IPTV Akuisisi Cameo Project, Pelopor Content Creator di Youtube

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:17 WIB
IPTV Akuisisi Cameo Project, Pelopor Content Creator di Youtube
Ilustrasi televisi [shutterstock]

Suara.com - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) telah menyetujui untuk mengakuisisi Cameo Project sebesar 57%. Langkah tersebut dilakukan oleh Perseroan sebagai komitmen berkelanjutan Perseroan untuk dapat secara konsisten meningkatkan berbagai penawaran variasi konten digital yang berkembang pesat, terutama konten yang dikhususkan untuk platform OTT, Vision+.

Cameo Project akan memperluas dan melengkapi keanekaragaman konten milik grup melalui original production untuk Vision+, 13 inhouse channels berbayar yang ekslusif bagi para pelanggan grup IPTV dan aktivitas media sosial.

Vision+ telah menghasilkan 14 judul sukses seperti "Twisted", “Sumber Rezeki”, “Joe & Robot Kopi”, dan “Dunia Maya” yang baru saja memenangkan sebuah penghargaan di Asian Academy Film Awards sebagai Serial Drama Terbaik.

"Kami sangat senang dapat bekerja dengan lebih strategis bersama Cameo Project, mereka memiliki banyak pengalaman dalam mempelopori berbagai konten digital dan juga terlibat dalam berbagai proyek penting dengan klien terkemuka. Dengan memperluas hubungan komersial kami dalam bentuk investasi saham, hal ini memungkinkan kami untuk bekerja lebih dekat dengan tim Cameo dalam memenuhi kebutuhan pemirsa OTT dan pola konsumsi media kami dengan lebih baik," kata Direktur Utama PT MNC Vision Networks Tbk, Ade Tjendra dalam keterangannya ditulis Selasa (19/10/2021).

"Suatu kehormatan besar bagi kami, Cameo Productions dan Cameo Project untuk dapat menjadi bagian dari PT MNC Vision Network Tbk. Bersama-sama kami akan menyinergikan kemampuan, network, dan produksi kami dalam mencapai visi kami bersama dalam menciptakan konten yang hebat dan memberikan dampak kepada masyarakat yang menyeluruh melalui saluran distribusi Perseroan yang luas," kata Pendiri Cameo Project Martin Anugrah.

Konten yang diproduksi oleh Vision Pictures dan Cameo Project akan didistribusikan kembali melalui Migo. Di Migo, IPTV memiliki saham yang signifikan di dalamnya.

Migo Indonesia adalah perusahaan operasional Migo di Indonesia, sebuah platform distribusi konten global disruptif yang yang didukung oleh Temasek, Co-Founder YouTube, VC blue chip, dan tokoh penting dalam industri utama lainnya.

Teknologi eksklusifnya membawa bagian terbaik dari internet ke toko mitra dengan harga yang terjangkau, memperluas distribusi konten secara masif untuk pasar yang menyeluruh di negara berkembang.

Saat ini Vision+ merupakan OTT SVOD yang mengalami pertumbuhan terpesat di pasar, dengan memiliki 50,3 juta MAU dan lebih dari 2 juta pelanggan berbayar.

Vision+ menawarkan beragam pilihan konten lokal paling menyeluruh melalui TV linear dengan fitur catch-up, pustaka konten terbaik dan berbagai original production eksklusif yang diproduksi oleh Vision Pictures.

Sejak bergabungnya IPTV ke dalam Migo pada bulan Mei, MAU Migo telah mengalami pertumbuhan sebesar 40% setiap bulannya dan adapun dari segi pendapatan kotor terus mengalami peningkatan sebesar 47% di setiap bulan. Hal ini menunjukkan dominasi konten IPTV di pasar.

Didirikan oleh Martin Anugrah dan Andry Ganda pada tahun 2008, Cameo Project adalah content creator YouTube yang terkemuka di industri, berfokus pada produksi konten video multi-genre, seperti komedi, kids, musik, dan juga memiliki portofolio manajemen bakat berisi artis - artis digital (selebgram, content creator).

Channel Cameo Project di YouTube telah menghasilkan lebih dari 1,1 juta subscribers dengan lebih dari 175 juta views, dengan rata-rata 200.000 views per hari. Selain itu, Martin Anugrah bersama Cameo Project mewakili Indonesia dalam acara YouTube Creators for Change Summit 2018 di London.

Cameo Project telah bekerja sama dengan banyak klien terkemuka seperti DANA, Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO), Grab, hingga kepolisian (POLRI).

Cameo Project memiliki berbagai pengalaman dan keahlian yang mumpuni di bidangnya dan dilengkapi dengan berbagai genre konten yang mereka hasilkan, sangat cocok dengan profil konten milik Perseroan, dan diharapkan akan terus memperluas pilihan konten Perseroan sebagai upaya untuk mendapatkan pelanggan di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IPTV Rekrut Roy Debashis Sebagai COO Vision+

IPTV Rekrut Roy Debashis Sebagai COO Vision+

Bisnis | Senin, 30 Agustus 2021 | 10:01 WIB

Laba Bersih IPTV Naik 31 Persen Jadi Rp 164 Miliar di Semester I 2021

Laba Bersih IPTV Naik 31 Persen Jadi Rp 164 Miliar di Semester I 2021

Bisnis | Kamis, 12 Agustus 2021 | 11:58 WIB

IPTV Angkat Henry Wijadi Jadi Direktur Perseroan

IPTV Angkat Henry Wijadi Jadi Direktur Perseroan

Bisnis | Kamis, 29 Juli 2021 | 08:10 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB