Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.107

Kembali Digelar, Kongres Nasional Indonesia Kompeten II Akselerasi SDM Kompeten

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:20 WIB
Kembali Digelar, Kongres Nasional Indonesia Kompeten II Akselerasi SDM Kompeten
Flier Kongres Nasional Indonesia Kompeten II. (Dok: IPMI)

Suara.com - Pandemi global yang melanda awal tahun 2020 berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi,  ketidakpastian pasar, perubahan perilaku pelanggan, cara bekerja terutama di lingkungan kantor, perubahan lapangan kerja serta lanskap bisnis di seluruh belahan dunia. Salah satu yang menjadi perhatian para pengelola bisnis dan pimpinan organisasi manapun, dengan adanya pandemi global ini, adalah Human Capability atau keterampilan, kemampuan, kapasitas, dan atau kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang dituntut untuk menyesuaikan dengan perubahan yang sangat cepat dan terkadang sangat akseleratif, yang selanjutnya akan berkaitan erat dengan peluang penciptaan lapangan kerja, dan program kewirausahaan.

Persaingan tidak lagi hanya terjadi antar-perusahaan ataupun antar lini bisnis, namun terjadi antar-negara. Situasi seperti ini tidak pernah terpikirkan dan terbayangkan oleh para pelaku bisnis yang bergerak di sektor publik, khususnya. Hal inilah yang mendorong Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) mengangkat tema “Akselerasi Sumber Daya Manusia (SDM) Kompeten dalam Penciptaan Lapangan Kerja dan  Kewirausahaan menuju Indonesia Maju” dalam rangkaian acara Kongres Nasional  Indonesia Kompeten II.

Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK), sebagai platform terbuka bagi siapa saja yang peduli, memiliki passion yang sama dan mengambil peran serta kontribusi nyata dalam program peningkatan kompetensi SDM di Indonesia, kali ini berkolaborasi dengan Universitas Gunadarma, yaitu Universitas Gunadarma Televisi (UGTV), melaksanakan Kongres Nasional  Indonesia Kompeten untuk kedua kalinya pada 28-29 Oktober 2021. Kongres Nasional Indonesia Kompeten yang pertama telah dilaksanakan pada tanggal 21 November 2018.

Kongres Nasional Indonesia Kompeten diselenggarakan secara offline serta melalui platform online yang pesertanya tersebar secara luas di seluruh Indonesia, berkoordinasi bersama dengan 44 Area Director GNIK, mewakili masing-masing daerah, mulai dari Banda Aceh hingga Merauke yang tersebar di seluruh provinsi di  Indonesia. Acara Kongres ini merupakan salah satu milestone strategis dalam gerakan percepatan peningkatan kompetensi SDM Indonesia dengan dampak yang eksponensial melalui perumusan gagasan/ kerangka besar, dan rencana aksi serta ide-ide inovatif dalam mencapai SDM Indonesia Unggul.

Selaras dengan visi  Indonesia Maju, acara kongres ini turut mengundang Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, serta melibatkan Staf Kepresidenan, Kemenko Perekonomian, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset dan Teknologi, Kementerian PAN RB, dan Kementerian BUMN demi untuk mensinergikan suatu gerakan nasional untuk memastikan keterampilan dan kompetensi SDM Indonesia di semua sektor industri termasuk mewujudkan link-and-match pendidikan, pemerintah, tenaga kerja dan industri untuk  meningkatkan penciptaan lapangan kerja dan kewirausahaan di Indonesia.

Kongres Nasional Indonesia Kompeten II (KNIK II) ditargetkan mampu memberikan masukan dan rumusan kerangka serta peta eksekusi nasional dalam meningkatkan employabilitas lulusan Perguruan Tinggi serta kualitas dan kompetensi SDM Indonesia yang relevan dengan tantangan dan kebutuhan ruang lingkup pekerjaan baru untuk Indonesia  pasca-pandemi.  Gerakan ini juga ditujukan untuk mendukung percepatan implementasi Kampus Merdeka dengan mengajak partisipasi Industri bersama-sama terlibat dalam aksi nyata dalam program peningkatan keterampilan dan kompetensi angkatan kerja dengan membuka program pemagangan untuk pencari kerja, siswa SMK dan mahasiswa, serta menggalakkan program enterpreneurship untuk membuka lapangan pekerjaan baru.

