Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Erick Thohir Blak-blakan soal Pembentukan Holding Ultra Mikro

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 13 September 2021 | 15:21 WIB
Erick Thohir Blak-blakan soal Pembentukan Holding Ultra Mikro
Menteri BUMN Erick Thohir. Antara/Hafidz Mubarak A/ama/pri.

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali mengesahkan penggabungan atau Holding Ultra Mikro. Pengesahan ini ditandai penandatanganan Akta Inbreng saham pemerintah kepada induk holding.

Adapun, holding Ultra Mikro terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT PNM (Persero), dan PT Pegadaian (Persero), nantinya BRI akan menjadi induk holding Ultra Mikro tersebut.

Erick mengatakan, pembentukkan holding ini semata-mata untuk membantu UMKM bisa bertahan di masa krisis pandemi Covid-19. Ia menginginkan tidak hanya BUMN yang mengalami keutungan, tetapi juga UMKM bisa ikut untung.

"Keseimbangan ekonomi harus terjadi, tidak bisa besar makin besar kecil makin kecil. Kita tidak mau menjadi bagian hanya BUMN yang untung tapi UMKM pailit. Keseimbangan ini harus jadi program holding ultra mikro," ujar Erick dalam konferensi pers, Senin (13/9/2021).

Menurut Erick, program-program yang dijalankan Holding Ultra Mikro ini sangan memberikan efek positif bagi perekonomian di daerah. Terutama, UMKM di daerah bisa mengakses layanan perbankan melalui agen BRILink.

"Saya melihat BRIlink sangat bermanfaat di sekitarnya, bisa 500-1.000 nasabah yang dilayani di sekitar situ. Ini jadi bagian service ke masyarakat, yang tadinya nggak ada bank jadi aksesable," ucap dia.

Selain itu, Ketua Pelaksana KPCPEN ini menyebut, holding ultra mikro ini juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di daerah.

Ia mencontohkan, program Mekaar milik PNM yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi para wanita di daerah.

"PNM yang saya juga saksikan bagaimana bisa memastikan ekonomi di desa balancing. Ketika indonesia membutuhkan lapangan kerja, mekaar dengan penambahan 5,2 juta nasabahnya di 1,5 tahun membuktikan bahwa bisa membuat lapangan kerja yang tepat. Kalau 10,8 juta nasabah mempekerjakan satu saja itu artinya sudah 10,8 juta pekerjaan sudah dibuka dan 5,2 juta tambahan dalam 1,5 tahun, ini saya rasa sangat impact," pungkas Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puji Erick Thohir, Bima Arya: Bayangkan, Langsung Serahkan Bantuan Untuk Puskesmas

Puji Erick Thohir, Bima Arya: Bayangkan, Langsung Serahkan Bantuan Untuk Puskesmas

Bogor | Senin, 13 September 2021 | 14:17 WIB

Catatkan Sejarah UMKM Indonesia, BRI Resmi Menjadi Induk Holding BUMN Ultra Mikro

Catatkan Sejarah UMKM Indonesia, BRI Resmi Menjadi Induk Holding BUMN Ultra Mikro

Bisnis | Senin, 13 September 2021 | 12:48 WIB

Rencana Pembangunan Trem Kota Bogor Senilai Rp 1,6 Triliun Dapat Sinyalemen Positif

Rencana Pembangunan Trem Kota Bogor Senilai Rp 1,6 Triliun Dapat Sinyalemen Positif

Bogor | Minggu, 12 September 2021 | 16:13 WIB

Terkini

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:12 WIB

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 14:59 WIB

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:44 WIB

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:35 WIB

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB