alexametrics

Ubah Skema Bisnis, Menteri BUMN Minta Telkomsel Serahkan Semua Tower ke Telkom

M Nurhadi
Ubah Skema Bisnis, Menteri BUMN Minta Telkomsel Serahkan Semua Tower ke Telkom
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Dok: Kominfo KPCPEN)

Telkom akan lebih menyasar pada b-to-b atau business to business, sementara Telkomsel akan menjadi agregator B-to-C atau business to commerce.

Suara.com - Strategi Indonesia guna mendukung percepatan digitalisasi dalam negeri disampaikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Salah satunya yakni dengan memisahkan fungsi Telkomsel dan perusahaan induknya, Telkom.

Nantinya, kata Erick, Telkom akan lebih menyasar pada b-to-b atau business to business, sementara Telkomsel akan menjadi agregator B-to-C atau business to commerce.

"Jadi Telkom itu b-to-b, apakah dengan sektor pendidikan, apakah dengan rumah sakit, dengan infrastruktur yang dibangun baik itu data center, fiber optic, atau cloud," ujarnya dalam orasi ilmiah Dies Natalis Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya, dikutip dari Antara pada Minggu (24/10/2021).

Baca Juga: Ketersediaan Infrastruktur 5G Penting untuk Wujudkan Industri 4.0

Selain itu, Telkomsel nantinya juga berfungsi sebagai agregator guna mendorong jumlah produksi dari Indonesia.

"Supaya kita tidak selalu terjebak impor, mulai sapinya impor, gulanya impor, nanti kehidupan sehari-hari kita impor," kata menteri BUMN.

Ia berharap, Telkomsel segera menyerahkan aset-aset yang berhubungan dengan dunia b-to-b kepada Telkom, seperti tower-tower telekomunikasi.

"Telkomsel harus menyerahkan kembali semua tower-tower-nya ke Telkom karena ini bagian dari strategi besar," pungkasnya.

Baca Juga: Bendera Bintang Kejora Berkibar di Menara BTS, Telkomsel: Bukan Milik Kami

Komentar