Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Investor Nantikan IPO Nusantara Sawit Sejahtera

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:21 WIB
Investor Nantikan IPO Nusantara Sawit Sejahtera
Ilustrasi investor

Suara.com - Rencana PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSS) melepas saham ke publik untuk memperluas kapasitas bisnis dinilai tepat di tengah tingginya permintaan minyak nabati dunia, termasuk di dalam negeri.

Head of Research Samuel Sekuritas Indonesia, Suria Dharma, mengatakan dalam memilih saham yang akan dikoleksi, umumnya investor memiliki tiga alasan. Pertama, kinerja keuangan perusahaan, Kedua, prospek bisnis dan Ketiga, tim manajemen. 

Dari sisi kinerja keuangan, dia mengatakan secara umum kinerja keuangan perusahaan perkebunan relatif sangat baik saat ini. Bahkan banyak yang profitnya naik 100 persen hingga 200 persen. Peningkatan keuntungan ditopang oleh kenaikan harga CPO, serta peningkatan produktivitas tanaman dan pabrik pengolahan sawit. 

“Peluang emiten CPO di bursa saham dalam negeri masih sangat besar, meski banyak sentimen dari negara luar kampanye negatif dari negara-negara komoditas pesaing. Namun, dengan profitabilitas yang sebegitu bagus, seharusnya menarik dan sahamnya akan diserap investor dalam negeri,” kata Suria ditulis Rabu (13/11/2021).

Apalagi, ujarnya, kenaikan harga CPO terus berlanjut. Sekarang ini, kenaikan harga CPO lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan harga pada saat terjadi booming komoditas sekitar 7 tahun lalu. Kondisi ini menunjukkan dari sisi kinerja keuangan perkebunan sawit prospektif.

Dari sisi prospek bisnis, Suria mengatakan umur tanaman sawit di kebun NSS relatif muda sehingga masa produktivitas tinggi masih panjang. Menurutnya, kondisi ini berbeda dengan emiten sawit yang sudah melakukan listing terlebih dahulu di pasar saham domestik karena banyak yang sudah masuk masa replanting tanaman.

Dari sisi industri, Suria menerangkan, lagi prospek bisnis CPO masih akan sangat besar di masa mendatang. Sawit adalah tanaman yang bisa memastikan mampu memenuhi kebutuhan minyak sawit dunia karena produktivitas tanaman, dari sisi luas lahan yang digunakan, sangat tinggi, jika dibandingkan tamaman penghasil minyak nabati lain.

Selain itu, tambahnya, hanya segelintir negara di dunia bisa menjadi penghasil minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) karena syarat tumbuh tanaman hanya seuai dengan iklim di beberapa negara, seperti Indonesia dan Malaysia.

Suria menjelaskan, kriteria ketiga yang dicari investor adalah dari sisi key person dan founder NSS yang sudah dikenal jago di bidang CPO, yaitu Teguh Patriawan karena sudah dikenal di industri sawit mampu menghasilkan tanaman dan CPO berkualitas tinggi.

“Pak Teguh Patriawan sudah banyak bangetlah pengalamannya. Di kalangan pelaku industri sawit, sudah sangat disegani atau diakui kemampuannya. Dari usia tanaman muda sangat menarik untuk berinvestasi. Produksinya sedang bagus-bagusnya. Jadi akan lebih menarik bagi investor,” papar Suria.

Secarat terpisah, Direktur Utama dan Pendiri Nusantara Sawit Sejahtera, Teguh Patriawan, mengemukakan masa produktif  kelapa sawit kebun NSS masih sangat panjang. Dari sisi kualitas, mutu CPO yang dihasilkan premium karena memiliki asam lemak bebas di bawah 3%.

Mengenai kampanye hitam terhadap CPO, dia menjelaskan isu negatif dapat dijawab dengan data akurat dan konsisten menerapkan prinsip sustainable development goals (SDGs). Rencana NSS go public selain untuk meningkatkan kapasitas bisnis, juga untuk memastikan perusahaan menjalankan tata kelola perusahaan yang baik, transparan dan akuntabel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tembus Rp 3.000 Lebih per Kg, Ini Daftar Harga Sawit Riau Berdasarkan Umur

Tembus Rp 3.000 Lebih per Kg, Ini Daftar Harga Sawit Riau Berdasarkan Umur

Riau | Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:53 WIB

Data BEI: Tahun Ini 38 Perusahaan Telah IPO, Raup Dana Hingga Rp 32 Triliun

Data BEI: Tahun Ini 38 Perusahaan Telah IPO, Raup Dana Hingga Rp 32 Triliun

Bisnis | Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:25 WIB

Prospek Bisnis CPO Kian Menjanjikan, Nusantara Sawit Sejahtera Segera IPO

Prospek Bisnis CPO Kian Menjanjikan, Nusantara Sawit Sejahtera Segera IPO

Bisnis | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 05:35 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB