Buwas: Beras Bansos Covid-19 Rusak karena Cuaca saat Didistribusikan

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:09 WIB
Buwas: Beras Bansos Covid-19 Rusak karena Cuaca saat Didistribusikan
Kondisi Beras yang Diterima KPM PKH di Kelurahan Pandeglang (BantenHits.com/Engkos Kosasih)

Suara.com - Direktur Perum Bulog Budi Waseso mengakui mengetahui persoalan beras bantuan sosial selama PPKM yang diterima masyarakat banyak dalam keadaan rusak atau tidak laik konsumsi.

Buwas menuturkan, beras tersebut bukan rusak saat dalam penyimpanan ataupun berkualitas rendah, melainkan ketika proses distribusi.

"Ternyata bukan beras kualitas rendah, tapi karena saat didistribusikan, cuaca buruk. Itu di luar kemampuan kami," kata Buwas dalam konferensi pers virtual, Kamis (12/8/2021).

Namun demikian, mantan Kepala BNN ini menegaskan, Bulog tidak lepas tangan atas kejadian rusaknya beras bansos tersebut. Buwas mengklaim, pihaknya telah mengganti beras yang rusak.

"Tapi bukan berarti tidak diganti, kami tetap bertangung jawab (mengganti)," ucap dia. 

Buwas menuturkan, nantinya dalam sistem distribusi, kualitas beras dijaga secara baik. Sebab, lembaga penyalur telah memiliki sistem tersendiri untuk menjaga beras bansos tersebut. 

Dalam hal ini, Bulog bekerja sama dengan PT Pos Indonesia (Persero) dan DNR Corporation untuk menyalurkan beras bansos.

"PT Pos Indonesia dan DNR juga punya sistem dalam mengawasi kualitas beras yang akan didistribusikan," jelas dia. 
 
Buwas juga memastikan, kualitas beras untuk bantuan sosial (bansos) di masa PPKM Level 4 ini layak konsumsi. Bansos dalam bentuk beras tersebut akan disalurkan ke 8,8 juta keluarga penerima manfaat. 

Beras yang digunakan untuk bansos tersebut merupakan cadangan beras pemerintah (CBP) dengan kualitas medium. Menurut dia, yang mengatur kualitas beras untuk bansos yaitu pemerintah sendiri.

baca juga

Kepastian kualitas beras yang diterima masyarakat itu dibuktikan lewat prosedur pembersihan yang menggunakan mesin. 

Selain itu, dari sisi penyimpanan juga diterapkan standar khusus yang bisa meminimalisir terjadinya kerusakan.

"Bahkan saat pengadaan ada pemeriksaan PH agar tidak ada lagi beras jelek."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulog Pastikan Kualitas Beras Bansos Layak Konsumsi

Bulog Pastikan Kualitas Beras Bansos Layak Konsumsi

Bisnis | Kamis, 12 Agustus 2021 | 17:10 WIB

Perum Bulog Malang Jamin Kualitas Beras Bansos

Perum Bulog Malang Jamin Kualitas Beras Bansos

Malang | Kamis, 12 Agustus 2021 | 06:00 WIB

DPRD Jatim Minta Polisi Usut Tuntas Temuan Beras Bansos Berkutu

DPRD Jatim Minta Polisi Usut Tuntas Temuan Beras Bansos Berkutu

Malang | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 08:00 WIB

Waduh! Beras Bansos Kemensos Kualitasnya Buruk, Ini Kata Dinsos Jembrana

Waduh! Beras Bansos Kemensos Kualitasnya Buruk, Ini Kata Dinsos Jembrana

Bali | Kamis, 05 Agustus 2021 | 06:54 WIB

Ditemukan Beras Bansos Berkutu, Wagub Jatim: Harus Ada Sanksi

Ditemukan Beras Bansos Berkutu, Wagub Jatim: Harus Ada Sanksi

Malang | Rabu, 04 Agustus 2021 | 19:42 WIB

Menko PMK Minta Beras untuk Bansos Berasal dari Hasil Petani Lokal, Jangan Impor

Menko PMK Minta Beras untuk Bansos Berasal dari Hasil Petani Lokal, Jangan Impor

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 16:02 WIB

Soal Dugaan Korupsi Beras Bansos Bekasi, Dinsos Sebut Hanya Satu KK Keluhkan Kualitas

Soal Dugaan Korupsi Beras Bansos Bekasi, Dinsos Sebut Hanya Satu KK Keluhkan Kualitas

Bekaci | Minggu, 06 Juni 2021 | 13:40 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×