Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Dihantui Gelombang COVID-19 dan Kendala Pasokan, Singapura Perketat Kebijakan Moneter

M Nurhadi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:33 WIB
Dihantui Gelombang COVID-19 dan Kendala Pasokan, Singapura Perketat Kebijakan Moneter
Ilustrasi Singapura (Unsplash/Jisun Han)

Suara.com - Bank sentral Singapura pada Kamis (14/10/2021) memperketat kebijakan moneternya pertama kali dalam tiga tahun diduga akibat peningkatan biaya yang disebabkan oleh kendala pasokan dan pemulihan ekonomi global.

Singapura jadi negara ke-sekian yang mulai menarik kembali stimulus moneter era pandemi yang berat, karena ancaman inflasi lebih besar daripada risiko pertumbuhan yang ditimbulkan oleh Virus Corona.

Bank sentral yang mengatur kebijakan lewat pengaturan nilai tukar, mengumumkan akan menaikkan kemiringan pita kebijakan mata uangnya, dari nol persen sebelumnya.

Pakar ekonomi, Irvin Seah mengomentari hal ini sebagai imbal hasil dari pertumbuhan dan inflasi yang muncul dari situasi resesi.

"Ini adalah kalibrasi ulang agar sejalan dengan fundamental ekonomi dan saya tidak memperkirakan pengetatan lebih lanjut kecuali kita melihat risiko kenaikan dalam pertumbuhan dan inflasi," katanya.

Singapura berhasil pulih dari resesi tahun lalu yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 dan kini membuka kembali perbatasannya dengan 84 persen populasinya divaksinasi penuh terhadap virus tersebut. 

Hanya dua lembaga keuangan, termasuk DBS, yang memperkirakan pengetatan, dengan 11 lainnya memperkirakan Otoritas Moneter Singapura (MAS) akan tetap bertahan, dalam jajak pendapat Reuters.

Alih-alih menggunakan suku bunga, MAS mengelola kebijakan moneter dengan membiarkan dolar Singapura naik atau turun terhadap mata uang mitra dagang utamanya dalam kisaran yang dirahasiakan.

MAS menyesuaikan kebijakannya melalui tiga tuas: kemiringan, titik tengah, dan lebar pita kebijakan, yang dikenal sebagai Nominal Effective Exchange Rate (Nilai Tukar Efektif Nominal) atau S$NEER.

baca juga

Bank sentral Singapura memperkirakan, pertumbuhan ekonomi akan mencapai nilai potensial pada tahun depan, namun tetap bergantung pada perkembangan wabah COVID-19.

Inflasi diperkirakan akan naik menjadi 1-2 persen tahun depan, dan hampir 2,0 persen dalam jangka menengah.

Meningkatkan kemiringan pita kebijakan secara efektif meningkatkan nilai dolar lokal dalam ekonomi yang bergantung pada perdagangan Singapura, secara teori membuat impor lebih murah dan ekspor lebih mahal.

Pembuat kebijakan di seluruh dunia semakin khawatir tentang dampak melonjaknya biaya bahan atau material, didorong oleh kemacetan rantai pasokan dan ketika ekonomi dibuka kembali dari penguncian Virus Corona.

Pada ahun 2021 MAS memperkirakan inflasi inti mendekati ujung atas kisaran perkiraan 0-1 persen. Pengukur harga utama naik dengan laju tercepat dalam lebih dari dua tahun pada Agustus.

Sementara, per hari ini Dolar Singapura melonjak sekitar 0,3 persen setelah pengumuman kebijakan ke level tertinggi tiga minggu di 1,3475 dolar Singapura per dolar AS, sebelum turun sedikit ke 1,3490 dolar Singapura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Minta Maaf Anggota Polisi Lakukan Intimidasi kepada Dua Jurnalis

Polri Minta Maaf Anggota Polisi Lakukan Intimidasi kepada Dua Jurnalis

Depok | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Bupati Pamekasan Sebut Masyarakat Mulai Sadar, Tak Ada Paksaan Vaksinasi Covid-19

Bupati Pamekasan Sebut Masyarakat Mulai Sadar, Tak Ada Paksaan Vaksinasi Covid-19

Jatim | Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:23 WIB

Positif Corona Melandai, 86.974 Orang Warga Sumbar Sembuh dari Covid-19

Positif Corona Melandai, 86.974 Orang Warga Sumbar Sembuh dari Covid-19

Sumbar | Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:10 WIB

Belasan Anjing Dibunuh di Australia, Picu Kemarahan Masyarakat Internasional

Belasan Anjing Dibunuh di Australia, Picu Kemarahan Masyarakat Internasional

Batam | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:27 WIB

Kasus COVID-19 di Korea Selatan Naik Lagi, Gara-gara Varian Delta?

Kasus COVID-19 di Korea Selatan Naik Lagi, Gara-gara Varian Delta?

Health | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:26 WIB

Berani Langgar Prokes Covid-19, Wisman di Bali Bisa Dideportasi, Ini Penjelasan Cok Ace

Berani Langgar Prokes Covid-19, Wisman di Bali Bisa Dideportasi, Ini Penjelasan Cok Ace

Bali | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:06 WIB

Terkini

Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM

Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:08 WIB

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:56 WIB

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, CEO Danantara Minta Penyaluran Kredit Tetap Terjaga

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, CEO Danantara Minta Penyaluran Kredit Tetap Terjaga

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:55 WIB

Serangan Siber Menggila! RI Digempur 280 Ribu Serangan DDoS, Sektor Ini jadi Incaran

Serangan Siber Menggila! RI Digempur 280 Ribu Serangan DDoS, Sektor Ini jadi Incaran

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:47 WIB

Usai Hotel Sultan, Lapangan Golf Ottolima di Senayan Diminta Dievaluasi

Usai Hotel Sultan, Lapangan Golf Ottolima di Senayan Diminta Dievaluasi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:38 WIB

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB