng.

Harga saham Pop Mart yang terdaftar di bursa saham Hong Kong telah naik tiga kali lipat menjadi lebih dari 270 dolar AS tahun ini. Dirancang oleh seniman kelahiran Hong Kong Kasing Lung, boneka Labubu buatan perusahaan tersebut dikoleksi oleh para selebritas di seluruh dunia, termasuk bintang pop Amerika Rihanna, penyanyi dan aktris Inggris-Albania Dua Lipa, dan Lisa dari girlband Korea Selatan Blackpink.

Labubu yang menyerupai kelinci, yang memiliki telinga runcing, gigi bergerigi, dan senyum nakal, membuat toko-toko menjadi riuh. Setelah Pop Mart meluncurkan boneka edisi ketiga pada bulan April, perkelahian pecah di salah satu toko di London di antara para penggemar yang ingin merogoh kocek 18,30 dolar AS per boneka.

Di pasar asalnya, Tiongkok, boneka Labubu seukuran manusia dilelang pada hari Selasa dengan harga 1,08 juta yuan atau sekitar 150 ribu dolar AS.

Bank Ping An di Tiongkok mencoba menarik pelanggan baru dengan menawarkan mainan Labubu kepada siapa saja yang membuka rekening baru dan menyetor lebih dari 50.000 yuan. Praktik itu baru-baru ini dihentikan oleh regulator keuangan, yang mengatakan bank tersebut menawarkan insentif yang tidak pantas untuk menarik simpanan.

Di tengah permintaan yang tampaknya tak terpuaskan untuk Labubu, bank investasi Deutsche Bank dan Morgan Stanley secara substansial menaikkan target harga mereka untuk saham Pop Mart. Deutsche Bank, misalnya, menaikkan targetnya sebesar 52 persen menjadi 303 dolar Hong Kong. Lantaran, momentum pertumbuhan luar negeri perusahaan yang kuat.

"Jarang bagi sebuah IP [kekayaan intelektual] komik/mainan untuk menembus tembok budaya dan diterima oleh budaya Asia serta bintang pop dan bintang olahraga Barat arus utama," tulis analis Deutsche Bank Jessie Xu dalam sebuah catatan penelitian.

baca juga

Seorang perwakilan Pop Mart mengatakan perusahaan tidak berkomentar tentang harga sahamnya. Namun tidak semua orang yakin itu bisa bertahan lama.

"Secara keseluruhan, kami melihat saham Pop Mart dinilai terlalu tinggi dari perspektif jangka panjang," kata Jeff Zhang, analis ekuitas yang berbasis di Hong Kong di Morningstar, melalui email.

"Meskipun IP teratas seperti Labubu telah mempertahankan pertumbuhan penjualan yang kuat, kami pikir risiko bisnis jangka panjang tetap tinggi, karena daya tarik konsumen dapat beralih ke IP pesaing," tambahnya.

Kenny Ng, seorang ahli strategi sekuritas yang berbasis di Hong Kong di Everbright Securities International, mengatakan melalui WeChat, pertumbuhan jangka panjang Pop Mart bergantung pada apakah para desainernya dapat terus menciptakan produk yang laku,.

" Saham sekarang agak mahal, perusahaan senilai HK$365 miliar itu saat ini diperdagangkan dengan harga lebih dari 50 kali lipat dari perkiraan pendapatannya untuk tahun 2025, "katanya.

Pop Mart mengatakan penjualan selama tiga bulan pertama tahun ini tumbuh sebanyak 170 persen dari tahun ke tahun tanpa memberikan angka spesifik, menurut hasil kuartal pertama awal yang diumumkan melalui Bursa Efek Hong Kong pada bulan April.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Tambang Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya di Indonesia

Pengusaha Tambang Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 06 Juni 2025 | 12:57 WIB

Pesan Orang Kaya saat Pensiun, Warren Buffet: Jangan Nonton Sinetron

Pesan Orang Kaya saat Pensiun, Warren Buffet: Jangan Nonton Sinetron

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 08:40 WIB

Intip Kekayaan CEO America Airlines yang Pesawatnya Terbelah Menjadi Tiga Bagian

Intip Kekayaan CEO America Airlines yang Pesawatnya Terbelah Menjadi Tiga Bagian

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2025 | 07:23 WIB

Terkini

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:10 WIB

×