Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.458,496
LQ45 746,470
Srikehati 349,085
JII 516,664

Reksadana, Memulai Investasi Sedari Dini

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 11:19 WIB
Reksadana, Memulai Investasi Sedari Dini
Ilustrasi reksadana DBS. (Dok: Rupa-rupa)

Suara.com - Sejak kecil, tentu kita sudah tidak asing dengan istilah "menabung". Hal ini seyogyanya bertujuan untuk mengatur keuangan kita untuk kebutuhan di masa mendatang.

Setelah beranjak remaja kita diperkenalkan dengan istilah investasi. Investasi adalah salah satu cara bagi kita untuk meningkatkan aset yang kita miliki. Tujuannya hampir sama, untuk persiapan kebutuhan masa mendatang, namun investasi memiliki cara yang berbeda dengan ragam jenis yang disuguhkan. Salah satu jenis investasi adalah investasi reksadana.

Investasi reksadana adalah jenis investasi dengan cara kerja mempercayakan uang yang kita miliki kepada manajer investasi yang mengelola saham milik kita. Sebelum melakukan investasi, sebaiknya kita mencari informasi terkait investasi yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan kita.

Investasi reksadana bisa menjadi solusi bagi anda yang ingin memulai investasi sejak dini, sebab kemudahan dan keamanan dari ini membantu anda dalam mempelajari investasi.

Bagaimana cara berinvestasi reksadana?

Ada beberapa tahapan cara investasi reksadana, diantaranya:
1. Pilih platform investasi reksadana
Yang pertama mesti dilakukan adalah pencarian informasi terkait platform investasi reksadana. Hal ini berguna bagi calon nasabah untuk memperhitungkan risiko dan imbal hasil, selain itu juga penting untuk memperhatikan daftar manajer investasi yang dapat dipercaya dari rekam jejaknya dalam mengelola saham kita.

2. Pahami ragam reksadana

Reksadana Pasar Uang
Reksadana pasar uang merupakan bentuk investasi yang seluruh aplikasinya ditempatkan pada instrumen pasar uang antara lain berbentuk deposito berjangka, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), dan obligasi. Keunggulan jenis reksadana ini adalah mempunyai resiko yang cukup rendah dari sisi default, berkurangnya nilai aktiva bersih (NAB), likuiditas, dsb, bisa memulai investasi reksadana pasar modal hanya dengan modal Rp100 ribu.

Jenis reksadana ini dapat dicairkan kapan saja, pencairan sebelum jatuh tempo tidak dikenai penalti atau potongan. Lalu return (imbal hasil) investasi reksadana pasar uang lebih besar ketimbang jenis deposito bank. Waktu investasi yang cukup fleksibel dengan tetap mendapatkan return yang sama. Untuk yang memilih investasi jangka pendek, jenis reksadana ini cocok untuk dipilih.

Reksadana Pendapatan Tetap
Pengalokasian investasi reksadana pendapatan tetap yaitu penempatan dana pada efek utang atau obligasi dengan komposisi minimal 80%. Surat utang atau obligasi bisa berupa obligasi pemerintah atau korporasi. Keunggulan dari jenis investasi reksadana ini adalah memiliki tingkat pengembalian yang stabil karena memiliki aset surat utang (obligasi) yang memberikan keuntungan berupa kupon secara rutin, bisa mulai investasi reksadana pasar modal dengan modal Rp100 ribu, return (imbal hasil) lebih tinggi daripada reksadana pasar uang, umumnya bisa naik lebih dari 10% per tahun.

Nilai aktiva bersih nya cenderung naik stabil dan tidak banyak berfluktuasi (naik-turun). Sesuai untuk kebutuhan investasi reksadana jangka menengah. Sesuai bagi investor dengan karakter konservatif dan moderat. Investor yang ingin investasi modal awalnya aman dan tidak berkurang, tetapi tetap bisa mendapat untung. Resikonya sedikit lebih tinggi dibanding reksadana pasar uang.

Reksadana Campuran
Jenis reksadana ini adalah mengalokasikan dananya di berbagai instrumen keuangan dalam sekali guna, seperti deposito, surat utang (obligasi), pasar uang dan saham. Reksadana campuran memiliki beberapa jenis yaitu reksadana campuran defensif, reksadana campuran berimbang, reksadana campuran dinamis dan reksadana saham.

3. Tentukan jangka waktu investasi
Ada beberapa perbedaan terkait dengan jangka waktu investasi pada investasi reksadana. Mulai dari jangka waktu kurang dari setahun, jangka waktu 1-3 tahun, 3-5 tahun, dan lebih dari 5 tahun. Hal ini menjadi pertimbangan bagi anda untuk menentukan jenis investasi reksadana.

4. Langkah-langkah investasi reksadana
Langkah pertama adalah menentukan jenis mencari informasi terkait investasi reksadana. Langkah kedua, pilih produk reksadana yang sesuai dengan pilihan jenis reksa dana anda. Hal ini dilakukan rekam jejak keuntungan sekurang-kurangnya pada 3 tahun terakhir. Anda perlu memastikan keuntungannya secara konsisten agar tidak mengalami kerugian.

Informasi lebih lanjut mengenai investasi reksadana bisa didapatkan melalui media internet atau dapat menghubungi langsung pihak terkait yang menjual produk reksadana tersebut. Perlu mencari informasi biaya yang dikenakan pada reksadana yang dipilih, mencakup biaya pembelian dan penjualannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Metode Menabung Ala Li Ka-Shing, Penasihat Masalah Keuangan Terbaik!

Metode Menabung Ala Li Ka-Shing, Penasihat Masalah Keuangan Terbaik!

Your Say | Senin, 30 Agustus 2021 | 17:01 WIB

Jadi Investasi Jangka Panjang, Yuk Lakukan Menabung Tulang!

Jadi Investasi Jangka Panjang, Yuk Lakukan Menabung Tulang!

Health | Minggu, 29 Agustus 2021 | 22:30 WIB

Mengenal Istilah Inflasi Gaya Hidup, Salah Satu Penyebab Anak Muda Susah Nabung

Mengenal Istilah Inflasi Gaya Hidup, Salah Satu Penyebab Anak Muda Susah Nabung

Lifestyle | Kamis, 26 Agustus 2021 | 15:03 WIB

Anti Bocor, 5 Tips Disiplin Menabung secara Rutin

Anti Bocor, 5 Tips Disiplin Menabung secara Rutin

Your Say | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 21:00 WIB

Hari Indonesia Menabung, Begini Tips Nabung Bagi Milenial Agar Bisa Cuan

Hari Indonesia Menabung, Begini Tips Nabung Bagi Milenial Agar Bisa Cuan

Lifestyle | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 19:05 WIB

4 Jenis Pengeluaran Kecil yang Tanpa Sadar Bikin Kamu Susah Menabung

4 Jenis Pengeluaran Kecil yang Tanpa Sadar Bikin Kamu Susah Menabung

Your Say | Selasa, 17 Agustus 2021 | 22:08 WIB

Terkini

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 12:34 WIB

Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan

Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit

JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:55 WIB

Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global

Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:14 WIB

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 09:10 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 07:24 WIB

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB