Pemberdayaan Perempuan dalam Konstruksi Sanimas Citarum Harum

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 08:00 WIB
Pemberdayaan Perempuan dalam Konstruksi Sanimas Citarum Harum
Dok: Kementerian PUPR

Suara.com - Pelaksanaan konstruksi Sanimas Citarum Harum di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astana Anyar sudah dimulai sejak bulan Maret 2021. Pelaksanaan program ini merupakan bantuan dari KemenPUPR sebagai bentuk inisiatif untuk penyediaan prasarana dan sarana air limbah tanggap kebutuhan dengan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan perempuan di kelurahan ini berjalan dengan baik, terbukti dengan adanya kegiatan ibu rumah tangga yang bersedia membantu para pekerja dalam pengecoran IPAL dan pembuatan media filter dari bahan botol air mineral bekas.

Tidak sulit mengumpulkan para ibu untuk bersama-sama membantu tahap pembangunan ini.  Salah seorang Ibu yaitu Yoeshaeni mengaku bersyukur atas pekerjaan yang diterimanya.

"Alhamdulilah ada pekerjaan diajak mencari uang sangat cepat tanggap kan menambah pemasukan harian selain dari suami," ucapnya.

Dok: Kementerian PUPR
Dok: Kementerian PUPR

Yoeshaeni, yang merupakan Ketua RT 03 RW 05 Kelurahan Panjunan Kecamatan Astana Anyar  menjelaskan, juga bahwa para ibu rumah tangga di daerahnya memang sehari-harinya kebanyakan hanya ibu rumah tangga biasa tetapi ada beberapa yang mempunyai rutinitas mencari nafkah seperti berdagang di pasar, berdagang di rumah membuka warung kecil-kecilan dan sebagai buruh, jadi banyak juga yang mandiri tidak menangandalkan suami. Selain Yoeshaeni memang untuk posisi jabatan Ketua kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yaitu Idrus beliau juga selaku Ketua RW 05 kelurahan Panjunan.

Menurut Dinar Ardiany,Tenaga fasilitator Lapangan Pemberdayaan Masyarakat Pembangunan Sanimas Citarum Harum, ada kelebihan bagi perempuan untuk menempati peran sebagai bendahara di daerah dampingannya karena perempuan dianggap lebih teliti dan telaten serta jujur dalam hal keuangan dan pembukuan.

“Perempuan banyak dipercaya sebagai bendahara karena lebih cerewet apabila ada kekurangan dan teliti serta detail dalam hal keuangan”, jelas Dinar dalam kesepakatan rembug.

Dimotori oleh Yoeshaeni sebanyak 6 orang perempuan turun langsung dalam tahapan pengecoran IPAL sebagai pengoper ember semen serta membantu membuat hidangan ala kadarnya untuk mendukung kekompakan warga dalam mendukung pembangunan IPAL di lingkungannya.

Para ibu juga membantu membuatkan media filter dari bahan botol mineral bekas sebanyak 7 orang yang dimotori oleh Tuti Haryati. Untuk kebutuhan botol air mineral bekas yaitu mengumpulkan sebagian dan sebagian lagi membeli dari pengepul rongsok sekitar lingkungan dengan kebutuhan sekitar 1175 kg  dimana harga belinya Rp 7.000/kg. Sehingga beberapa pengumpul rongsok sekitar dapat diberdayakan dengan pembuatan media filter ini. Para ibu antusias mengerjakan merangkai dengan telaten karena ada upahnya per kg. Pendapatan satu orang bisa mencapai Rp 30.000- 40.000 per hari berbeda-beda tergantung  banyak sedikitnya yang dibuat oleh masing-masing.

Tidak ada kesulitan bagi para ibu untuk menjalankan tugas atau peranan membuat media filter karena bisa sambil mengurus anak. Ketika mereka berkumpul di halaman untuk merangkai, anak-anak mereka bisa sambil bermain bersama dan bisa sambil memasak dulu ketika jam istirahat sehingga tidak mengganggu peranan sebagai ibu rumah tangga, dengan pemanfaatan pemberdayaan sekaligus mendongkrak ekonomi warga. (pub.ibm)

baca juga

Muhammad Iqbal Perkasa
PPK Pembinaan Manajemen II Dit Sanitasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wujudkan Program Sejuta Rumah, PUPR Perkuat Basis Data PSR

Wujudkan Program Sejuta Rumah, PUPR Perkuat Basis Data PSR

Bisnis | Rabu, 04 Agustus 2021 | 18:19 WIB

Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi Lewat Penguatan Ekonomi Perempuan Kepala Keluarga

Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi Lewat Penguatan Ekonomi Perempuan Kepala Keluarga

Press Release | Selasa, 03 Agustus 2021 | 13:07 WIB

Sebanyak 7.089 Rumah di Bireuen akan Dapat Program BSPS, Masing-masing Rp20 Juta

Sebanyak 7.089 Rumah di Bireuen akan Dapat Program BSPS, Masing-masing Rp20 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Juli 2021 | 08:59 WIB

Mau Dicat, Petugas Kaget Temukan Ini di Jembatan Geulis Dayeuhkolot

Mau Dicat, Petugas Kaget Temukan Ini di Jembatan Geulis Dayeuhkolot

Jabar | Senin, 26 Juli 2021 | 15:03 WIB

Jembatan Sungai Citarum Retak

Jembatan Sungai Citarum Retak

Foto | Minggu, 25 Juli 2021 | 15:47 WIB

Twibbon Hari Anak Nasional 2021 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Twibbon Hari Anak Nasional 2021 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Sulsel | Jum'at, 23 Juli 2021 | 14:28 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×