Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Pemberdayaan Perempuan dalam Konstruksi Sanimas Citarum Harum

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 08:00 WIB
Pemberdayaan Perempuan dalam Konstruksi Sanimas Citarum Harum
Dok: Kementerian PUPR

Suara.com - Pelaksanaan konstruksi Sanimas Citarum Harum di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astana Anyar sudah dimulai sejak bulan Maret 2021. Pelaksanaan program ini merupakan bantuan dari KemenPUPR sebagai bentuk inisiatif untuk penyediaan prasarana dan sarana air limbah tanggap kebutuhan dengan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan perempuan di kelurahan ini berjalan dengan baik, terbukti dengan adanya kegiatan ibu rumah tangga yang bersedia membantu para pekerja dalam pengecoran IPAL dan pembuatan media filter dari bahan botol air mineral bekas.

Tidak sulit mengumpulkan para ibu untuk bersama-sama membantu tahap pembangunan ini.  Salah seorang Ibu yaitu Yoeshaeni mengaku bersyukur atas pekerjaan yang diterimanya.

"Alhamdulilah ada pekerjaan diajak mencari uang sangat cepat tanggap kan menambah pemasukan harian selain dari suami," ucapnya.

Dok: Kementerian PUPR
Dok: Kementerian PUPR

Yoeshaeni, yang merupakan Ketua RT 03 RW 05 Kelurahan Panjunan Kecamatan Astana Anyar  menjelaskan, juga bahwa para ibu rumah tangga di daerahnya memang sehari-harinya kebanyakan hanya ibu rumah tangga biasa tetapi ada beberapa yang mempunyai rutinitas mencari nafkah seperti berdagang di pasar, berdagang di rumah membuka warung kecil-kecilan dan sebagai buruh, jadi banyak juga yang mandiri tidak menangandalkan suami. Selain Yoeshaeni memang untuk posisi jabatan Ketua kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yaitu Idrus beliau juga selaku Ketua RW 05 kelurahan Panjunan.

Menurut Dinar Ardiany,Tenaga fasilitator Lapangan Pemberdayaan Masyarakat Pembangunan Sanimas Citarum Harum, ada kelebihan bagi perempuan untuk menempati peran sebagai bendahara di daerah dampingannya karena perempuan dianggap lebih teliti dan telaten serta jujur dalam hal keuangan dan pembukuan.

“Perempuan banyak dipercaya sebagai bendahara karena lebih cerewet apabila ada kekurangan dan teliti serta detail dalam hal keuangan”, jelas Dinar dalam kesepakatan rembug.

Dimotori oleh Yoeshaeni sebanyak 6 orang perempuan turun langsung dalam tahapan pengecoran IPAL sebagai pengoper ember semen serta membantu membuat hidangan ala kadarnya untuk mendukung kekompakan warga dalam mendukung pembangunan IPAL di lingkungannya.

Para ibu juga membantu membuatkan media filter dari bahan botol mineral bekas sebanyak 7 orang yang dimotori oleh Tuti Haryati. Untuk kebutuhan botol air mineral bekas yaitu mengumpulkan sebagian dan sebagian lagi membeli dari pengepul rongsok sekitar lingkungan dengan kebutuhan sekitar 1175 kg  dimana harga belinya Rp 7.000/kg. Sehingga beberapa pengumpul rongsok sekitar dapat diberdayakan dengan pembuatan media filter ini. Para ibu antusias mengerjakan merangkai dengan telaten karena ada upahnya per kg. Pendapatan satu orang bisa mencapai Rp 30.000- 40.000 per hari berbeda-beda tergantung  banyak sedikitnya yang dibuat oleh masing-masing.

Tidak ada kesulitan bagi para ibu untuk menjalankan tugas atau peranan membuat media filter karena bisa sambil mengurus anak. Ketika mereka berkumpul di halaman untuk merangkai, anak-anak mereka bisa sambil bermain bersama dan bisa sambil memasak dulu ketika jam istirahat sehingga tidak mengganggu peranan sebagai ibu rumah tangga, dengan pemanfaatan pemberdayaan sekaligus mendongkrak ekonomi warga. (pub.ibm)

Muhammad Iqbal Perkasa
PPK Pembinaan Manajemen II Dit Sanitasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wujudkan Program Sejuta Rumah, PUPR Perkuat Basis Data PSR

Wujudkan Program Sejuta Rumah, PUPR Perkuat Basis Data PSR

Bisnis | Rabu, 04 Agustus 2021 | 18:19 WIB

Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi Lewat Penguatan Ekonomi Perempuan Kepala Keluarga

Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi Lewat Penguatan Ekonomi Perempuan Kepala Keluarga

Press Release | Selasa, 03 Agustus 2021 | 13:07 WIB

Sebanyak 7.089 Rumah di Bireuen akan Dapat Program BSPS, Masing-masing Rp20 Juta

Sebanyak 7.089 Rumah di Bireuen akan Dapat Program BSPS, Masing-masing Rp20 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Juli 2021 | 08:59 WIB

Mau Dicat, Petugas Kaget Temukan Ini di Jembatan Geulis Dayeuhkolot

Mau Dicat, Petugas Kaget Temukan Ini di Jembatan Geulis Dayeuhkolot

Jabar | Senin, 26 Juli 2021 | 15:03 WIB

Jembatan Sungai Citarum Retak

Jembatan Sungai Citarum Retak

Foto | Minggu, 25 Juli 2021 | 15:47 WIB

Twibbon Hari Anak Nasional 2021 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Twibbon Hari Anak Nasional 2021 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Sulsel | Jum'at, 23 Juli 2021 | 14:28 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB