- Jakarta Fair Kemayoran 2026 resmi ditutup pada Minggu 12 Juli 2026 setelah mencatatkan total 6,1 juta pengunjung.
- Ajang pameran di JIExpo Kemayoran tersebut berhasil mencatatkan nilai transaksi ekonomi sebesar Rp8,2 triliun selama penyelenggaraannya.
- Sebanyak 2.800 peserta termasuk pelaku UMKM berpartisipasi dalam pameran yang menyerap puluhan ribu tenaga kerja tahun ini.
Suara.com - Jakarta Fair Kemayoran (JFK) atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 resmi ditutup pada Minggu (12/7/2026). Selama penyelenggaraan, ajang tahunan tersebut mencatat nilai transaksi sebesar Rp8,2 triliun dengan total kunjungan mencapai 6,1 juta orang.
Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026, S. Hartati Murdaya, mengatakan capaian tersebut diperoleh dari transaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli selama pameran berlangsung.
"Selama gelaran Jakarta Fair Kemayoran 2026, total jumlah pengunjung mencapai angka sampai 6,1 juta pengunjung dengan nilai transaksi antara penjual dan pembeli—bukan kepada PT Jakarta JIExpo, antara masyarakat dan masyarakat itu—mencapai Rp8,2 triliun," kata Hartati di JIExpo Kemayoran, Minggu (12/7/2026).
Menurut Hartati, Jakarta Fair tahun ini diikuti sebanyak 2.800 peserta yang menghadirkan sekitar 1.800 stan. Peserta terdiri atas berbagai pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Sebanyak 2.800 peserta termasuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah ikut memeriahkan Jakarta Fair Kemayoran 2026 dengan menghadirkan 1.800 stan produk unggulan. Tidak hanya itu, Jakarta Fair juga berhasil menyerap puluhan ribu tenaga kerja terhitung masa persiapan hingga seluruh rangkaian pameran berlangsung," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyebut penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini mencatat peningkatan jumlah pengunjung dibandingkan tahun sebelumnya.

"Hari ini adalah penutupan Jakarta Fair Tahun 2026. Jakarta Fair tahun ini menghasilkan jumlah pengunjung yang melebihi tahun lalu. Ada peningkatan sekitar 12 persen," kata Rano.
Ia mengatakan, nilai transaksi selama penyelenggaraan Jakarta Fair juga telah melampaui Rp8 triliun.
"Begitu juga nilai transaksinya menghasilkan di atas Rp8 triliun," imbuhnya.
Rano berharap, penyelenggaraan Jakarta Fair tahun depan yang bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta dapat digelar lebih besar.
"Mudah-mudahan tahun depan, dalam rangka Jakarta 500 tahun atau lima abad, Jakarta Fair harus lebih besar daripada tahun ini," pungkasnya.