Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Mendag Muhammad Lutfi Sebut Ekonomi Digital Bisa Tumbuh 8 Kali Lipat

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:22 WIB
Mendag Muhammad Lutfi Sebut Ekonomi Digital Bisa Tumbuh 8 Kali Lipat
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi [Antara]

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menyebut potensi ekonomi digital Indonesia akan besar ke depannya. Bahkan, ekonomi digital ke depan bakal jadi sumber utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Memang saat ini, Mendag mengakui kontribusi ekonomi digital terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) baru 4%. Akan Tetapi, ia melihat pada tahun 2030 ekonomi digital bisa tumbuh berkali-kali lipat.

"Pada tahun 2030 Indonesia diperkirakan tumbuh sebanyak 1,5 kali lipat dari Rp 15.400 triliun menjadi di Rp 24.000 triliun, ekonomi digital indonesia diyakini akan tumbuh setidaknya 8 kali lipat dari Rp 632 triliun jadi Rp 4.531 triliun," ujar Lutfi dalam diskusi online, Selasa (12/10/2021).

Pertumbuhan ekonomi digital ini, tutur Lutfi, didukung dari populasi Indonesia yang besar keempat di dunia. Diproyeksikan, sebanyak 250 juta orang Indonesia memiliki akses internet.

"Pada tahun 2050 juga diukur dengan gross merchandise value potensi ekonomi digital Indonesia sangat-sangat dan jauh melebihi negara-negara lainnya di kawasan ASEAN," kata dia.

Menurut Mendag, e-commerce masih menguasai peta ekonomi digital Indonesia, di mana pada tahun 2030 kontribusinya mencapai Rp 1.908 triliun atau 33,34% dari total ekonomi digital Indonesia.

Kemudian disusul oleh supply chain dan sektor logistik dengan kontribusi sebesar Rp 763 trilium atau 13%.

"Lalu, online Travel sebesar Rp 575 triliun atau 10%, dan corporate services Rp 529 triliun atau setara dengan 9%," ucapnya.

Mendag menyatakan Indonesia mau tidak mau harus mengembangkan ekonomi digital. Pasalnya, ia melihat potensi ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sangat besar.

Dalam hal ini, kata Lutfi, pemerintah tengah membuat cetak biru pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Terdapat tiga fokus dalam cetak biru tersebut, pertama pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Ia menjelaskan, butuh talenta digital yang baik untuk bisa mengoperasikan ekonomi digital dan bisa melahirkan inovasi-inovasi dalam ekonomi digital.

"Perlu meningkatkan jumlah talenta digital baik di instansi pemerintah, pelaku usaha, kalangan Akademi, hingga masyarakat umum talenta yang memiliki keterampilan dan kemampuan era digital akan mendorong Inovasi dan mempersiapkan jalan Indonesia menuju sistem ekonomi digital yang produktif di masa depan," ujar Mendag.

Selanjutnya, tutur Mendag, fokus yang kedua yaitu infrastruktur teknologi digital. Ia mengakui, memang infrastruktu teknologi informasi Idnonesia masih tertinggal.

Maka dari itu, pemerintah bakal membangun infrastruktur teknologi informasi sampai ke pelosok daerah.

"Pemerintah telah melakukan langkah-langkah percepatan investasi infrastruktur untuk memastikan akselerasi ekonomi digital tidak hanya berpusat di kota-kota besar tetapi hingga ke pelosok pelosok nusantara dan memastikan tidak ada lagi kesenjangan digital," ucap dia.

Terakhir Fokus ketiga, Mendag bakal membuat ekositem inovasi, regulasi, dan kebijakan yang adaptif dan bisa berkolaboratif antar pelaku bisnis.

Mantan Dubes Indonesia untuk AS ini menambahkan, pemerintah ingin memfasilitasi pelaku usaha untuk mengembangkan ekonomi digital lewar aturan-aturan yang mempermudah.

"Transformasi ekonomi digital tidak bisa dihindari siap tidak siap kita harus bergerak bahkan transformasi ini bahkan diakumulasikan dan diberlakukan atas prinsip-prinsip kesetaraan dan inklusivitas seluruh warga Indonesia," pungkas Lutfi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digitalisasi Bisa Tingkatkan Daya Saing Ekonomi Syariah

Digitalisasi Bisa Tingkatkan Daya Saing Ekonomi Syariah

Tekno | Senin, 11 Oktober 2021 | 23:04 WIB

Pandemi Covid-19 Jadi Peluang RI Kembangkan Ekonomi Digital

Pandemi Covid-19 Jadi Peluang RI Kembangkan Ekonomi Digital

Bisnis | Senin, 11 Oktober 2021 | 17:11 WIB

Kunker ke Paris, Mendag Tawarkan Perjanjian Perdagangan ke Beberapa Negara

Kunker ke Paris, Mendag Tawarkan Perjanjian Perdagangan ke Beberapa Negara

Bisnis | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 14:54 WIB

Terkini

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 19:21 WIB

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 18:38 WIB

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:22 WIB

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 16:47 WIB

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:53 WIB

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:49 WIB

Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum

Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:45 WIB

Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian

Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:22 WIB

Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora

Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:11 WIB