Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Produksi Padi 3 Bulan ke Depan Naik 5,8% Dibanding Tahun Lalu

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:31 WIB
Produksi Padi 3 Bulan ke Depan Naik 5,8% Dibanding Tahun Lalu
Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok: Kementan)

Suara.com - Potensi kenaikan produksi padi pada sisa waktu 3 bulan ke depan diperkirakan terjadi pada 0,1 juta hektare atau 5,8 persen, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Perkiraan angka sementara ini dihitung melalui proses penghitungan produksi beras, diantaranya dengan menggunakan metode kerangka sampel area (KSA), metode ubinan dan konvensi gabah menjadi beras untuk pangan penduduk.

"Potensi luas panen pada Oktober sampai Desember 2021 mencapai 1,75 juta, meningkat 0,1 juta hektare atau 5,8 persen kalau dibandingkan tahun lalu. Sehingga dengan demikian, angka sementara kita menghitung luas panen padi pada 2021 ini sebesar 10,52 juta hektare," ujar Kepala BPS, Margo Yuwono, dalam Berita Resmi BPS, Jumat (15/10/2021).

Masih berdasarkan hitungannya, Margo mengungkapkan bahwa produksi padi pada Januari sampai September 2021 mencapai 45,61 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat 65,39 ribu ton atau naik sekitar 0,14 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. Sejalan dengan angka di atas, produktivitas padi tahun ini meningkat 52,56 kuintal perhetare jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 51,28 kuintal perhektare.

"Adapun hitungan produksi padi pada Oktober-Desember yang akan datang diperkirakan mencapai 9,66 juta ton GKG, sehingga kalau kita hitung angka produksi padi Januari sampai Desember diperkirakan mencapai 55,27 juta ton GKG, meningkat 600,42 ribu ton atau naik sebesar 1,14 persen," katanya.

Sementara untuk hitungan produksi beras nasional pada tahun 2021, diperkirakan mencapai 31,69 juta ton, meningkat 351,71 ribu ton atau naik sebesar 1,12 persen jika dibandingkan tahun 2020.

"Produksi padi tahun ini, tertinggi ada di Jawa timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan. Meskipun rata-rata panen raya bergeser, yang tadinya Maret menjadi April," katanya.

Meski demikian Margo menambahkan, realisasi luas panen padi di sepanjang Januari sampai September 2021 mencapai 8,77 juta hektare, turun 237,65 ribu hektare atau secara presentase turun 2,64 persen kalau dibandingkan kondisi pada tahun 2020, dimana luas panen padi saat itu mencapai 9,01 juta hektare.

"Proses penghitungan produksi beras dilakukan melalui verifikasi luas lahan berdasarkan kolaborasi bersama Kementan, BIG dan Kementerian ATR, dimana total luasan pada tahun 2019 mencapai 7,46 juta hektare," katanya.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri menyampaikan bahwa peningkatan produktivitas ini tidak terlepas dari upaya semua pihak, termasuk jajaran pemerintah yang terus mengembangkan benih unggul serta memanfaatkan kecanggihan teknologi mekanisasi dalam melakukan produksi.

"Kita juga memfasilitasi petani dengan berbagai bantuan lain seperti pupuk, alsintan dan layanan KUR (Kredit Usaha Rakyat) pertanian. Kita berharap momentum ini dapat kita jaga dengan baik," turupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Bank Indonesia: Sektor Pertanian Meningkat di Saat Sektor Lainya Menurun

Survei Bank Indonesia: Sektor Pertanian Meningkat di Saat Sektor Lainya Menurun

Bisnis | Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:31 WIB

Dukung Petani Perempuan, Kementan Raih Penghargaan APE 2020

Dukung Petani Perempuan, Kementan Raih Penghargaan APE 2020

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:51 WIB

Atas Kinerjanya, Ditjen PSP Raih 2 Kategori Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Kementan

Atas Kinerjanya, Ditjen PSP Raih 2 Kategori Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Kementan

Bisnis | Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:09 WIB

Manfaatkan Irigasi Perpompaan, Nilai Tambah Petani di Kabupaten Barru Meningkat

Manfaatkan Irigasi Perpompaan, Nilai Tambah Petani di Kabupaten Barru Meningkat

Bisnis | Senin, 11 Oktober 2021 | 20:57 WIB

Mentan SYL Tekankan Pentingnya Data dan Informasi Publik

Mentan SYL Tekankan Pentingnya Data dan Informasi Publik

Bisnis | Senin, 11 Oktober 2021 | 20:50 WIB

Kementan Targetkan Ekspor Tiga Kali Lipat Produk Pertanian di 2024

Kementan Targetkan Ekspor Tiga Kali Lipat Produk Pertanian di 2024

Bisnis | Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:21 WIB

Terkini

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:53 WIB

Harga Solar Vivo Melonjak! Diesel Primus Kini Rp30.890 per Liter Mulai Mei 2026

Harga Solar Vivo Melonjak! Diesel Primus Kini Rp30.890 per Liter Mulai Mei 2026

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:33 WIB

SIG Bukukan Laba Rp80 Miliar pada Kuartal I 2026, Penjualan Semen Naik di Tengah Tekanan Industri

SIG Bukukan Laba Rp80 Miliar pada Kuartal I 2026, Penjualan Semen Naik di Tengah Tekanan Industri

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:37 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Mei 2026: Antam Melonjak, UBS Turun, Galeri24 Naik Tipis

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Mei 2026: Antam Melonjak, UBS Turun, Galeri24 Naik Tipis

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:27 WIB

Indef Nilai KUR Bunga 5 Persen Yang Dicanangkan Presiden Prabowo Efektif Bantu UMKM

Indef Nilai KUR Bunga 5 Persen Yang Dicanangkan Presiden Prabowo Efektif Bantu UMKM

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 08:05 WIB

Titah Sultan HB IX untuk Mbah Carik, Terbukti Jadi Rezeki Anak Cucu

Titah Sultan HB IX untuk Mbah Carik, Terbukti Jadi Rezeki Anak Cucu

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:26 WIB

Rencana KUR Bunga 5 Persen, Presiden Probowo Diingatkan Tak Salah Sasaran

Rencana KUR Bunga 5 Persen, Presiden Probowo Diingatkan Tak Salah Sasaran

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:05 WIB

Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja

Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:35 WIB

PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua

PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pidato di hadapan Buruh, Prabowo Janji Kucurkan KUR Bunga 5 Persen per Tahun

Pidato di hadapan Buruh, Prabowo Janji Kucurkan KUR Bunga 5 Persen per Tahun

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:31 WIB