Acara Kongres Nasional Indonesia Kompeten II (KNIK II) ini tidak hanya dilaksanakan  dalam dua hari, namun telah diawali dengan pelaksanaan serangkaian acara pra kongres yang  dilaksanakan secara virtual sejak 17 Agustus hingga 16 Oktober 2021 sebagai  pengantar menuju puncak acara yang bertepatan dengan Peringatan Sumpah Pemuda yang ke– 93.

Dalam 2 hari kongres ini, akan diadakan 10 talkshow melibatkan beberapa pihak dari unsur pemerintahan antara lain Staf Kepresidenan, Kemenko Perekonomian, Kemenaker, KemenDikbud-Ristek, Kemen PAN RB, dan Kementerian BUMN.  Narasumber kunci lainnya yang juga akan hadir antara lain Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf yang akan membahas Future of Work, Head Coach Indonesia National Team U-23, Coach Indra Sjafri dengan testimonial pengembangan talenta olahraga di Indonesia.

Topik-topik yang akan dibahas seputar penciptaan lapangan kerja serta kewirausahaan antara lain peran pemerintah dan industri dalam akelerasi SDM di Indonesia, program pemagangan bersertifikat kompetensi dalam akselerasi SDM di indonesia, future of work, kolaborasi sektor publik dan swasta, life-long learning, kampus merdeka to address education missmatch, strategi menghadapi pandemi, pemberdayaan aparatur negara, sertifikasi profesi & pelatihan vokasi, dan peran BUMN serta kebijakan pemerintah dalam akselerasi SDM Indonesia Unggul.

Acara ini terbuka untuk seluruh kalangan termasuk para praktisi industri dan/ atau profesi, akademisi, institusi pemerintah, dan pihak lainnya yang peduli dengan isu-isu kompetensi SDM, demi mewujudkan kolaborasi  dan sinergi antar pihak yang berkepentingan dalam mewujudkan SDM yang  kompeten.

Mari bergabung dalam Kongres Nasional Indonesia Kompeten II, menjadi bagian dari pejuang kompetensi – Bangga Indonesia Kompeten! Melalui akses ke https://kn2021.gnik.org/ serta follow akun instagram GNIK_ID untuk detil rangkaian acara KNIK II 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Ada PPKM, Bos BI Yakin Pertumbuhan Ekonomi Tetap Positif

Meski Ada PPKM, Bos BI Yakin Pertumbuhan Ekonomi Tetap Positif

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 16:15 WIB

Undang Pemred ke Istana, Jokowi Bahas Penanganan Covid-19 hingga Pertumbuhan Ekonomi

Undang Pemred ke Istana, Jokowi Bahas Penanganan Covid-19 hingga Pertumbuhan Ekonomi

News | Rabu, 15 September 2021 | 23:05 WIB

UID Dorong Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan Lewat Program Beasiswa Bekal

UID Dorong Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan Lewat Program Beasiswa Bekal

Bisnis | Senin, 13 September 2021 | 15:35 WIB

Ade Yasin Minta Forum UMKM Berkontribusi Tingkatkan Kualitas UMKM di Bogor

Ade Yasin Minta Forum UMKM Berkontribusi Tingkatkan Kualitas UMKM di Bogor

Jabar | Jum'at, 10 September 2021 | 20:57 WIB

Perekonomian RI Selalu Mentok di Lima Persen, Ekonom Senior Sarankan Ini ke Pemerintah

Perekonomian RI Selalu Mentok di Lima Persen, Ekonom Senior Sarankan Ini ke Pemerintah

Bisnis | Rabu, 08 September 2021 | 17:25 WIB

Sri Mulyani Tetap Bangga Meski Kondisi Ekonomi di 2020 Negatif

Sri Mulyani Tetap Bangga Meski Kondisi Ekonomi di 2020 Negatif

Bisnis | Selasa, 07 September 2021 | 15:34 WIB

Terkini

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:59 WIB

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:54 WIB

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:46 WIB

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:31 WIB

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:20 WIB

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:52 WIB

Bidik Pasar Digital ASEAN, Perushaan RI Ekspansi ke Malaysia

Bidik Pasar Digital ASEAN, Perushaan RI Ekspansi ke Malaysia

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:40 WIB

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:06 WIB

Ramalan Harga Emas Antam Sepekan Ini Setelah Negosiasi Iran-AS Gagal

Ramalan Harga Emas Antam Sepekan Ini Setelah Negosiasi Iran-AS Gagal

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:01 WIB

Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz

Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:54 WIB