Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

Penjelasan Profit Taking dan Waktu yang Tepat Untuk Take Profit Saham

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 09 September 2021 | 14:46 WIB
Penjelasan Profit Taking dan Waktu yang Tepat Untuk Take Profit Saham
Ilustrasi

Suara.com - Profit taking adalah istilah yang menunjukkan waktu tepat ketika para trader atau investor mengambil keuntungan atas sahamnya. Pengambilan profit ini dilakukan sesuai dengan tujuan investasi yakni mencari keuntungan.

Investopedia menyebutkan sebelum berinvestasi, calon investor setidaknya harus mempertimbangkan dua hal secara tepat yakni waktu membeli investasi dan menarik keuntungan dari investasi tersebut.

Pastikan kamu membuat perencanaan keuangan yang terukur sebelum memulai investasi. Langkah ini akan menghindarkanmu dari kerugian akibat investasi akibat berbagai faktor. Investasi saham biasanya lebih tepat dilakukan untuk jangka panjang.

Berikut ini hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukan profit taking.

1. Target Keuntungan Sudah Tercapai

Sebelum melakukan pembelian saham, kamu bisa membuat perencanaan investasi terlebih dahulu. Perencanaan ini juga meliputi besaran harga jual yang ditargetkan. Misalnya apabila kamu membeli satu lot saham senilai Rp10.000 maka harus dijual ketika harganya mencapai Rp11.000 per lot.

Kapan pun waktunya, misalnya sebulan atau tiga bulan kemudian ketika sudah menyentuh target yang ingin dicapai maka trader seharusnya tetap menjual saham tersebut. Namun, perencanaan ini sering diabaikan oleh sebagian trader. Banyak trader yang masih belum tahu apa yang harus dilakukan setelah membeli saham.

2. Saham Berada di Harga Puncak

Jika harga jual saham kamu sedang naik dan di sisi lain ada kemungkinan penurunan harga dalam waktu dekat maka sudah saatnya saham tersebut dijual. Lakukan profit taking sesegera mungkin sebelum harga saham jatuh dari harga puncaknya.

Setelah memutuskan profit taking, anda bisa membeli saham yang baru ketika sudah koreksi. Ada banyak pola yang bisa digunakan untuk melihat saham-saham yang memiliki potensi koreksi atau turun di ujung tren naik.

Trader harus mempelajari pola-pola tersebut dalam analisa teknik. Oleh karena itu, sebagai trader, kamu perlu melihat serta mempelajari momentum dari trading saham tersebut. Sebaiknya, jangan hold saham secara terus menerus jika harganya sudah naik terlalu tinggi.

3. Ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Sudah Tinggi

Ketika IHSG sudah naik atau sedang ada banyak sentimen negatif maka akan ada kemungkinan IHSG mengalami koreksi.

Saat itu trader dapat mempertimbangkan untuk menjual saham-saham yang sudah naik sebelumnya. Bagi yang memiliki saham-saham LQ45 tentunya akan sangat berguna karena sebagian besar saham LQ45 mengikuti pergerakan IHSG.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalam Tekanan, IHSG Masuk Zona Merah Pagi Ini di 6.024

Dalam Tekanan, IHSG Masuk Zona Merah Pagi Ini di 6.024

Bisnis | Kamis, 09 September 2021 | 09:16 WIB

Menteri Investasi Bahlil: Investor Jika Mau Dapat Insentif Wajib Gandeng Pengusaha Lokal

Menteri Investasi Bahlil: Investor Jika Mau Dapat Insentif Wajib Gandeng Pengusaha Lokal

Bisnis | Rabu, 08 September 2021 | 19:41 WIB

Jelang Rilis Cadangan Devisa, IHSG Mantap Naik ke 6.135

Jelang Rilis Cadangan Devisa, IHSG Mantap Naik ke 6.135

Bisnis | Selasa, 07 September 2021 | 09:19 WIB

Asal Usul Holywings, dari Kedai Nasi Goreng Hingga Nikita Mirzani Jadi Pemegang Saham

Asal Usul Holywings, dari Kedai Nasi Goreng Hingga Nikita Mirzani Jadi Pemegang Saham

Bekaci | Selasa, 07 September 2021 | 08:35 WIB

Sejarah Holywings: Tempat Nongkrong Viral, Dulunya Kedai Nasi Goreng

Sejarah Holywings: Tempat Nongkrong Viral, Dulunya Kedai Nasi Goreng

News | Senin, 06 September 2021 | 21:02 WIB

Sambut Awal Pekan IHSG Naik ke Level 6.137

Sambut Awal Pekan IHSG Naik ke Level 6.137

Bisnis | Senin, 06 September 2021 | 09:09 WIB

Terkini

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB