Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Demi Perkuat Sektor Pertanian, Mentan Minta Papua Cetak SDM Unggul

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 03 September 2021 | 13:09 WIB
Demi Perkuat Sektor Pertanian, Mentan Minta Papua Cetak SDM Unggul
Mentan, Syahrul Yasin Limpo, di Papua. (Dok: Kementan)

Suara.com - Provinsi Papua diminta untuk mencetak lebih banyak sumber daya manusia (SDM) pertanian unggul, yang siap menjadi wirausahawan muda dalam memperkuat sektor pertanian maju, mandiri dan modern. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyatakan, langkah tersebut penting dilakukan, mengingat Papua merupakan daerah subur dengan lahan pertanian yang belum tergarap maksimal.

"Hari ini, saya datang untuk mengatakan bahwa Papua adalah daerah yang hebat. Kalau begitu, ayo kita sama-sama bertani, karena Tuhan menciptakan Tanah Papua luar biasa. Mataharinya bersinar, airnya mengalir, tanahnya subur dan peluang ekspornya terbuka lebar," ujarnya, saat membuka Pelatihan Kewirausahaan Petani Milenial di Jayapura, Kamis (2/9/2021).

Syahrul menambahkan, pertanian adalah sektor yang terbukti tangguh karena di saat dunia terguncang akibat pandemi Covid-19, pertanian tetap tumbuh dan bahkan mampu menjadi penyumbang terbesar untuk pemulihan ekonomi nasional.

"Tahun lalu, ekspor kita naik 15 persen di saat Covid-19. Sekarang, di kuartal 1 Januari sampai April tumbuh sekitar 40 persen. Kalau ibarat emas, pertanian itu 100 karat, pertanian itu adalah lapangan kerja yang selalu terbuka," katanya.

Apalagi kata Mentan, pertanian memiliki banyak ragam keuntungan, karena panen dapat dilakukan dalam 1 hari, seminggu, sebulan, setahun dan bahkan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

"Artinya, bertani adalah pilihan yang tepat, karena petani tidak lagi seperti dulu, becek becek dan lumpur lumpur. Kita sudah siapkan teknologi dan mekanisasi," katanya.

Sementara itu, Asisten II Setda Papua Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Muhamad Musaad menyampaikan terimakasih atas perhatian dan kunjungan Mentan ke Tanah Papua. Menurutnya, kehadiran Mentan adalah doa yang selama ini terkabulkan.

"Kehadiran pak menteri telah memberikan spirit bagi kita semua untuk membangkitkan potensi yang ada. Selama ini, kita sudah terkena dan terhipnotis dengan tambang. Padahal, 70 persen rakyat Papua menikmati hasil pertanian," katanya.

Lebih dari itu, Musaad mengatakan bahwa Papua merupakan daerah pertanian yang sangat luas, yang bisa menjadi lumbung pangan nasional di masa mendatang.

"Semua penduduk kita hidup di daerah hutan dan daerah pinggiran. Mereka masih banyak yang bercocok tanam dengan cara lama, belum tersentuh dan belum mengenal teknologi. Tapi saya yakin, kehadiran pak menteri bisa membangkitkan kembali sektor pertanian di tanah Papua," katanya.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua (BPTP Papua), Martina Sri Lestari mengatakan, kualitas SDM muda Papua, perlahan tapi pasti, mulai meningkat, karena Kementan dan Pemda Papua fokus melakukan bimtek dan pendampingan kewirausahaan.

"Mereka (petani milenial) sudah siap terjun ke lapangan untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Mereka sudah kita bekali ilmu kewirausahaan, ilmu menjalin kemitraan usaha, ilmu menerapkan konsep pembiyaan dan mengerti cara pemasaran," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Petani Naik, Peneliti: Tanda Kesejahteraan Petani Mengalami Peningkatan

Nilai Tukar Petani Naik, Peneliti: Tanda Kesejahteraan Petani Mengalami Peningkatan

Bisnis | Rabu, 01 September 2021 | 18:59 WIB

Kementan Mampu Penuhi Produksi Pangan Dalam Negeri sebagai Hasil Upaya Strategis

Kementan Mampu Penuhi Produksi Pangan Dalam Negeri sebagai Hasil Upaya Strategis

Bisnis | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 14:14 WIB

Sektor Pertanian Berperan dalam Kebangkitan Ekonomi, BRI: Market Share Kredit Capai 28%

Sektor Pertanian Berperan dalam Kebangkitan Ekonomi, BRI: Market Share Kredit Capai 28%

Jabar | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 10:15 WIB

BRI Dorong Sektor Pertanian Tumbuh, Market Share Kredit Capai 28%

BRI Dorong Sektor Pertanian Tumbuh, Market Share Kredit Capai 28%

Riau | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 10:12 WIB

Berperan dalam Kebangkitan Ekonomi, BRI Dorong Sektor Pertanian Tumbuh di Masa Pandemi

Berperan dalam Kebangkitan Ekonomi, BRI Dorong Sektor Pertanian Tumbuh di Masa Pandemi

Bogor | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 10:09 WIB

Market Share Kredit Capai 28%, BRI Dorong Sektor Pertanian Tumbuh di Masa Pandemi

Market Share Kredit Capai 28%, BRI Dorong Sektor Pertanian Tumbuh di Masa Pandemi

Jatim | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 10:03 WIB

Terkini

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.134 per Dolar AS, Simak Prediksi Pergerakannya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:51 WIB

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:17 WIB

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:15 WIB

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:00 WIB

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:48 WIB

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:45 WIB

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:18 WIB

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 08:15 WIB