Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Produk Berbasis Sampah di TPS 3R Baraya Runtah

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 08:00 WIB
Produk Berbasis Sampah di TPS 3R Baraya Runtah
Dok: Kementerian PUPR

Suara.com - Berdasarkan data tahun 2020, timbulan sampah yang dihasilkan di Desa Sukaluyu, Kecamatan Teluk Jambe Timur  sebesar 804,91 kilogram/hari. Jumlah sampah tersebut akan terus meningkat seiring dengan pertambahan penduduk. Apabila diabaikan sampai jangka waktu tertentu, hal tersebut berpotensi mengakibatkan semakin menipisnya lahan TPA. Oleh karena itu diperlukan pengolahan sampah agar jumlah residu yang dibawa ke TPA berkurang.

Papan Partisi Terbuat dari Sampah. (Dok: Kementerian PUPR)
Papan Partisi Terbuat dari Sampah. (Dok: Kementerian PUPR)

Komposisi sampah yang paling banyak ditemukan di Indonesia yaitu sampah organik (sisa makanan, kayu, ranting, daun) dan sampah plastik. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos. Sementara sampah plastik yang sulit terurai, dapat diolah melalui proses daur ulang menjadi produk yang lebih bermanfaat bahkan bernilai ekonomis. Dua jenis pengolahan sampah tersebut sudah diterapkan di TPS 3R Baraya Runtah, Desa Sukaluyu, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang. Di TPS 3R tersebut tidak hanya mengolah sampah organik namun juga sampah anorganik dengan cakupan layanan sebanyak 2500 KK. Dengan adanya pengolahan sampah di TPS 3R Baraya Runtah, jumlah residu yang dibawa ke TPA berkurang menjadi 35%.

Proses Pematangan Kompos dari Sampah Organik. (Dok: Kementerian PUPR)
Proses Pematangan Kompos dari Sampah Organik. (Dok: Kementerian PUPR)

Pengolahan sampah organik di TPS 3R Baraya Runtah dilakukan melalui proses komposting. Kompos yang dihasilkan sebesar 2,5 ton/bulan atau sekitar 40% dari total sampah. Kompos tersebut nantinya akan dibagikan kepada warga. Sedangkan sampah anorganik, khususnya plastik, diolah menggunakan mesin pencacah, mesin press (panas), dan mesin press (dingin) untuk menjadi produk ekonomis. TPS 3R Baraya Runtah telah menghasilkan produk dari sampah plastik yaitu berupa pembatas parkir mobil dan papan partisi.

Hasil Pencacahan Sampah Plastik. (Dok: Kementerian PUPR)
Hasil Pencacahan Sampah Plastik. (Dok: Kementerian PUPR)

“Saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang memesan produk-produk berbasis sampah plastik, salah satunya papan partisi. Untuk membuat papan partisi berukuran 1 x 1 m dibutuhkan 10 kg sampah plastik. Dalam 1 hari kami dapat memproduksi 20 lembar papan partisi. Selain papan partisi, kami juga sudah memproduksi pembatas parkir mobil. Harapannya nantinya tidak ada lagi pembatas parkir mobil beton, bisa menggunakan produk ini”, tutur Hendro Wibowo, Pelopor KSM Baraya Runtah.

Rencana Tempat Budidaya Maggot BSF. (Dok: Kementerian PUPR)
Rencana Tempat Budidaya Maggot BSF. (Dok: Kementerian PUPR)

Proses pengolahan sampah di TPS 3R Baraya Runtah juga mendapatkan dukungan dari PT. Nestle. Bantuan yang didapatkan berupa becak motor, mesin ayak kompos, hot and cool press machine, converyor belt, hanggar, shredder, mesin press hidrolik, hanggar gallery, hanggar pilah, dan perbaikan infrastruktur pendukung. Selain dari segi pengolahan sampah, TPS 3R Baraya Runtah juga memiliki keunikan tersendiri. Hal ini dikarenakan selain menyediakan area pengolahan sampah, TPS 3R Baraya Runtah juga menyediakan area edukasi. Area tersebut juga dilengkapi dengan taman sehingga keberadaan TPS 3R tidak lagi menimbulkan perspektif negatif dari masyarakat.

Ecobrick yang Dihasilkan di TPS 3R Baraya Runtah. (Dok: Kementerian PUPR)
Ecobrick yang Dihasilkan di TPS 3R Baraya Runtah. (Dok: Kementerian PUPR)

Selain pengolahan sampah di TPS 3R, peran masyarakat dalam mengurangi jumlah sampah di sumber juga sangat diperlukan untuk meminimasi sampah yang dihasilkan. Harapannya pemerintah dan masyarakat dapat bersinergi dalam upaya meminimalisasi jumlah sampah yang ada. (pub.ibm)

Prasasti Peresmian TPS 3R oleh Bupati Karawang. (Dok: Kementerian PUPR)
Prasasti Peresmian TPS 3R oleh Bupati Karawang. (Dok: Kementerian PUPR)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Cara Membersihkan Sampah di Laptop dengan Mudah

4 Cara Membersihkan Sampah di Laptop dengan Mudah

Tekno | Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:54 WIB

Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah Pungut Sampah Plastik Lalu Bikin Paving Block

Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah Pungut Sampah Plastik Lalu Bikin Paving Block

Sulsel | Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:32 WIB

Mengerikan! Begini Penampakan Tumpukan Sampah di Bendungan Sengguruh Kabupaten Malang

Mengerikan! Begini Penampakan Tumpukan Sampah di Bendungan Sengguruh Kabupaten Malang

Malang | Senin, 11 Oktober 2021 | 15:48 WIB

Embusan Angin Kencang, Hujan Sampah Plastik Gegerkan Warga Nipah-nipah

Embusan Angin Kencang, Hujan Sampah Plastik Gegerkan Warga Nipah-nipah

Sulsel | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 12:55 WIB

Mayora, Wings, Unilever hingga Marimas jadi Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di Laut

Mayora, Wings, Unilever hingga Marimas jadi Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di Laut

News | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 17:40 WIB

Miris! Pesisir Pantai Talango Madura Ini 'Dihiasi' Tumpukan Sampah

Miris! Pesisir Pantai Talango Madura Ini 'Dihiasi' Tumpukan Sampah

Jatim | Selasa, 05 Oktober 2021 | 20:04 WIB

Terkini

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:56 WIB

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:46 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

×