Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

100 Tahun Pendidikan Pelayaran Makassar Berkontribusi Melahirkan SDM Pelaut

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 07:27 WIB
100 Tahun Pendidikan Pelayaran Makassar Berkontribusi Melahirkan SDM Pelaut
Pelayaran Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar.

Suara.com - Dengan usia 100 tahun, pendidikan pelayaran Makassar  yang saat ini bernama Pelayaran Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar telah berkontribusi melahirkan sumber daya manusia (SDM) pelaut yang andal sehingga dapat memajukan bidang transportasi laut dan logistik di Tanah Air.

Sebuah rangkaian perayaan Satu Abad PIP Makassar yang sederhana namum hikmat dan penuh dengan makna digelar pada Rabu, 13 Oktober 2021, ini sekaligus dengan Dies Natalies 100 Tahun PIP Makassar.

Mulai dari upacara, Ikrar oleh alumni seluruh sekolah pelayaran, prosesi pelepasan burung merpati, Penyerahan Sertifikat Rekor Muri sebagai Sekolah Pelayaran Tertua di Indonesia, penyerahan Lisensi Penambahan Ruang Lingkup LSP PIP Makassar dari Ketua BNSP hingga tidak kalah menariknya On Board Talk Show yang dilakukan di atas kapal latih PIP Makassar yang menghadirkan sejumlah pembicara dari kalangan pakar transportasi laut.

Dalam sambutannya Sekertaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono mengucapan selamat kepada PIP Makassar yang telah melaksanakan pendidikan pelaut di Indonesia yang saat ini merupakan revitalisasi Satu Abad Pendidikan Pelayaran di Indonesia.

"Sejarah mencatat bahwa pelaut Indonesia adalah pelaut tangguh yang telah mencapai berbagai belahan dunia. Mulai dari sejarah Majapahit, Sriwijaya, hingga Samudra Pasai adalah bukti jika pelaut Indonesia adalah pelaut yang luar biasa. Karena para Taruna dan Taruni yang ada di Perguruan Tinggi Kemenhub harus bisa mempertahankan hal tersebut," kata Djoko ditulis Jumat (15/10/2021).

Untuk itu, tambahnya, dalam rangka memperingati 100 Tahun PIP Makassar, ini menjadi satu tonggak sejarah untuk membangkitkan jayaan Indonesia, khususnya sebagai Poros Maritin dunia.

Sedangkan dalam diskusi yang dilaksanakan secara virtual, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Capt. A. Arif Priadi, menyampaikan bahwa PIP Makassar sebagai perguruan tinggi pelayaran tertua telah memiliki sejarah panjang dan berkontribusi luar biasa dalam membangun pelayaran Indonesia. 

"Kita ketahui bersama bahwa sektor transportasi laut dan sektor logistik di Tanah Air tidak bisa dipisahkan dengan pemenuhan SDM transportasi yang selama ini menjadi perhatian dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui BPSDMP. Salah satunya adalah yang selama ini telah dilahirkan oleh PIP Makassar," katanya.

Capt Arif juga mengatakan berdasarkan data yang ada pada tahun 2020 lalu PIP Makassar telah melahirkan sekitar 13.552 perwira pelayar dari tiga program studi yaitu Nautika, Tehnika, Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan (KALK) serta diklat norformal penjenjangan dan sertifikat pelaut yang telah dikeluarkan sekitar 58 ribu untuk pengawakan pelaut.

baca juga

Dan ini akan terus ditingkatkan sesuai arah dari Presiden bapak Joko Widodo untuk meningkatkan SDM yang unggul.

"Tidak hanya itu, kami juga akan berupaya memenuhi standar nasional sehingga SDM oleh pendidikan tinggi di BPSDMP, khususnya matra laut yang dihasilkan dapat terserap secara maksimal oleh industri untuk jenis pekerjaan seperti Mualim, Juru Motor dan ABK. Selain itu, itu sarana dan prasarana pendukung juga akan terus ditingkatkan termasuk di dalamnya Diklat, tenaga pengajar, kurikulum dan juga tidak kalah pentingnya adalah sertifikasi," kata Capt Arif. 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbud Ristek, Wikan Sakarinto yang hadir pada On Board Talk Show mengatakan keberadaan PIP Makassar dalam menciptkan SDM sudah tidak diragukan lagi, sebab dengan usianya yang sudah 100 Tahun hasil didikannya telah diserap dan berkerja membangun dunia transportasi sehingga dapat memperkuat sektor logistik di Tanah Air.

Dirinya sangat berharap PIP Makassar terus melahirkan SDM unggul tidak hanya hard skill dan soft skill namun juga leadership dan karakter baik.

"Saat ini kita akan mencoba menggeser paradigman pendidikan vokasi di Tanah Air yang tidak hanya menghasilkan tenaga hard skill semata namun harus dapat menghasilkan calon pemimpin, calon entrepreneurship. Untuk ini kami akan mendorong agar pendidikan vokasi bisa link and match dengan industri dan stakeholder," katanya.

Sebelumnya, pada upacara yang dilaksanakan di Kampus Utama PIP Makassar, Direktur PIP Makassar, Capt. Sukirno mengatakan siap dan berkomitmen menjadi pendidikan tinggi pelayaran di Indonesia yang bisa menghasilkan SDM transportasi laut yang unggul dan ikut berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PIP Semarang Berikan Beasiswa ke 114 Taruna

PIP Semarang Berikan Beasiswa ke 114 Taruna

Bisnis | Selasa, 05 Oktober 2021 | 15:43 WIB

PIP Makassar yang Akan Genap 100 Tahun Komitmen Cetak Pelaut Prima

PIP Makassar yang Akan Genap 100 Tahun Komitmen Cetak Pelaut Prima

Bisnis | Selasa, 05 Oktober 2021 | 15:36 WIB

Menteri Perhubungan Lantik 218 Taruna PIP Makassar Menjadi Perwira Transportasi

Menteri Perhubungan Lantik 218 Taruna PIP Makassar Menjadi Perwira Transportasi

Bisnis | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 11:08 WIB

Terkini

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

×