Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Facebook Diterpa Isu Abaikan Kesehatan Mental Remaja, Zuck Beri Tanggapan

M Nurhadi

Rabu, 06 Oktober 2021 | 10:48 WIB
Facebook Diterpa Isu Abaikan Kesehatan Mental Remaja, Zuck Beri Tanggapan
CEO Facebook, Mark Zuckerberg saat menghadiri dengar pendapat dengan anggota Kongres AS, Rabu (23/10/2019). [AFP/Mandel Ngan]

Suara.com - Pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg akhirnya buka suara terkait tuduhan yang dihembuskan Frances Haugen terkait kebijakan Facebook yang mempriortitaskan cari untung dibandingkan keselamatan pengguna.

"Inti dari tuduhan ini adalah gagasan bahwa kami memprioritaskan keuntungan daripada keamanan dan kesejahteraan. Itu tidak benar," tulis Zuck melalui laman resminya.

Tanggapan ini disampaikan sekitar satu bulan setelah laporan dari Wall Street Journal yang mengutip penelitian internal Facebook yang dipublikasi oleh Haugen, sosok yang dulu pernah bekerja di Facebook sebelum memutuskan resign pada Mei lalu.

Dalam rilis tersebut, banyak menyoroti layanan Facebook yang telah dilaporkan pengguna namun minim respon bahkan diabaikan oleh Facebook. Terlebih, hal ini berkaitan dengan kesehatan mental remaja yang dikaitkan dengan Facebook dan Instagram.

"Dari semua yang dipublikasikan, saya terutama fokus pada pertanyaan yang diajukan tentang pekerjaan kami dengan anak-anak," kata Zuckerberg.

"Saya telah menghabiskan banyak waktu untuk merenungkan jenis pengalaman yang saya ingin anak-anak saya dan orang lain miliki secara online, dan sangat penting bagi saya bahwa semua yang kami buat aman dan baik untuk anak-anak," kata dia.

Unggahan itu disampaikan setelah Haugen hadir dan bersaksi di hadapan para senator terkait kasus laporan masyarakat serta masalah yang disebabkan oleh media sosial.

Meski tidak menyinggung Haugen sama sekali, Zuckerberg mengklaim, tuduhan itu tidak masuk akal dan menyebut bahwa tuduhan itu seakan-akan menyebut Facebook sengaja membuat konten agar orang-orang marah dami keuntungan semata.

Pria yang kini menjadi salah satu orang terkaya di dunia itu berharap, Kongres mempertimbangkan untuk membuat aturan baru penggunaan internet yang membatasi usia penggunanya.

Ia memberi contoh, penentuan usia remaja yang boleh menggunakan layanan internet, bagaimana perusahaan teknologi harus memverifikasi usia pengguna, dan bagaimana perusahaan harus menyeimbangkan pemberian privasi kepada anak-anak sambil memberikan visibilitas kepada orang tua terhadap aktivitas online anak-anak mereka.

"Mirip dengan menyeimbangkan masalah sosial lainnya, saya tidak percaya perusahaan swasta harus membuat semua keputusan sendiri," tulisnya.

"Itulah mengapa kami telah mengadvokasi peraturan internet yang diperbarui selama beberapa tahun sekarang," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap Bobrok Facebook, Frances Haugen: Menyebabkan Kekerasan Etnis di Seluruh Dunia

Ungkap Bobrok Facebook, Frances Haugen: Menyebabkan Kekerasan Etnis di Seluruh Dunia

Jogja | Selasa, 05 Oktober 2021 | 18:46 WIB

Ambyar! Hitungan Jam, Mark Zuckerberg Rugi Rp 99,7 Triliun

Ambyar! Hitungan Jam, Mark Zuckerberg Rugi Rp 99,7 Triliun

Tekno | Selasa, 05 Oktober 2021 | 16:35 WIB

Facebook Minta Maaf Tapi Enggan Umumkan Penyebab Gangguan, Pakar Keamanan Ungkap Ini

Facebook Minta Maaf Tapi Enggan Umumkan Penyebab Gangguan, Pakar Keamanan Ungkap Ini

Sulsel | Selasa, 05 Oktober 2021 | 15:30 WIB

FB, WA, dan Instagram Berfungsi Lagi Setelah Gangguan, Apa Sebabnya?

FB, WA, dan Instagram Berfungsi Lagi Setelah Gangguan, Apa Sebabnya?

News | Selasa, 05 Oktober 2021 | 12:51 WIB

Bikin Heboh! Facebook, WhatsApp, dan Instagram Sempat Tumbang di Seluruh Dunia

Bikin Heboh! Facebook, WhatsApp, dan Instagram Sempat Tumbang di Seluruh Dunia

Your Say | Selasa, 05 Oktober 2021 | 12:31 WIB

WhatsApp Down, Pengguna Ramai-ramai Beralih ke Telegram dan Signal

WhatsApp Down, Pengguna Ramai-ramai Beralih ke Telegram dan Signal

Tekno | Selasa, 05 Oktober 2021 | 12:25 WIB

Terkini

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:00 WIB

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB