Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Sri Mulyani Soroti Krisis Energi di Sejumlah Negara

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 29 September 2021 | 15:22 WIB
Sri Mulyani Soroti Krisis Energi di Sejumlah Negara
Ilustrasi energi listrik ramah lingkungan. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti sejumlah peristiwa dunia yang saat ini sedang menimpa sejumlah negara, mulai dari China yang mengalami krisis energi listrik dan Inggris yang mengalami krisis energi bahan bakar.

Sri Mulyani menerangkan kenaikan harga komoditas yang sangat luar biasa usai dihantam pandemi Covid-19 membuat permintaan akan sejumlah komoditas meningkat drastis.

Saat ini harga komoditas luar biasa meningkat, bahkan dengan terjadinya beberapa krisis energi di berbagai tempat, kita melihat harga-harga dari minyak dan gas maupun batubara melonjak luar biasa sangat tinggi," kata Sri Mulyani dalam acara Forum Indonesia Bangkit, Rabu (29/9/2021).

Sri Mulyani mengatakan, kenaikan harga komoditas itu memang memberikan dampak positif. Namun hal itu juga bisa memberikan konsekuensi terhadap postur APBN di tahun 2021 maupun 2022.

"Ini yang harus kita waspadai," ucapnya.

Sebelumnya dirinya juga menyoroti berita gagal bayarnya perusahaan properti raksasa asal China, Evergrande. Menurut dia perkembangan potensi default ini mesti diwaspadai kara bisa berdampak terhadap kondisi perekonomian global.

"Isu stabilitas sektor keuangan terutama di China menjadi perhatian, yaitu terjadinya gagal bayar dari satu perusahaan konstruksi real estate yang sangat besar, yaitu Evergrande," kata Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan saat ini kondisi ekonomi global belum seutuhnya bangkit dari pandemi virus Covid-19.

"Dari sisi downrisk-nya sebetulnya belum membaik, varian delta mutasi virusnya masih akan terjadi, pemulihan ekonomi tidak merata, inflasi di berbagai negara menimbulkan komplikasi," katanya.

Dia menjabarkan bahwa Evergrande merupakan perusahaan kontruksi kedua terbesar di China. Kini korporasi itu dirundung utang di atas US$300 miliar.

"Dia mengalami situasi yang sangat tidak mudah dan akan memberikan dampak baik terhadap ekonomi domestik maupun global," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RAPBN 2022 Disetujui, Penerimaan Pajak Ditargetkan Rp1.510 Triliun

RAPBN 2022 Disetujui, Penerimaan Pajak Ditargetkan Rp1.510 Triliun

Bisnis | Selasa, 28 September 2021 | 17:13 WIB

Rincian Cadangan Anggaran Pemerintah Untuk Pariwisata Tahun 2022 Sebesar Rp9,2 Triliun

Rincian Cadangan Anggaran Pemerintah Untuk Pariwisata Tahun 2022 Sebesar Rp9,2 Triliun

Bisnis | Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB

Sri Mulyani Jawab Sindiran Sandiaga Uno Soal Anggarannya yang Dipangkas

Sri Mulyani Jawab Sindiran Sandiaga Uno Soal Anggarannya yang Dipangkas

Bisnis | Senin, 27 September 2021 | 15:26 WIB

Terkini

Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg

Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:26 WIB

Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani

Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:23 WIB

Purbaya Temui Menkeu China, Klaim Restrukturisasi Utang Whoosh Selesai dan Tinggal Diumumkan

Purbaya Temui Menkeu China, Klaim Restrukturisasi Utang Whoosh Selesai dan Tinggal Diumumkan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:18 WIB

Umat Tenang! BNI Akhirnya Kembalikan Seluruh Dana Rp28 Miliar ke Paroki Aek Nabara

Umat Tenang! BNI Akhirnya Kembalikan Seluruh Dana Rp28 Miliar ke Paroki Aek Nabara

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Akui Banyak Proyek Besar Pemerintah Tapi Tak Diawasi, Singgung Whoosh dan LRT

Purbaya Akui Banyak Proyek Besar Pemerintah Tapi Tak Diawasi, Singgung Whoosh dan LRT

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:58 WIB

Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp17.180, Ini Faktornya

Rupiah Ditutup Melemah Tipis ke Level Rp17.180, Ini Faktornya

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:54 WIB

Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Hingga Juara Nasional Lewat Mekaarpreneur

Kisah PNM Berdayakan Ibu-Ibu Prasejahtera Hingga Juara Nasional Lewat Mekaarpreneur

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:39 WIB

Tarif Tol Bakal Kena PPN? Hutama Karya Masih Tunggu Kejelasan

Tarif Tol Bakal Kena PPN? Hutama Karya Masih Tunggu Kejelasan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:37 WIB

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:14 WIB

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:50 WIB