Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

Indonesia Siap Jadi Ketua AWG G20 Tahun 2022

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Sabtu, 18 September 2021 | 12:36 WIB
Indonesia Siap Jadi Ketua AWG G20 Tahun 2022
Mentan, Syahrul Yasin Limpo menghadiri pertemuan G-20 Open Forum on Sustainable Agriculture. (Dok: Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo menyampaikan kesiapan Indonesia menjadi ketua Kelompok Kerja Pertanian (Agriculture Working Group) G20 di tahun 2022. Hal tersebut disampaikan SYL pada pertemuan menteri pertanian negara G20 pada tanggal 17-18 September 2021 di Florence, Italia.

“Indonesia berharap dapat membahas isu pertanian lebih mendalam pada pertemuan tahun depan yang mengangkat tema Recover Together, Recover Stronger,” katanya.

SYL menegaskan bahwa komitmen dan upaya bersama dalam membangun sistem pangan berkelanjutan yang tahan terhadap guncangan di masa depan, sangat penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan pencapaian agenda SDGs 2030.

“Indonesia berkomitmen penuh untuk siap berkolaborasi dan berbagi pengalaman serta terus memberikan berkontribusi dalam pencapaian tujuan ke-2 dari SDG, yaitu penghapusan kelaparan,” tegas SYL.

Dia juga menyampaikan upaya yang telah dilakukan Indonesia dalam pencapaian penghapusan kelaparan global dan penyediaan pangan serta gizi untuk seluruh penduduk dunia (food for all).

SYL berharap, keberadaan G20 dapat mendorong perdagangan pangan dan pertanian yang terbuka, adil dan transparan untuk memastikan akses pangan bagi masyarakat dunia. Selain itu, melakukan penyaluran bantuan pangan internasional melalui lembaga internasional maupun pengadaan cadangan pangan bersama di tingkat regional.

“G20 juga diharapkan melakukan pemberdayaan bagi negara berkembang dan Least Developed Countries (LDC)s dalam kemampuannya memproduksi pangan dan meningkatkan pendapatan masyarakat, serta adanya penerapan teknologi inovatif dan transfer teknologi sukarela untuk menurunkan food loss and waste,” katanya.

Pertemuan menteri pertanian G20 tahun 2021 mengadopsi Deklarasi/Komunike Menteri Pertanian yang berisikan komitmen dalam mengatasi dampak pandemi terhadap pencapaian agenda Sustainable Development Goals (SDG) 2030, kesiapan untuk krisis pangan di masa depan, dan strategi global untuk meningkatkan sistem pangan yang berkelanjutan dan tangguh dalam mendukung sistem ketahanan pangan global.

Bertempat di Palazzo Vecchio, SYL berkesempatan menyampaikan masukan singkat pada sesi pleno pertama terkait topik tantangan, peluang, dan keberhasilan program pembangunan pertanian di Indonesia dalam transformasi sistem pangan dan pertanian yang berkelanjutan.

Agenda pertemuan tersebut menurut SYL sejalan dengan program-program pertanian Indonesia saat ini. Sehingga persoalan pangan menurutnya adalah persoalan kemanusiaan yang tidak boleh dibatasi oleh administrasi pemerintahan di setiap negara.

Beberpa point penting yang disampaikannya adalah tantangan sistem pangan global akibat dampak perubahan iklim, transbondary disease serta pandemi covid-19, peluang dalam inovasi teknologi melalui internasional research center dan ketersediaan ICT.

“Kami juga sampaikan bagaimana keberhasilan program 5 Cara Bertindak (CB) Kementan dalam merespon dampak pandemi melalui penguatan ketahanan pangan dan upaya kita bersama dalam mewujudkan pertanian yang maju mandiri dan modern,” kata SYL.

Peran fundamental sektor pertanian menurut SYL tidak hanya sebagai Sektor Penyedia Pangan, tetapi juga menjadi Penyangga Perekonomian suatu negara, termasuk didalamnya Penyediaan Lapangan Kerja; serta Penopang Utama bagi Stabilitas Sosial, Budaya, Politik dan Tata Kelola Pemerintahan yang baik.

Selain menghadiri pertemuan tingkat Menteri G20, SYL juga mengadakan pertemuan bilateral dengan beberapa Menteri Pertanian G20 dan Pimpinan Organisasi Internasional yang hadir di Florence untuk mengucapkan apresiasi terhadap dukungannya kepada Indonesia dan membicarakan terkait kerja sama teknis, seperti program magang petani, akses pasar komoditas pertanian di luar negeri serta penandatangan MoU Kerjasama Selatan-selatan dibawah payung FAO.

