Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

UMKM Bisa Melek Digital dengan Gunakan QRIS Sebagai Alat Pembayaran

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 28 September 2021 | 09:00 WIB
UMKM Bisa Melek Digital dengan Gunakan QRIS Sebagai Alat Pembayaran
Ilustrasi umkm (freepik)

Suara.com - Sektor UMKM merupakan motor utama pemulihan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Sektor ini berkontribusi sebesar 57,24 persen dari total Produk Domestik Bruto nasional.

Data Kemenkop-UKM menunjukkan, sebanyak 64 juta pelaku usaha, setara dengan 99,99 persen dari total pelaku usaha berasal dari UMKM. Sektor ini juga menyerap tenaga kerja yang besar, yakni mencapai 117 juta orang. Angka ini mencapai 97 persen dari total tenaga kerja.

Agar daya tahan usaha UMKM semakin tinggi dan skala usahanya semakin besar, pemerintah terus mendorong sektor ini agar go digital. Hingga 2023, pemerintah menargetkan 30 juta UMKM Go Digital dengan tiga strategi: peningkatan infrastruktur jaringan internet; memaksimalkan program literasi digital; dan pelatihan langsung kepada UMKM.

Terkait daya tahan dan skala usaha, UMKM memiliki beberapa kendala, seperti logistik, legalitas, akses pembiayaan, pendampingan, produksi, dan masalah pemasaran.

Untuk itu Akurat.co menggelar webinar dengan tema "UMKM Go Digital: Akselerasi Pertumbuhan dengan Melek Pembayaran Digital melalui QRIS dan Akses Permodalan".

Menurut Afriadi, Pimpinan Umum Akurat.co, webinar tersebut merupakan buah kerja sama Akurat.co dengan Nirwana Institute, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, dan Indogen Capital.

Kolaborasi tersebut terwujud karena masing-masing pihak memiliki kepedulian yang sama terhadap nasib UMKM dengan peran dan porsi masing-masing.

Nirwana Institute dan Akurat.co sebagai media online nasional sama-sama memiliki concern pada nasib sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Begitu juga dengan Kantor Perwakilan BI Malang dan Indogen Capital.

"Indogen notabene merupakan perusahaan modal ventura yang aktif mencari startup untuk dikembangkan dan memberikan solusi kepada para pelaku UMKM dengan membuka akses permodalan dan menciptakan ekosistem bisnisnya," kata Afriadi dalam keterangannya, Selasa (28/9/2021).

Selain pengetahuan teknis tentang UMKM Go Digital, peserta webinar dari UMKM mendapat penjelasan tentang bagaimana membangun hubungan dengan para investor yang ingin menanamkan modal untuk startup atau UMKM potensial.

Webinar ini akan dilaksanakan via Zoom Cloud Meeting dan YouTube Channel Akurat.co pada Kamis, 30 September 2021 pukul 14.00-16.30 WIB.

Dalam konteks UMKM Go Digital, Bank Indonesia merupakan salah satu lembaga negara yang memiliki perhatian besar terhadap isu ini. Bank Sentral memanfaatkan peluang dan tren di bidang digitalisasi sistem pembayaran dengan memacu peningkatan penggunaan QRIS untuk transaksi pembayaran UMKM.

QRIS adalah singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard, yakni standar QR Code untuk sistem pembayaran Indonesia. Sistem ini dikembangkan oleh BI dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia. QRIS menjadi salah satu dukungan BI terhadap Pemerintah dalam menjadikan UMKM sebagai kekuatan baru perekonomian.

Hingga akhir 2021, BI menargetkan sebanyak 12 juta merchant UMKM menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran. Sebanyak 10,4 juta merchant telah terintegrasikan dengan QRIS hingga pertengahan September 2021.

"Dalam konteks mencari solusi atas kendala-kendala tersebut, Webinar "UMKM GO DIGITAL” ini menjadi menarik dan penting," ucap Afriadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkab Gorontalo Utara Diminta Beri Insentif UMKM Terdampak PPKM

Pemkab Gorontalo Utara Diminta Beri Insentif UMKM Terdampak PPKM

Sulsel | Selasa, 28 September 2021 | 05:15 WIB

Serap UMKM, Indonesia Perluas Ekspor Bulu Mata Dengan Omzet 387,6 Juta Dolar AS

Serap UMKM, Indonesia Perluas Ekspor Bulu Mata Dengan Omzet 387,6 Juta Dolar AS

Bisnis | Senin, 27 September 2021 | 15:09 WIB

Terakhir 30 September 2021, Cara Cek Penerima BLT UMKM di Eform BRI

Terakhir 30 September 2021, Cara Cek Penerima BLT UMKM di Eform BRI

Kalbar | Senin, 27 September 2021 | 14:11 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB