Jokowi dan Para Menteri Dapat Batik yang Dibuat dari Bahan Baku Sawit

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:33 WIB
Jokowi dan Para Menteri Dapat Batik yang Dibuat dari Bahan Baku Sawit
Ilustrasi batik tulis (Dok. Garuda Kencana Batik)

Suara.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyerahkan batik Sawit Nusantara yang merupakan hasil kolaborasi lintas generasi kepada Presiden Joko Widodo dan wakil Presiden Maruf Amin.

Selain Presiden dan wapres, GAPKI menyerahkan 55 Batik Sawit Nusantara untuk para menteri di jajaran Kabinet Jokowi-Maruf.

Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Togar Sitanggang mengatakan, Batik Sawit Nusantara dikerjakan dengan menggunakan fraksi padat turunan minyak kelapa sawit yang disebut palm wax sebagai malam batik. Produk ini merupakan hasil riset GAPKI bekerja sama dengan OR PPT- BRIN.

Selain berbahan baku palm wax, desain Batik Nusantara sarat dengan pesan penting tentang manfaat kelapa sawit.

“Pembuatan Batik Sawit Nusantara dilandasi pemikiran bahwa sawit sebagai salah satu kekayaan alam Indonesia, harus terus didengungkan manfaatnya. Disisi lain, ada pesan hilirisasi di dalamnya,” kata Togar Sitanggang dalam keterangan persnya, Kamis (21/10/2021).

Hilirisasi sawit merupakan Pesan Presiden Jokowi agar peran industri sawit dapat terus ditingkatkan serta mampu mendorong industri lain ikut berkembang.

Karena sarat makna, Togar Sitanggang berharap, batik Sawit Nusantara dapat menjadi inspirasi bagi Jokowi dan jajaran kabinetnya untuk memperkenalkan sawit Indonesia dalam berbagai forum.

Togar Sitanggang, yang juga penggagas ide batik Sawit Nusantara mengatakan, Batik Sawit Nusantara dikerjakan oleh tim perancang lintas generasi.
Riset palm wax dikerjakan Indra Budi Susetyo seorang profesional peneliti di OR PPT- BRIN dan teknik membatik dikerjakan oleh pembatik berpengalaman Wirasno.

Sementara desain batik dikerjakan Herdiyanto dan Syihan Rama Santosa. Kedua desainer ini merupakan milenial berpengalaman yang melahirkan banyak karya di industri kreatif.

baca juga

Menurut Herdiyanto yang bertindak sebagai brand designer, batik bermotif Ciptadira yang diberikan kepada Presiden Jokowi melambangkan gabungan kreasi dan makna kebijakan didalamnya.

“Dira juga punya makna lain yakni singkatan dari Indonesia Raya. Pemilihan nama Ciptadira jadi simbol harapan sebuah kebijaksanaan dalam menjaga kepercayaan dan kemuliaan yang diamanatkan pada para pemimpin,” kata Anto sapaan akrab Herdiyanto.

Syhan Rama Santosa yang mendesain motif Panca Jagat untuk Wapres Ma’ruf Amin mengatakan, batik tersebut memiliki makna empat elemen dasar yakni air, udara, tanah dan api. Motif ini mengandung makna alam semesta atau Sang Hyang Agung. Itu berarti, jika alam bersuka cita, maka manusia pun ikut merasakan kebaikannya.

“Gambar kujang dan tanduk rusa di motif Panca jagat melambangkan ide sarat makna. Ini berawal dari Bogor, kota pertama kelapa sawit ditanam di Indonesia,” jelas Syhan Rama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmikan Pabrik Biodiesel, Jokowi Sebut Pentingnya Hilirisasi-Industrialisasi Kelapa Sawit

Resmikan Pabrik Biodiesel, Jokowi Sebut Pentingnya Hilirisasi-Industrialisasi Kelapa Sawit

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:06 WIB

Jadi Sorotan Terkait Klaim Batik, Miss World Malaysia Akhirnya Minta Maaf

Jadi Sorotan Terkait Klaim Batik, Miss World Malaysia Akhirnya Minta Maaf

Riau | Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:38 WIB

5 Fakta Miss World Malaysia Diprotes Gegara Batik, Sudah Minta Maaf

5 Fakta Miss World Malaysia Diprotes Gegara Batik, Sudah Minta Maaf

Entertainment | Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:03 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×