Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

KRAS Punya Pabrik Baja Terbesar, Jokowi Tak Ingin Dengar Lagi Cerita Impor

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 21 September 2021 | 13:45 WIB
KRAS Punya Pabrik Baja Terbesar, Jokowi Tak Ingin Dengar Lagi Cerita Impor
Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik hot strip mill 2 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Cilegon, Banten, Selasa (21/9/2021). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Suara.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut kehadiran Pabrik Hot Strip Mill 2 milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) diharapkan bisa memenuhi kebutuhan industri-industri akan baja

Sebab, kata dia, kebutuhan baja di dalam negeri sangat tinggi, dan selama ini pemenuhan kebutuhan tersebut hanya bisa melalui impor. 

Jokowi berharap, kehadiran pabrik baja itu bisa mengurangi impor baja, bahkan bisa menghilangkan impor baja di masa depan. 

"Dengan beroperasinya pabrik ini kita akan memenuhi produk baja dalam negeri, nggak ada lagi impor-impor yang kita lakukan, dan akan menekan impor baja yang saat ini berada di peringkat kedua komoditas impor di indonesia," ujar Jokowi saat peresmian pabrik yang disiarkan virtual, Selasa (21/9/2021).

Mantan Walikota Solo ini menuturkan, dengan hilangnya kegiatan impor baja, maka akan menghemat devisa negara. Bahkan, devisa negara bisa hemat hampir Rp 30 triliun.

"Kita harapkan bisa menghemat devisa Indonesia Rp 29 triliun per tahun, ini angka sangat besar sekali," ucap dia.

Menurut Jokowi, konsumsi baja tidak hanya diperlukan untuk pembangunan infrastruktur saja, tetapi, industri-industri lain seperti otomotif juga memanfaatkan produk baja ini.

Maka dari itu, ia berpesan agar para industri bisa menggunakan baja yang diproduksi di dalam negeri, dan jangan membiarkan untuk produk baja impor masuk ke Indonesia.

"Kita tahu konsumsi baja sangat besar, jangan dibiarkan dimasuki produk dari luar dan konsumsi terus mengalami peningkatkan dari tahun ke tahun bukan hanya pembangunan infrastrukur tapi pembangunan industri lainnya yang membutuhkan baja, utamanya industri otomotif," kata dia.

Untuk diketahui, Pabrik Hot Strip Mill 2 Krakatau Steel sebenarnya telah selesai dibangun pada Mei 2021 kemarin. Pabrik ini dibangun dengan nilai investasi Rp 2,5 triliun.

Pabrik dengan luas 25 hektare ini memiliki kapasitas produksi HRC sebesar 1,5 juta ton per tahun dengan ketebalan baja 1,4 mm, sehingga total produksi HRC Krakatau Steel mencapai 3,9 juta ton per tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaesang Buka Gaji Jokowi Sebagai Presiden: Bapak Nggak Ada Duit, Bisnis Bapak Stuck

Kaesang Buka Gaji Jokowi Sebagai Presiden: Bapak Nggak Ada Duit, Bisnis Bapak Stuck

Kalbar | Selasa, 21 September 2021 | 13:21 WIB

Jokowi Sibuk Bagikan Sembako, Tapi Lepas Tangan Pegawai KPK Dipecat, Mardani PKS: Miris!

Jokowi Sibuk Bagikan Sembako, Tapi Lepas Tangan Pegawai KPK Dipecat, Mardani PKS: Miris!

News | Selasa, 21 September 2021 | 13:15 WIB

Presiden Jokowi Kungker ke Banten, Jalan Kramatwatu Disulap Jadi Mulus

Presiden Jokowi Kungker ke Banten, Jalan Kramatwatu Disulap Jadi Mulus

Banten | Selasa, 21 September 2021 | 12:51 WIB

Terkini

Aturan DHE SDA Berlaku Hari Ini, Purbaya Minta Kepatuhan Repatriasi Wajib 100 Persen

Aturan DHE SDA Berlaku Hari Ini, Purbaya Minta Kepatuhan Repatriasi Wajib 100 Persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 11:20 WIB

Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah

Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 11:02 WIB

Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840

Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:59 WIB

Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia

Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:36 WIB

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:32 WIB

IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout

IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:28 WIB

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:10 WIB

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:03 WIB

Ikuti Tren Global, Harga Avtur Pertamina Turun hingga 10 Persen

Ikuti Tren Global, Harga Avtur Pertamina Turun hingga 10 Persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 09:36 WIB