Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 01 Juni 2026 | 10:59 WIB
Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat 0,25 persen ke level Rp17.840 per dolar AS pada perdagangan Senin, 1 Juni 2026.
  • Penguatan tersebut menjadikan rupiah sebagai mata uang dengan performa terbaik di Asia di tengah fluktuasi pasar.
  • Stabilitas dolar AS akibat penurunan harga minyak dunia menjadi pendorong utama penguatan nilai tukar mata uang rupiah.

Suara.com - Perdagangan nilai tukar rupiah di pasar spot internasional tampil perkasa di awal perdagangan hari ini, Senin (1/6/2026).

Mata uang Garuda menguat meskipun di dalam negeri perdagangan tidak dibuka dikarenakan hari Kebangkitan Pancasila. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ada di level Rp17.840 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat 0,25 persen dibanding penutupan Jumat (29/5/2026) yang berada di Rp17.881 per dolar AS. Alhasil, rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia dan berbanding terbalik dengan mayoritas mata uang di Asia.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah disebabkan dolar AS yang mulai stabil. Salah satunya mengenai harga minyak yang turun.

"Rupiah diperkirakan berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS oleh turunnya harga minyak mentah dunia," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia menambahkan, investor masih wait and see perkembangan kesepakatan AS Iran yang masih limbung. Untuk itu, investor juga mengantisipasi data penting domestik besok yaitu inflasi dan perdagangan yang bisa membuat rupiah bisa tertekan.

Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]
Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]

"Rupiah masih bisa berpeluang melemah di Range 17.800-17.900," ujar Lukman.

Sementara itu, mata uang Asia bergerak fluktuatif. Salah satunya dolar Taiwan berada satu level di bawah rupiah setelah menguat 0,12 persen terhadap the greenback.

Sedangkan, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,69 persen. Disusul, baht Thailand yang turun 0,2 persen. Berikutnya ada peso Filipina tertekan 0,19 persen dan yen Jepang terkikis 0,14 persen. Lalu dolar Singapura terdepresiasi 0,1 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah 'Kena Mental'! Dolar Singapura Tembus Rp14.000, Pertama Dalam Sejarah RI

Rupiah 'Kena Mental'! Dolar Singapura Tembus Rp14.000, Pertama Dalam Sejarah RI

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:20 WIB

Gawat! Mata Uang Garuda Babak Belur, Dolar AS dan Singapura Kompak Hajar Rupiah Hari Ini

Gawat! Mata Uang Garuda Babak Belur, Dolar AS dan Singapura Kompak Hajar Rupiah Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:12 WIB

Update Kurs Rupiah 29 Mei 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.814 per Dolar AS, Mata Uang Asia Bangkit

Update Kurs Rupiah 29 Mei 2026: Rupiah Menguat ke Rp17.814 per Dolar AS, Mata Uang Asia Bangkit

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:30 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:37 WIB

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:03 WIB

Terkini

Comeback, Intip Peran Kim Ji Won di Doctor X: Age of the White Mafia

Comeback, Intip Peran Kim Ji Won di Doctor X: Age of the White Mafia

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 18:50 WIB

4 Kulkas Mini Portable Rp500 Ribuan, Multifungsi Bisa Buat Skincare atau Disimpan di Mobil

4 Kulkas Mini Portable Rp500 Ribuan, Multifungsi Bisa Buat Skincare atau Disimpan di Mobil

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 18:47 WIB

Lewat Kediri

Lewat Kediri

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 18:45 WIB

Dwelling Time Bikin Biaya Logistik Bengkak, Anak Buah Purbaya Bakal Andalkan PLB

Dwelling Time Bikin Biaya Logistik Bengkak, Anak Buah Purbaya Bakal Andalkan PLB

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 18:45 WIB

Tak Harus Serentak! Sertifikasi Halal Restoran Berjejaring Boleh Diajukan Bertahap

Tak Harus Serentak! Sertifikasi Halal Restoran Berjejaring Boleh Diajukan Bertahap

News | Rabu, 02 September 2026 | 18:43 WIB

Bakar Sampah Picu Kebakaran Bengkel di Duren Sawit, Pelaku Diburu

Bakar Sampah Picu Kebakaran Bengkel di Duren Sawit, Pelaku Diburu

News | Rabu, 02 September 2026 | 18:42 WIB

Geger Kesaksian Bajak Laut soal Uang untuk Nusron Wahid di Kasus Haji, KPK Ambil Langkah Lanjutan

Geger Kesaksian Bajak Laut soal Uang untuk Nusron Wahid di Kasus Haji, KPK Ambil Langkah Lanjutan

News | Rabu, 02 September 2026 | 18:42 WIB

Merek Parfum Lokal Apa Saja? Cek 5 Brand Terlaris di Shopee, Ada yang Dipakai Idol K-Pop

Merek Parfum Lokal Apa Saja? Cek 5 Brand Terlaris di Shopee, Ada yang Dipakai Idol K-Pop

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 18:35 WIB

ESDM Incar 250 Bendungan untuk Kejar PLTS 100 GW

ESDM Incar 250 Bendungan untuk Kejar PLTS 100 GW

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 18:33 WIB

Kepanikan di Manbaul Hikam Sidoarjo, Kronologi Saat Satu per Satu Santri Tumbang

Kepanikan di Manbaul Hikam Sidoarjo, Kronologi Saat Satu per Satu Santri Tumbang

Jatim | Rabu, 02 September 2026 | 18:33 WIB

×