Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Liberty Jemadu

Selasa, 10 Maret 2026 | 21:06 WIB
Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penguatan fondasi ekonomi kunci stabilitas nilai tukar rupiah. [Screenshot YouTube Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penguatan fondasi ekonomi kunci stabilitas nilai tukar rupiah.
  • Pemerintah berkoordinasi dengan otoritas moneter menjaga likuiditas dan memantau pergerakan nilai tukar.
  • Kondisi fiskal Indonesia dinilai kuat menyerap kenaikan harga minyak global menjelang Idulfitri saat ini.

Suara.com - Penguatan fondasi ekonomi menjadi kunci utama dalam menjaga pergerakan nilai tukar rupiah tetap stabil, demikian disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/3/2026), Purbaya menyampaikan bahwa stabilitas nilai tukar akan lebih mudah dijaga selama kondisi fundamental ekonomi nasional tetap kuat.

“Selama fondasi ekonomi kita bagus, mengendalikan rupiah lebih mudah dibandingkan jika kondisi ekonomi sedang tidak baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah bersama otoritas moneter terus menjaga koordinasi guna memastikan stabilitas sistem keuangan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjaga likuiditas di sistem keuangan tetap memadai serta melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan nilai tukar.

Menurutnya, kerja sama yang solid antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menjadi faktor penting dalam meredam gejolak pasar global.

“Kalau kita memastikan perkembangan ekonomi baik, likuiditas di sistem cukup, dan BI memonitor kondisi nilai tukar, maka kerja sama yang baik antara pemerintah dan BI sangat penting untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Jika koordinasi seperti ini terjaga, gejolak pasar global tidak akan terlalu sulit dikendalikan,” kata Purbaya.

Purbaya juga menanggapi kekhawatiran mengenai dampak kenaikan harga minyak global terhadap anggaran subsidi energi pemerintah, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ia menegaskan bahwa kondisi fiskal Indonesia masih cukup kuat untuk menyerap kenaikan harga energi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

baca juga

“Kita masih aman, masih kuat. Kenaikan ini baru terjadi beberapa hari. Subsidi energi dihitung untuk satu tahun penuh, dengan asumsi rata-rata harga sekitar 70. Jadi kenaikan beberapa hari ini belum cukup untuk mengubah anggaran kita. Kita masih bisa menyerapnya,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Menguat Seiring Turunnya Harga Minyak Dunia

Nilai Tukar Rupiah Menguat Seiring Turunnya Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:20 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.887

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.887

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Dihajar Perang AS-Iran, Hampir Tembus Rp 17.000/USD

Rupiah Dihajar Perang AS-Iran, Hampir Tembus Rp 17.000/USD

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 17:10 WIB

Rupiah Sakit Parah Dibuka ke Level Rp17.017

Rupiah Sakit Parah Dibuka ke Level Rp17.017

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 09:30 WIB

Cadangan Devisa Mengkerut untuk Stabilkan Rupiah

Cadangan Devisa Mengkerut untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:34 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×