Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pesan Luhut Agar Anak Muda Bikin Aplikasi Dukung Penanganan Pandemi

Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 23 Agustus 2021 | 15:27 WIB
Pesan Luhut Agar Anak Muda Bikin Aplikasi Dukung Penanganan Pandemi
Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan (YouTube/Menko Marves)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendorong pentingnya inovasi teknologi penting untuk terus didukung demi kemajuan bangsa.

Ia menekankan bagaimana teknologi dan inovasi kini mampu mendukung peningkatan penggunaan produksi dalam negeri khususnya dalam masa Pandemi Covid-19 yang masih melanda ini.

Penanganan Covid-19 pun tidak luput dari pemanfaatan teknologi yang ada. Salah satu contohnya adalah pemanfaatan aplikasi Peduli Lindungi sebagai alat tracing yang menjadi bagian dari strategi utama penanganan Covid-19.

"Juga dengan aplikasi-aplikasi yang lain, inovasi ini begitu baik demi mencegah penularan. Virus Corona yang terus bermutasi harus mendorong negeri ini untuk menata kembali sistem bernegara dan tata kelola kesehatan. Garis komando dari Pemerintah Pusat, Gubernur, dan kebawah lagi harus diperbaiki, masalah ini harus kita cari inovasinya bersama," ujar Luhut dalam keterangannya, Senin(23/8/2021).

Di satu sisi, pemulihan ekonomi berangsur-angsur membaik tetapi tetap perlu diperhatikan.

"Pembukaan aktivitas masyarakat harus dibarengi dengan protokol kesehatan dan tracing yang jelas. Si Lacak dan aplikasi lainnya akan terus di utilize kedepannya, jadi harus terus diperbaiki dan dikembangkan," sebut Menko Luhut.

Mengutip arahan Presiden Joko Widodo, dia mengatakan bahwa pemerintah bersama masyarakat harus bekerja konkret dan melakukan aksi nyata.

"Kita tidak boleh selalu terjebak dengan konsep dan wacana," ingatnya.

Oleh karena itu, Menko Luhut mengajak semua pihak untuk mengintegrasikan seluruh kemungkinan inovasi di negeri ini.

"Kita semua harus jadi satu, tidak terkotak-kotak dan tidak merasa paling hebat. Yang hebat adalah disaat kita mampu bekerja dalam tim," pesan Menko Luhut.

Riset, investasi, dan aksi nyata menurutnya harus dilaksanakan dari hulu ke hilir, sehingga tercipta kemandirian bangsa dalam mengurus berbagai proyek-proyek investasi besar seperti Green Energy Industri Kaltara, dan Weda Bay Industrial Park yang dipenuhi dengan generasi muda inovatif.

"Penguatan implementasi P3DN harus mengintegrasikan penemuan-penemuan anak bangsa yang ada," ungkap Luhut.

Langkah-langkah inovasi bagi lingkungan hidup, hankam pangan dan energi harus di eksekusi dan betul-betul dijalankan.

Kemudian Menko Luhut mengajak seluruh pihak untuk terus optimis bahwa pemulihan ekonomi dan perjuangan melawan pandemi dapat dicapai.

"Kami terus mendukung, dan kolaborasi harus terus dijalankan," pungkas Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Infrastruktur Sebesar Rp11,1 Triliun Tetap Berjalan di Jakarta Saat Pandemi

Proyek Infrastruktur Sebesar Rp11,1 Triliun Tetap Berjalan di Jakarta Saat Pandemi

News | Senin, 23 Agustus 2021 | 15:23 WIB

Bukan dari Laboratorium, Peneliti Temukan Skenario Asal Usul Virus Corona

Bukan dari Laboratorium, Peneliti Temukan Skenario Asal Usul Virus Corona

Health | Senin, 23 Agustus 2021 | 15:17 WIB

Kemungkinan Hadapi Gelombang Covid Lain, Luhut Ingin Sistem Diperbaiki

Kemungkinan Hadapi Gelombang Covid Lain, Luhut Ingin Sistem Diperbaiki

Riau | Senin, 23 Agustus 2021 | 15:11 WIB

Utamakan Perlindungan Buruh, LKS Tripartit Nasional Dukung Pemerintah Atasi Dampak Pandemi

Utamakan Perlindungan Buruh, LKS Tripartit Nasional Dukung Pemerintah Atasi Dampak Pandemi

Bisnis | Senin, 23 Agustus 2021 | 13:54 WIB

Terkini

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 21:11 WIB

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:47 WIB

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:18 WIB

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:05 WIB

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:27 WIB

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:05 WIB

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:58 WIB

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:57 WIB

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:17 WIB