Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Laba Bersih IPTV Naik 31 Persen Jadi Rp 164 Miliar di Semester I 2021

Iwan Supriyatna

Kamis, 12 Agustus 2021 | 11:58 WIB
Laba Bersih IPTV Naik 31 Persen Jadi Rp 164 Miliar di Semester I 2021
Ilustrasi televisi [shutterstock]

Selain itu, pada H1-2021, MNC Play terus memperluas basis pelanggannya dan berhasil mencapai 301,000 pelanggan dengan memaksimalkan leasing kapasitas jaringan dari pihak ketiga. Selanjutnya, bisnis unit OTT Perseroan yaitu Vision+, mampu menunjukkan dominasinya dengan memiliki lebih dari 2 juta pelanggan berbayar dan 50,3 juta Monthly Active Users (MAU).

Beban Langsung

Pada H1-2021, beban langsung MVN mengalami peningkatan sebesar 13% YoY menjadi Rp1,5 triliun dari Rp1,3 triliun pada periode yang sama di tahun lalu. Sementara pada Q2-2021, kenaikan atas beban langsung adalah sebesar 11% YoY menjadi Rp797,4 miliar dari Rp716,7 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Saat ini, Perseroan berfokus untuk memproduksi konten original eksklusif secara agresif untuk meningkatkan portfolio konten VOD yang dimilikinya. Perseroan secara konsisten menyediakan original konten lokal yang terbaru bagi pelanggannya, yang diharapkan akan memberikan keunggulan bagi Vision+, dengan peningkatan beban langsung yang tidak signifikan.

Laba Kotor

Laba kotor pada H1-2021 mengalami pertumbuhan yang signifikan yaitu sebesar 42% YoY atau sebesar Rp483,3 miliar dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp340,8 miliar. Margin laba kotor juga mengalami peningkatan menjadi 24% di H1-2021 dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 20%.

Selanjutnya, laba kotor mengalami peningkatan menjadi Rp252,3 miliar pada Q2-2021 dibandingkan dengan Rp174,3 miliar dari tahun sebelumnya, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 45% YoY, atau mewakili margin laba kotor sebesar 24%.

EBITDA

Pada H1-2021, EBITDA mengalami pertumbuhan sebesar 12% YoY menjadi Rp809,1 miliar dibandingkan Rp720,2 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya, sementara itu margin EBITDA mengalami sedikit penurunan dari 42% menjadi 39%. EBITDA untuk Q2-2021 juga mengalami peningkatan sebesar 12% YoY menjadi Rp404,5 miliar dari Rp362,7 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

baca juga

Update Bisnis

Pelanggan DTH, broadband & IPTV Perseroan telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat selama setahun terakhir, dan berhasil memperoleh 9,7 juta pelanggan.

Hal ini didukung oleh berbagai pendekatan agresif yang telah dilakukan Perseroan untuk memperoleh pelanggan baru selama pandemi ini. Pada H1-2021, K-Vision telah berhasil mengakuisisi 2,34 juta pelanggan dengan total voucher penjualan isi ulang mencapai Rp144,4 miliar.

Hal ini menunjukkan permintaan layanan DTH di Indonesia masih sangat tinggi akibat dari minimnya akses broadband dan internet berkualitas di kota-kota kecil. Selain itu, pada Q2-2021, MVN berhasil mendapatkan hak distribusi streaming untuk media berbasis langganan untuk menyiarkan semua pertandingan UEFA EURO 2020 secara eksklusif untuk TV berlangganan, yang dimulai pada 12 Juni hingga 12 Juli 2021, menayangkan 51 pertandingan di seluruh final.

MNC Play adalah Layanan broadband dan Fiber Optic TV kabel berlangganan terbesar ke-3 dengan memiliki 1,5 juta homes passed dan lebih dari 301.000 pelanggan sejak didirikan pada tahun 2015.

Untuk pertumbuhan yang lebih luas dan pesat, MNC Play akan berfokus untuk menyewa kapasitas jaringan dari pihak ketiga, seperti ICON+, Fiberstar, dan Moratelindo untuk memperluas penetrasi pelanggannya.

Hal ini akan mempercepat pertumbuhan MNC Play di masa mendatang dengan mempercepat perluasan jaringan untuk menggelar homes passed baru di seluruh tanah air.

Selanjutnya, bisnis unit OTT milik Perseroan yaitu Vision+, yang merupakan platform OTT dengan tingkat pertumbuhan tercepat di Indonesia, terus menunjukkan perkembangan yang luar biasa melalui berbagai kemitraan dengan operator telekomunikasi terbesar di Indonesia (Telkomsel).

Vision+ dan Telkomsel bekerjasama dengan menawarkan opsi bundling dengan tujuan untuk mempercepat pertumbuhan pelanggan di masa mendatang. Mengacu pada kesuksesan yang telah dicapai sebelumnya, Vision+ diharapkan akan memperluas cakupan kerjasama dengan mitra strategis lainnya di masa mendatang dimana manfaat bisnis dan konsumen selaras dengan jelas.

Vision Pictures sebagai konten produser yang didedikasikan secara khusus bagi Perseroan, memproduksi berbagai kebutuhan konten bagi Perseroan.

Saat ini, Vision Pictures telah memproduksi 13 saluran berlangganan dengan berbagai genre yang akan memberikan Vision+ keunggulan dalam kekuatan konten lokalnya.

Selain itu, Perseroan mulai memproduksi 10 – 20 jam konten original di setiap bulannya, yang berdampak langsung dalam mendorong tingkat pertumbuhan yang menggembirakan di penambahan pelanggan baru.

Produksi konten original yang terkenal, termasuk “Twisted”, “Dua Alam”, “Most Valuable Player”, “Disconnected”, “Skripsick”, “The Intern”, “Joe & Robot Kopi”, dan Perseroan akan senantiasa menghasilkan banyak judul original konten di tahun mendatang.

Selain itu, Vision+ telah menjalin kemitraan strategis dengan Migo sejak bulan Juni 2021 untuk memperkuat distribusi kontennya di Indonesia. Hingga saat ini, Vision+ telah mendistribusikan 638 jam konten untuk Migo dan diharapkan pada akhir tahun 2021, jumlah konten yang sudah didistribusikan ke Migo mencapai 2.500 jam konten.

Kemitraan strategis ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan pelanggan Vision+. Migo menargetkan akan membawa 20 juta pengguna berlangganan bulanan bagi Vision+ dalam lima tahun ke depan melalui stasiun unduhannya.

Migo dirancang untuk mengoptimalkan pengalaman pelanggan untuk cakupan pasar yang luas, dan menghadirkan layanan video-on-demand offline seutuhnya melalui jaringan toko mitra, atau ‘Warung Migo’. Di Warung Migo mana pun, pengguna dapat mengakses jaringan yang dipatenkan Migo untuk mengunduh konten tanpa batas lebih cepat dari sebelumnya, serta mengunduh fitur film hanya membutuhkan waktu 60 detik.

Selain itu, pengguna juga dapat menonton sepuasnya tanpa biaya data, tanpa iklan, dan tanpa buffering, dengan biaya hanya Rp 1.000 per hari. Hal ini membuat Migo 5-7x lebih murah daripada biaya keseluruhan dari OTT berlangganan lainnya, dengan waktu unduh 30x lebih cepat daripada jaringan telekomunikasi tradisional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IPTV Angkat Henry Wijadi Jadi Direktur Perseroan

IPTV Angkat Henry Wijadi Jadi Direktur Perseroan

Bisnis | Kamis, 29 Juli 2021 | 08:10 WIB

Laba Bersih IPTV Melonjak 148 Persen Jadi Rp 101,3 Miliar

Laba Bersih IPTV Melonjak 148 Persen Jadi Rp 101,3 Miliar

Bisnis | Jum'at, 09 Juli 2021 | 09:40 WIB

Gandeng Migo, IPTV Bakal Kedepankan Konten Lokal

Gandeng Migo, IPTV Bakal Kedepankan Konten Lokal

Bisnis | Kamis, 10 Juni 2021 | 14:20 WIB

Terkini

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Entertainment | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Surakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

×