Di akhir sambutannya, SYL menyampaikan apresiasi kepada Italia atas kepemimpinan G20 tahun 2021.

“Terima kasih dan selamat kepada Menteri Pertanian Italia, Stefano Patuanelli yang telah berhasil memimpin, mempersiapkan dan terselenggaranya pertemuan penting ini. Semoga saja ke depan kita bersama bisa mewujudkan kepastian dan keadilan perdagangan pangan dan pertanian lintas batas, balancing production and trade to fulfil food for all,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekerja Migran Asal Jatim Tak Bisa Pulang Via Bandara Juanda, Ini Alasannya

Pekerja Migran Asal Jatim Tak Bisa Pulang Via Bandara Juanda, Ini Alasannya

Jatim | Jum'at, 17 September 2021 | 22:55 WIB

Marc Klok Belum Bisa Bela Timnas Indonesia, Ini Penyebabnya

Marc Klok Belum Bisa Bela Timnas Indonesia, Ini Penyebabnya

Bola | Jum'at, 17 September 2021 | 21:13 WIB

Andalkan Kamera 50 MP, Harga Redmi 10 di Indonesia Mulai Rp 2 Juta

Andalkan Kamera 50 MP, Harga Redmi 10 di Indonesia Mulai Rp 2 Juta

Tekno | Jum'at, 17 September 2021 | 20:50 WIB

3 Laga Sengit Pekan Ketiga Liga 1 Indonesia yang Sayang untuk Dilewatkan

3 Laga Sengit Pekan Ketiga Liga 1 Indonesia yang Sayang untuk Dilewatkan

Your Say | Jum'at, 17 September 2021 | 20:37 WIB

Sediakan Asuransi Mobil Listrik, Tugu Insurance Bermitra dengan Hyundai

Sediakan Asuransi Mobil Listrik, Tugu Insurance Bermitra dengan Hyundai

Otomotif | Jum'at, 17 September 2021 | 19:37 WIB

Gelandang Semen Padang FC Genta Alparedo Dipanggil Timnas Indonesia

Gelandang Semen Padang FC Genta Alparedo Dipanggil Timnas Indonesia

Sumbar | Jum'at, 17 September 2021 | 19:11 WIB

Terkini

Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak

Perang AS-Iran Bikin Pertamina Kehilangan 100.000 Barel Minyak

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:58 WIB

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Pemerintah Resmikan Insentif Pajak ke Penulis 1,5 Persen, Tepati Janji Kampanye Prabowo

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:29 WIB

Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya

Bursa Efek Indonesia Buka Opsi Artis dan Influencer Bisa IPO Bisnis, Ini Syaratnya

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:50 WIB

Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas

Investor Jangan Sampai Jadi 'Kurban' Panic Selling Saat Dunia Memanas

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:43 WIB

WFH ASN dan Swasta Sukses Kurangi Konsumsi BBM, Penggunaan Pertalite Turun 9%

WFH ASN dan Swasta Sukses Kurangi Konsumsi BBM, Penggunaan Pertalite Turun 9%

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:29 WIB

Asing Masih Gemar Lakukan Aksi Jual, IHSG Merosot ke Level 6.149 di Sesi I

Asing Masih Gemar Lakukan Aksi Jual, IHSG Merosot ke Level 6.149 di Sesi I

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:02 WIB

Emiten Haji Isam Bereaksi Soal DSI, Beri Dampak Bisnis?

Emiten Haji Isam Bereaksi Soal DSI, Beri Dampak Bisnis?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:29 WIB

Rupiah Kian Loyo! Prabowo Jadi Presiden RI yang Paling Sering ke LN, Kalahkan SBY dan Jokowi

Rupiah Kian Loyo! Prabowo Jadi Presiden RI yang Paling Sering ke LN, Kalahkan SBY dan Jokowi

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:11 WIB

OJK Punya Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah dan UMKM

OJK Punya Jurus Baru Dongkrak Ekonomi Daerah dan UMKM

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:10 WIB

PGN Pertahankan Rasio Pembayaran Dividen 80%, RUPST Setujui Dividen US$ 172,29 Juta

PGN Pertahankan Rasio Pembayaran Dividen 80%, RUPST Setujui Dividen US$ 172,29 Juta

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:38 WIB