Aset Kripto Senilai Rp1,8 Triliun Dicuri Hacker, Pelaku Pakai Flash Loan Attack

M Nurhadi Suara.Com
Jum'at, 29 Oktober 2021 | 17:48 WIB
Aset Kripto Senilai Rp1,8 Triliun Dicuri Hacker, Pelaku Pakai Flash Loan Attack
Kripto Ethereum (Unsplash)

Suara.com - Kripto senilai US$130 juta atau setara dengan Rp1,8 triliun di aplikasi Cream Finance raib digondol hacker.  Sebagian besar kripto yang dicuri adalah CREAM, native crypto aplikasi desentralistik di ethereum.

Kasus ini pertama kali dikabarkan oleh perusahaan PeckShield pada Rabu (27/10/2021) malam. Bukti transaksi pencurian juga disematkan oleh perusahaan itu.

Modus pelaku menggunakan cara 'flash loan attack', yakni peretas menukar ETH menjadi USDC di Uniswap V3 senilai US$7,4 juta dilanjutkan 'flash loan' lebih dari 500 ribu ETH lewat Aave Protocol V2.

Pelaku lantas menukar atau swap aset 6,3 juta USDC menjadi DAI di Uniswap V3. Dua kripto yang diketahui merupakan stablecoin bernilai dolar AS.

Address asal pencurian itu kini dilabeli dengan 'Cream Finance Flash Loan Exploiter' yang menunjukkan bukti kejahatan pelaku.

Mengutip dari Decrypt via Blockchainmedia, total nilai kripto yang dicuri mencapai US$130 juta, di mana sebagian besar adalah kripto CREAM.

Kabar ini sudah dikonfirmasi Tim Cream Finance dan sudah melakukan sejumlah langkah pencegahan guna menghindari hal-hal serupa.

“Dengan bantuan teman-teman dari @iearnfinance dan komunitas lainnya, kami dapat mengidentifikasi kerentanan dan menambalnya. Sementara itu, kami telah menghentikan pasar pinjaman v1 kami di Ethereum,” sebut tim Cream Finance, dilansir dari TheBlock.

Flash Loan Attack adalah manipulasi pasar secara murni tanpa benar-benar melanggar aturan di smart contract untuk membayar kembali pinjaman sebelum transaksi pinjaman kilat (flash loan) ditutup.

Baca Juga: Hacker Brazil Bobol Situs Sandi Indonesia, Sebut Gampang Diretas

Metode ini mulai banyak digunakan penjahat siber setelah sistem keuangan desentralistik ini mulai marak pada tahun lalu.

Ini bukan kali pertama serangan hacker dilakukan di Cream Finance, sebelumnya peretasan terjadi pada Februari 2021, peretas mencuri kripto senilai US$37,5 juta hanya dalam satu jam.

Kemudian pada Agustus 2021, lebih dari ada 418 juta token AMP dan 1.300 ETH yang melayang. Harga kripto CREAM sempat anjlok 28 persen setelah serangan ini.

DeFi lainnya yang bernasib serupa adalah Poly Network dengan kerugian mencapai US$600. Ini adalah peretasan terbesar dalam sejarah DeFi dan kripto. Namun, peretas berbaik hati mengembalikan semuanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI