alexametrics

Kementerian PUPR Dorong Prajurit TNI Tinggal di Rusun

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Kementerian PUPR Dorong Prajurit TNI Tinggal di Rusun
Dok: Kementerian PUPR

Rusun memiliki daya tampung yang optimal.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak termasuk TNI agar pembangunan rumah susun (Rusun) untuk prajurit TNI bisa dilaksanakan dengan baik. Salah satu lokasi pembangunan Rusun untuk anggota TNI dilaksanakan di Gorontalo yakni untuk anggota Korem 133 / Nani Wartabone Nani Wartabone Kodam XIII Merdeka di Provinsi Gorontalo.

"Kami bekerjasama dengan TNI untuk menyediakan hunian yang layak bagi para prajurit. Salah satunya dengan membangun rumah susun prajurit TNI yang bertugas di Korem 133  / Nani Wartabone Kodam XIII Merdeka di Provinsi Gorontalo," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo, Jumat, (1/10/2021).

Pada kesempatan itu, Dirjen Perumahan, Khalawi Abdul Hamid bersama Komandan Korem (Danrem) 133/ Nani Wartabone Brigjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P. meninjau langsung proses pembangunan Rusun tersebut. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I Recky P Lahope, Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali dan Pejabat Pembuat Komitmen Rusun dan Rumah Khusus Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Fahrudin.

Menurut Khalawi, pembangunan Rusun sangat bermanfaat bagi para prajurit TNI yang bertugas di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, pemanfaatan lahan untuk Rusun juga bisa lebih optimal dan memiliki daya tampung yang cukup banyak ketimbang membangun rumah tapak.

Baca Juga: PON XX Papua 2021, Siap Torehkan Prestasi di Fasilitas Olahraga Berstandar Internasional

"Kami targetkan pembangunan Rusun prajurit TNI di Gorontalo ini bisa selesai akhir tahun. Kami juga meminta pihak kontraktor pelaksana untuk menambah jumlah pekerja di lapangan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I Recky P Lahope didampingi Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali dan Pejabat Pembuat Komitmen Rusun dan Rumah Khusus Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Fahrudin menerangkan, Rusun Korem 133 / Nani Wartabone Kodam XIII Merdeka dibangun di Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Rusun tersebut dibangun satu tower terdiri dari tiga lantai. Jumlah huniannya sebanyak 44 unit dan luasan tiap unitnya adalah tipe 36.

Pembangunan Rusun dilaksanakan berdasarkan kontrak pembangunan tanggal 15 Februari 2021 dengan waktu pelaksanaan 290 hari kalender. Adapun Kontraktor Pelaksana pembangunan Rusun tersebut adalah PT. Karya Sepakat Kita dan Manajemen Konstruksi PT Bermuda Konsultan.

"Kami juga telah melengkapi setiap unit hunian Rusun prajurit ini dengan fasilitas meubelair seperti tempat tidur, lemari pakaian dan meja kursi makan. Konstruksi bangunan menggunakan dana APBN sebesar Rp21,5 Miliar," katanya.

Pihaknya ke depan juga akan memenuhi Persyaratan Bangunan Gedung Negara di Rusun tersebut yakni menyediakan kelengkapan fasilitas berupa hydran untuk pemadam kebakaran, fire alarm, green water tank, kemudian instalasi pengelolaan air limbah dan saluran drainase serta prasarana, sarana dan utilitas untuk landscapenya.

Baca Juga: Minta Sumbangan Pakai Baju Tentara, Suharto Mayor TNI Gadungan Dihajar Massa

"Setiap unit terdiri dari kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, dapur serta ruang cuci. Jadi skalanya apartemen sehingga para prajurit bisa tinggal dengan nyaman dan lebih semangat melaksanakan tugas dengan baik," katanya.

Komentar