Realisasi Anggaran PEN Telah Capai Rp 320 Triliun

Minggu, 15 Agustus 2021 | 19:14 WIB
Realisasi Anggaran PEN Telah Capai Rp 320 Triliun
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate. (ANTARA/Tangkapan layar Kemkominfo TV)

Suara.com - Pemerintah terus bekerja keras untuk mempercepat realisasi anggaran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 sebagai salah satu instrumen utama untuk mendorong pemulihan ekonomi dan penanganan dampak pandemi.

Per 6 Agustus 2021, realisasi anggaran PEN telah mencapai Rp 320,38 triliun atau 43 persen dari pagu anggaran sebesar Rp 744,75 triliun.

Dalam APBN 2021, pemerintah mengalokasikan anggaran program PEN dalam sebesar Rp 699,43 triliun atau lebih tinggi dibandingkan alokasi pada 2020 yang hanya Rp 695,2 triliun.

Peningkatan anggaran PEN tahun ini, difokuskan untuk memberikan tambahan dukungan penanganan kesehatan dan perlindungan sosial di tengah peningkatan kasus Covid-19, sehingga pemerintah memperbesar anggaran menjadi Rp 744,75 triliun.

Penguatan pagu anggaran PEN sebesar hampir Rp 50 triliun diharapkan akan menjadi pondasi kuat dalam mendukung pengendalian Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

“Pemerintah terus mempercepat realisasi anggaran PEN untuk menstimulasi usaha rakyat, memberikan perlindungan sosial, penanganan kesehatan, sekaligus mencegah potensi perlambatan ekonomi di kuartal 3 dan 4 tahun 2021. Itu semua adalah proteksi yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini,” tegas Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate dalam keterangan persnya, Minggu (15/8/2021).

“Kita bisa melihat terdapat tren perbaikan di berbagai sektor. Karena itu, pemerintah dengan dukungan semua pihak, terus berupaya melanjutkan momentum pemulihan ekonomi di tengah upaya meredam penambahan kasus COVID-19,” imbuhnya.

Hingga 6 Agustus 2021, penyerapan anggaran PEN tertinggi terdapat di klaster perlindungan sosial, yakni mencapai Rp 94,79 triliun, atau 50,8 persen dari total pagu Rp 186,64 triliun.

Program-program yang termasuk dalam klaster perlindungan sosial, di antaranya program keluarga harapan (PKH), kartu sembako/bantuan pangan non tunai (BPNT), Bansos Tunai Non-Jabodetabek, Bansos Sembako Jabodetabek, logistik/pangan/sembako, bantuan langsung tunai (BLT) dana desa, dan diskon listrik.

Baca Juga: Anggaran PEN Capai Rp 700 Triliun, Tapi RI Juara Dunia Covid-19

Sementara itu, penyerapan anggaran PEN tertinggi kedua terdapat pada klaster kesehatan yang mencapai Rp 70,32 triliun atau 32,7 persen  dari pagu Rp 214,95 triliun.

Anggaran pada klaster ini di antaranya digunakan untuk program penanganan Covid-19, seperti program vaksinasi dan penguatan 3T, iuran jaminan kesehatan, santunan tenaga kesehatan, dan lain-lain. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI