Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Indonesia dan Malaysia Sepakat Berjuang Bersama Lawan Kampanye Hitam Komoditas Sawit

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 24 Oktober 2021 | 07:31 WIB
Indonesia dan Malaysia Sepakat Berjuang Bersama Lawan Kampanye Hitam Komoditas Sawit
ILUSTRASI: ejumlah truk bermuatan kelapa sawit menunggu antrean bongkar muat di salahsatu perusahaan pengolahan sawit di Desa Rantau Sakti, Rokan Hulu, Riau, Selasa (16/9). [Antara/Wahyu Putro A]

Suara.com - Pemerintah Indonesia dan Malaysia sepakat untuk terus melakukan perlawanan terhadap kampanye hitam atas komoditas sawit. Sebagai produsen crude palm oil/CPO dunia Indonesia dan Malaysia merasa dirugikan atas kampanye hitam tersebut.

Apalagi saat ini harga minyak sawit dunia sedang naik-naiknya sehingga kampanye hitam tersebut dikhawatirkan berdampak pada kinerja ekonomi kedua negara tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Deputi Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud dalam pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi atau Senior Officials Meeting (SOM) ke-22 Dewan Negara-negara Produsen Sawit atau Council Palm Oil Producing Countries (CPOPC).

"CPOPC perlu memberikan perhatian serius dan merumuskan strategi yang lebih efektif bagi negara-negara produsen minyak sawit untuk menjawab tantangan tersebut," katanya dalam keterangan persnya, Minggu (24/10/2021).

Dia mengaku prihatin dengan kampanye hitam terhadap sawit yang kian masif dengan dikeluarkannya berbagai kebijakan dan regulasi yang menghambat produksi dan perdagangan minyak sawit khususnya di Uni Eropa.

Karena itu, dia menyambut baik kemajuan yang dibuat oleh Komite Ilmiah karena studi dan penelitian berbasis sains harus lebih dipromosikan dalam melawan kampanye negatif terhadap minyak sawit berkelanjutan.

Lebih lanjut, dia mengatakan saat ini tren harga sawit positif, sejalan dengan pertumbuhan permintaan minyak sawit dan tren kenaikan minyak sawit secara umum. Namun, negara produsen mengantisipasi kemungkinan siklus harga CPO melalui peningkatan konsumsi domestik sebagai bagian dari alat manajemen permintaan.

"Pengelolaan harga minyak sawit berkelanjutan dapat dicapai dengan penerapan program biodiesel," terangnya.

Semenatara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia YBhg. Datuk Ravi Muthayah juga menyambut baik kenaikan harga minyak sawit mentah sejak Juni 2020. Namun, dia juga prihatin dengan serangan terhadap sawit tidak pernah surut.

baca juga

Berkaitan dengan itu, Ravi Muthayah meminta CPOPC untuk melipatgandakan upaya dalam memberikan narasi yang lebih kuat untuk memerangi kampanye negatif.

Menurutnya, negara-negara penghasil minyak sawit tidak boleh berpuas diri dan lengah dengan kompetitor, dan harus menjunjung tinggi keberlanjutan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Dia juga sepakat Musdhalifah bahwa perlu penelitian yang ofensif untuk membandingkan minyak sawit dengan minyak nabati lainnya.

Datuk Ravi secara khusus menyatakan dukungan kuat negaranya untuk adopsi Kerangka Kerja Global dari Prinsip untuk Minyak Sawit Berkelanjutan sebagai prinsip panduan bagi negara-negara penghasil minyak sawit yang masuk menjadi anggota dan sebagai contoh untuk tanaman minyak nabati lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor Ampas Sawit Asal Sumut ke Pasar Internasional Meningkat

Ekspor Ampas Sawit Asal Sumut ke Pasar Internasional Meningkat

Sumut | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:55 WIB

Kasus Bupati Kuantan Singingi, KPK Sita Catatan Keuangan dari 3 Lokasi di Pekanbaru

Kasus Bupati Kuantan Singingi, KPK Sita Catatan Keuangan dari 3 Lokasi di Pekanbaru

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 18:38 WIB

Harga Sawit Meroket, Petani di Riau Keluhkan Kenaikan Harga Pupuk

Harga Sawit Meroket, Petani di Riau Keluhkan Kenaikan Harga Pupuk

Riau | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 15:03 WIB

Presiden Jokowi: Hilirisasi dan Industrialisasi Kelapa Sawit Penting

Presiden Jokowi: Hilirisasi dan Industrialisasi Kelapa Sawit Penting

Kalbar | Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:51 WIB

Jokowi dan Para Menteri Dapat Batik yang Dibuat dari Bahan Baku Sawit

Jokowi dan Para Menteri Dapat Batik yang Dibuat dari Bahan Baku Sawit

Bisnis | Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:33 WIB

Resmikan Pabrik Biodiesel, Jokowi Sebut Pentingnya Hilirisasi-Industrialisasi Kelapa Sawit

Resmikan Pabrik Biodiesel, Jokowi Sebut Pentingnya Hilirisasi-Industrialisasi Kelapa Sawit

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:06 WIB

Kabar Gembira! Harga Sawit Riau Naik Lagi, Tembus Rp 3.114 per Kg

Kabar Gembira! Harga Sawit Riau Naik Lagi, Tembus Rp 3.114 per Kg

Riau | Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:36 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×