Kementerian BUMN Ogah Beri Suntikan Modal ke Garuda indonesia: Bisnisnya Ugal-ugalan

M Nurhadi

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:48 WIB
Kementerian BUMN Ogah Beri Suntikan Modal ke Garuda indonesia: Bisnisnya Ugal-ugalan
Pesawat Garuda Indonesia [shutterstock]

Suara.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak akan memberi tambahan modal untuk Garuda Indonesia (Persero) Tbk. meski maskapai plat merah itu terlilit utang yang sangat besar.

Hal ini karena Garuda Indonesia dianggap tidak memiliki pondasi perusahaan yang baik. Salah satunya ditunjukkan dengan strategi bisnis yang buruk.

Sebagaimana diketahui, disampaikan oleh menteri BUMN via Antara, Erick Thohir, Garuda Indonesia terjebak dengan bisnis pesawat dengan lessor serta strategi bisnis penerbangan internasional yang tidak menguntungkan.

Mengutip dari hal yang disampaikan Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, biaya sewa (leasing) pesawat yang digelontorkan manajemen Garuda mencapai 27 persen, merupakan paling tinggi di dunia.

Tata kelola perusahaan yang amburadul menyebabkan Garuda tidak mampu bertahan dihantam wabah COVID-19 hingga kolaps dan terancam tutup.

"Kita tahu kondisi Garuda saat ini karena memang dulu ugal-ugalan gitu, penyewa-penyewa pesawat yang dilakukan oleh pihak garuda. Ugal-ugalan inilah yang membuat kondisi Garuda dan diperparah dengan kondisi Corona saat ini. Corona ini puncaknya saja, mereka punya pondasi yang sangat jelek," ujar Arya, di hadapan awak media, Senin (25/10/2021).

Namun demikian, pemerintah melalui Kementerian BUMN masih mengupayakan restrukturisasi agar Garuda bisa kembali dengan kinerja yang efisien.

Salah satu penanganan yang dilakukan yakni dengan melakukan negosiasi dengan kreditur dan perusahaan penyewa pesawat (lessor) global melalui skema restrukturisasi utang.

Saat ini, Kementerian BUMN sudah mengembalikan 12 pesawat Bombardier CRJ-1000 dan mengakhiri kontrak dengan Nordic Aviation Capital atau NAC.

baca juga

Ditambah lagi, perusahaan dengan emiten kode GIAA juga engajukan proposal penghentian dini kontrak sewa enam pesawat Bombardier CRJ1000 lainnya kepada Export Development Canada (EDC).

Meski proses negosiasi dengan NAC sudah dilakukan, pihak NAC sama sekali belum memberikan respon hingga saat ini keputusan masih belum jelas.

Sebelumnya, Erick Thohir menyoroti strategi Garuda Indonesia yang dianggap amburadul, yakni minim penerbangan domestik dan justru menyasar penerbangan internasional.

Padahal data penerbangan Garuda Indonesia masih didominasi oleh penumpang domestik.

Data tersebut menyebut, 78 persen penumpang Garuda menggunakan pesawat untuk bepergian dalam negeri dengan estimasi perputaran uang mencapai Rp1.400 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Indonesia Ternyata Terjebak di Bisnis yang Salah, Erick Thohir Beri Peringatan

Garuda Indonesia Ternyata Terjebak di Bisnis yang Salah, Erick Thohir Beri Peringatan

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 11:23 WIB

Erick Thohir Bergaya Pakai Jaket Film KADET 1947

Erick Thohir Bergaya Pakai Jaket Film KADET 1947

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 09:26 WIB

Sudah "Berdarah-darah", Nasib Garuda di Ujung Tanduk, Terancam Ditutup

Sudah "Berdarah-darah", Nasib Garuda di Ujung Tanduk, Terancam Ditutup

Bekaci | Senin, 25 Oktober 2021 | 07:42 WIB

Pemisahan Fungsi, Telkomsel Diminta Serahkan Semua Tower ke Telkom

Pemisahan Fungsi, Telkomsel Diminta Serahkan Semua Tower ke Telkom

Kaltim | Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:05 WIB

Ubah Skema Bisnis, Menteri BUMN Minta Telkomsel Serahkan Semua Tower ke Telkom

Ubah Skema Bisnis, Menteri BUMN Minta Telkomsel Serahkan Semua Tower ke Telkom

Bisnis | Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:22 WIB

Kinerja Belum Memuaskan, Erick Thohir Kembali Buka Opsi Perampingan BUMN

Kinerja Belum Memuaskan, Erick Thohir Kembali Buka Opsi Perampingan BUMN

Bisnis | Minggu, 24 Oktober 2021 | 18:54 WIB

Terkini

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 19:21 WIB

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:20 WIB

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Batam | Senin, 14 September 2026 | 19:04 WIB

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

Video | Senin, 14 September 2026 | 19:00 WIB

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:57 WIB

×