Peringati Hari Tani Nasional 2021, SPKS Salurkan Bantuan ke Ribuan Petani Sawit Kecil

Iwan Supriyatna

Senin, 27 September 2021 | 08:27 WIB
Peringati Hari Tani Nasional 2021, SPKS Salurkan Bantuan ke Ribuan Petani Sawit Kecil
Serikat Petani Kelapa Sawit Indonesia (SPKS) pada peringatan Hari Tani Nasional 2021 menyalurkan paket bantuan darurat.

Suara.com - Menanggapi pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia sampai saat ini, Serikat Petani Kelapa Sawit Indonesia (SPKS) pada peringatan Hari Tani Nasional 2021 menyalurkan paket bantuan darurat kepada sekitar 1.600 petani sawit kecil di 14 kabupaten sentral sawit di Indonesia.

SPKS mencatat, sejak merebaknya COVID-19 pada Maret 2020 hingga saat ini, petani kelapa sawit sudah merasakan dampaknya terhadap pendapatan mereka.

Meskipun harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit saat ini tergolong baik (sekitar Rp 1500- Rp 2500/kg) namun peta, petani kelapa sawit skala kecil masih mendapatkan harga yang jauh lebih rendah, yaitu di bawah Rp 1500/kg karena harus menjual produknya melalui tengkulak.

Sementara itu, harga kebutuhan pokok dan biaya pengelolaan perkebunan rakyat juga mengalami kenaikan di masa pandemi COVID-19.

“Pemberlakuan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari bulan Juli lalu, membatasi aktivitas masyarakat akibatnya pandemi COVID-19 di Indonesia tidak hanya berdampak pada kesehatan tetapi juga mempengaruhi kesejahteraan, penghidupan, aktivitas sehari-hari dan perekonomian masyarakat Indonesia, termasuk petani kelapa sawit," jelas Sekjen SPKS Mansuetus Darto ditulis Senin (27/9/2021).

“Saya sangat prihatin dengan kondisi petani sawit kita saat ini. Sangat penting bahwa kita perlu bekerja sama, berkolaborasi, dan saling membantu selama masa sulit ini. Dengan semua kesulitan yang sedang berlangsung, dan sekarang dengan pandemi COVID-19, adalah kunci untuk mendukung petani kecil kami untuk memungkinkan mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga untuk dapat terus melakukan praktik berkelanjutan,” Darto menambahkan.

SPKS sebagai salah satu organisasi petani kelapa sawit yang berkomitmen untuk produksi Bebas Deforestasi dan anggota Pendekatan Stok Karbon Tinggi (HCSA), menerima dukungan dana dari sebuah yayasan yang berbasis di Inggris melalui HCSA.

Dukungan ini akan disalurkan oleh SPKS kepada petani kecil yang mengelola lahan kurang dari 2 hektare atau petani kecil, mendukung konservasi hutan dan prinsip Bebas Deforestasi di bawah HCSA.

Paket bantuan darurat tersebut berupa sembako (beras, gula, minyak goreng, telur dan mie instan, serta susu kaleng) berjumlah 1.600 paket untuk dibagikan kepada 1.600 petani skala kecil.

baca juga

Selain sembako, sebanyak 7.500 masker kain dan lima tabung oksigen juga bagikan. Lokasi pendistribusian tersebar di 13 kabupaten, yaitu di Kecamatan Sanggau, Sekadau, Sintang, Paser, Kobar, Seruyan, Labura, Rokan Hulu, Kuansing, Siak, Pelalawan, dan Muba, yang merupakan lokasi anggota dari SPKS.

“Dengan bantuan darurat ini, kami berharap para petani kelapa sawit kita dapat mempertahankan praktik berkelanjutan mereka sambil melestarikan hutan sebagai “rumah sakit” tradisional bagi masyarakat pedesaan,” tambah Darto.

“Setiap segmen rantai pasokan itu penting. Kita harus siap untuk mendukung keberlanjutan seluruh rantai pasokan, terutama bagi petani kecil karena mereka tidak memiliki banyak hal untuk memulai; sebagian besar sumber daya mereka telah diambil dari mereka atau tidak tersedia lagi bagi mereka,” kata Aida Greenbury, penasihat senior keberlanjutan di SPKS.

Albertus Darius, salah satu petani kelapa sawit dengan lahan pertanian seluas 1,8 hektare yang membantu menjaga hutan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, sangat berterima kasih kepada SPKS atas bantuan yang mereka terima dalam situasi sulit saat ini.

Sementara itu, Iwan Himawan, petani kelapa sawit yang merupakan kepala desa Krayan Bahagia di Paser Kalimantan Timur mengatakan, bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk meringankan beban keluarga petani di masa pandemi.

Yusro Fadli petani sawit, juga Ketua SPKS Kab. Rokan Hulu Riau bantuan ini sangat bermanfaat untuk petani sawit yang terdampak Pandemi Covid-19, diapun mengajak kepada Perusahaan Perkebunan Sawit atau Pabrik Kelapa Sawit serta stakeholder yang bergerak di sektor sawit agar lebih peka memberikan perhatian kepada petani sawit skala kecil yang terdampak pandemi COVID-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KLHK Tetap Hentikan Perizinan Baru Kebun Sawit

KLHK Tetap Hentikan Perizinan Baru Kebun Sawit

Bisnis | Sabtu, 25 September 2021 | 01:05 WIB

Pemerintah Harus Pertimbangkan Lanjutkan Moratorium Sawit

Pemerintah Harus Pertimbangkan Lanjutkan Moratorium Sawit

Bisnis | Sabtu, 25 September 2021 | 00:56 WIB

Sejarah Hari Tani Nasional 24 September: Latar Belakang dan Tema Tahun ini

Sejarah Hari Tani Nasional 24 September: Latar Belakang dan Tema Tahun ini

News | Jum'at, 24 September 2021 | 20:02 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×