Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Jajaran Direksi Berkurang, Bos Garuda Indonesia Sebut Bagian dari Efesiensi

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 18:00 WIB
Jajaran Direksi Berkurang, Bos Garuda Indonesia Sebut Bagian dari Efesiensi
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Jajaran Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) berkurang dari yang sebelumnya berjumlah delapan orang, kini menjadi tersisa enam orang saja. 

Perubahan jumlah direksi ini sesuai dengan hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar Garuda Indonesia hari ini (13/8).

Adapun, beberapa jabatan direksi yang menghilang diantaranya, Wakil Direktur Utama yang sebelumnya diduduki oleh Donny Oskaria dan Direktur Niaga dan Kargo yang sebelumnya diemban oleh Mohammad R Pahlevi. 

Menurut Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, pengurangan jumlah direksi ini tidak lepas dari program efesiensi karyawan yang digelar perseroan.

"Soal direksi ini upaya nggak terhindarkan dari waktu ke waktu kami melakukan streamlining jumlah karyawan. Secara nggak langsung direksi juga," ujar Irfan dalam konferensi pers virtual, Jumat (13/8/2021).

Pengurangan jumlah orang juga terjadi di jajaran Komisaris. Sebelumnya, Komisaris Garuda Indonesia berjumlah lima kini hanya tersisa tiga orang. 

Adapun, dua komisaris independen yaitu Elisa Lumbantoruan dan Yenny Wahid juga digeser dari posisinya.

Lalu, Peter F Gontha juga tidak lagi menjadi sebagai komisaris, serta Chairul Tanjung yang tadinya menjabat wakil komisaris utama kini hanya menjadi komisaris.

Sebelumnya, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan nama Yenny Wahid memutuskan undur diri dari jabatan Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Persero).

Pengunduran Yenny Wahid diungkapkannya lewat cuitan di akun twitter pribadinya @yennywahid yang diunggah pada hari ini, Jumat (13/8/2021).

Dalam cuitannya, anak dari Presiden keempat Indonesia, Abdurrahman Wahid ini mengungkapkan kondisi Garuda Indonesia yang terpuruk akibat pandemi.

"Akibat pandemi, maskapai kebanggaan kita, @IndonesiaGaruda mengalami penurunan pendapatan drastis. Untuk penghematan biaya, saya memutuskan mengundurkan diri dari posisi komisaris independen. Semoga hal ini bisa membantu meringankan Garuda," cuit Yenny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris Garuda Indonesia

Menteri Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris Garuda Indonesia

Bisnis | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 17:33 WIB

Hutang Garuda Indonesia Terus Menghantui, Pengamat Penerbangan: Putuskan Opsi

Hutang Garuda Indonesia Terus Menghantui, Pengamat Penerbangan: Putuskan Opsi

Kaltim | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 16:31 WIB

Garuda Indonesia Terpuruk, Anak Gusdur Undur Diri

Garuda Indonesia Terpuruk, Anak Gusdur Undur Diri

Kaltim | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 16:20 WIB

Terkini

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:56 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:39 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:44 WIB

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:00 WIB