Menteri Investasi Sebut PPKM Bisa Ganjal Investor Tanamkan Duitnya di Indonesia

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 27 Juli 2021 | 17:23 WIB
Menteri Investasi Sebut PPKM Bisa Ganjal Investor Tanamkan Duitnya di Indonesia
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. [Tangkapan layar]

Suara.com - Suka tidak suka, kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang saat ini dilakukan pemerintah untuk menekan jumlah kasus penularan harian Virus Corona atau Covid-19 telah menimbulkan banyak dampak bagi perekonomian, termasuk juga soal Investasi.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia juga sempat khawatir dengan adanya PPKM. Menurutnya, kebijakan PPKM juga mampu mempengaruhi keputusan investor untuk menanamkan modalnya di tanah air.

Untuk itu dirinya berharap agar kasus positif covid-19 di Indonesia terus menurun dengan tingkat kesembuhan yang meningkat, sehingga pemberlakuan PPKM dapat berakhir di awal Agustus.

"Bagaimana kuartal III 2021 tidak terlalu jeblok, maka PPKM bisa selesai di awal Agustus. Kasus harian sudah membaik, tingkat kesembuhan membaik, jangan dibuat stres,” kata Bahlil saat konfrensi pers secara virtual, Selasa (27/7/2021).

Bahlil pun meminta agar seluruh pihak dapat bahu membahu untuk mengendalikan pandemi covid-19 dan membangkitan optimisme pemulihan ekonomi nasional, hanya dengan itu kata dia penularan virus corona ini bisa dikendalikan.

"Kita harus bahu membahu bangkitkan optimisme menatap ekonomi kearah yang lebih baik," ucapnya.

Untuk itu dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk menghilangkan egonya dalam melihat perkembangan pandemi ditanah air dan lebih melihat kepentingan bersama yang jauh lebih besar.

"Politik penting, perbedaan penting tapi saya pikir lihat timing mana yang kita lakukan sebab saat yang bersamaan pemerintah telah diberikan perintah oleh Presiden dengan konsep rem dan gas harus bisa berjalan dengan baik, satu sisi kita perhatikan bagaimana penyelesaian covid-19 di sisi lain ekonomi harus jalan ini bukan pekerjaan mudah," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

78 Perusahaan di Jakbar Langgar Aturan PPKM Darurat, Ini Rincian Pelanggarannya

78 Perusahaan di Jakbar Langgar Aturan PPKM Darurat, Ini Rincian Pelanggarannya

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 17:14 WIB

Kritik Aturan PPKM, Komunitas Warteg Bandingkan Indonesia Dengan Jepang

Kritik Aturan PPKM, Komunitas Warteg Bandingkan Indonesia Dengan Jepang

Banten | Selasa, 27 Juli 2021 | 16:56 WIB

Gelombang PHK Mengintai di Balik PPKM, Pemprov Jabar Diminta Lakukan Ini

Gelombang PHK Mengintai di Balik PPKM, Pemprov Jabar Diminta Lakukan Ini

Jabar | Selasa, 27 Juli 2021 | 16:33 WIB

Terkini

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

×