Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Menteri Investasi Sebut PPKM Bisa Ganjal Investor Tanamkan Duitnya di Indonesia

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 27 Juli 2021 | 17:23 WIB
Menteri Investasi Sebut PPKM Bisa Ganjal Investor Tanamkan Duitnya di Indonesia
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. [Tangkapan layar]

Suara.com - Suka tidak suka, kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang saat ini dilakukan pemerintah untuk menekan jumlah kasus penularan harian Virus Corona atau Covid-19 telah menimbulkan banyak dampak bagi perekonomian, termasuk juga soal Investasi.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia juga sempat khawatir dengan adanya PPKM. Menurutnya, kebijakan PPKM juga mampu mempengaruhi keputusan investor untuk menanamkan modalnya di tanah air.

Untuk itu dirinya berharap agar kasus positif covid-19 di Indonesia terus menurun dengan tingkat kesembuhan yang meningkat, sehingga pemberlakuan PPKM dapat berakhir di awal Agustus.

"Bagaimana kuartal III 2021 tidak terlalu jeblok, maka PPKM bisa selesai di awal Agustus. Kasus harian sudah membaik, tingkat kesembuhan membaik, jangan dibuat stres,” kata Bahlil saat konfrensi pers secara virtual, Selasa (27/7/2021).

Bahlil pun meminta agar seluruh pihak dapat bahu membahu untuk mengendalikan pandemi covid-19 dan membangkitan optimisme pemulihan ekonomi nasional, hanya dengan itu kata dia penularan virus corona ini bisa dikendalikan.

"Kita harus bahu membahu bangkitkan optimisme menatap ekonomi kearah yang lebih baik," ucapnya.

Untuk itu dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk menghilangkan egonya dalam melihat perkembangan pandemi ditanah air dan lebih melihat kepentingan bersama yang jauh lebih besar.

"Politik penting, perbedaan penting tapi saya pikir lihat timing mana yang kita lakukan sebab saat yang bersamaan pemerintah telah diberikan perintah oleh Presiden dengan konsep rem dan gas harus bisa berjalan dengan baik, satu sisi kita perhatikan bagaimana penyelesaian covid-19 di sisi lain ekonomi harus jalan ini bukan pekerjaan mudah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

78 Perusahaan di Jakbar Langgar Aturan PPKM Darurat, Ini Rincian Pelanggarannya

78 Perusahaan di Jakbar Langgar Aturan PPKM Darurat, Ini Rincian Pelanggarannya

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 17:14 WIB

Kritik Aturan PPKM, Komunitas Warteg Bandingkan Indonesia Dengan Jepang

Kritik Aturan PPKM, Komunitas Warteg Bandingkan Indonesia Dengan Jepang

Banten | Selasa, 27 Juli 2021 | 16:56 WIB

Gelombang PHK Mengintai di Balik PPKM, Pemprov Jabar Diminta Lakukan Ini

Gelombang PHK Mengintai di Balik PPKM, Pemprov Jabar Diminta Lakukan Ini

Jabar | Selasa, 27 Juli 2021 | 16:33 WIB

Terkini

IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!

IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:15 WIB

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:07 WIB

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:52 WIB

Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati

Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:35 WIB

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:01 WIB

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 21:56 WIB

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 19:21 WIB

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 18:38 WIB

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB