NSS Akan Gelar IPO, Ini 3 Daya Tarik Saham Perusahaan Sawit di Masa Pandemi

Iwan Supriyatna

Selasa, 02 November 2021 | 07:53 WIB
NSS Akan Gelar IPO, Ini 3 Daya Tarik Saham Perusahaan Sawit di Masa Pandemi
Minyak kelapa sawit disebut tidak berbahaya. (Shutterstock)

Suara.com - Tahun ini dinilai sebagai tahun yang tepat untuk mengoleksi saham  perusahaan kelapa sawit. Baik saham yang dilepas melalui Initial Public Offering (IPO) oleh perusahaan yang baru masuk bursa, maupun melalui rights issue bagi perusahaan yang sudah listing di bursa efek Indonesia.

“Dalam kondisi harga komoditas sawit yang all time high, tentu menjadi waktu yang tepat bagi perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk memanfaatkan momentum. Sementara bagi investor, ini peluang untuk dapat cuan dari investasi di saham perusahaan kelapa wait,” kata Kepala Riset Praus Capital, Alfred Nainggolan ditulis Selasa (2/11/2021).

Selain dari posisi harga sawit yang saat ini sedang tinggi, karakteristik kelapa sawit yang memiliki produk turunan beragam membuat prospek permintaan CPO akan solid ke depannya.

“Dan terakhir, komitmen pemerintah untuk mengembangkan industri turunan CPO di Tanah Air, menjadi peluang yang sangat positif bagi perusahaan CPO di Indonesia,” terang Alfred Nainggolan.

Alfred memaparkan setidaknya ada tiga alasan utama mengapa saham perusahaan perkebunan sangat menarik saat ini. Pertama, saat ini industri perkebunan sedang dalam masa booming commodity price, seperti CPO yang menyentuh level tertingginya menembus RM 5.000/ton.

Kedua, dari sisi industri, produk CPO memiliki banyak turunan sehingga bagus untuk stabilitas harga CPO ke depan-nya. Banyaknya produk turunan menjadi potensi pengembangan usaha perusahaan perkebunan sawit sangat besar. Penggunaan CPO untuk produk makanan, kosmetik dan bahan bakar tentu membuat penyerapan produk CPO akan stabil dan meningkat.

Ketiga, sebagai produsen CPO terbesar di dunia, industri kelapa sawit Indonesia telah memberlakukan moratorium lahan sawit baru. Tentu ini kondisi akan menguntungkan harga sawit ke depannya, karena mengerem supply di tengah kenaikan permintaan sawit global.

Sementara itu secara terpisah, Komisaris PT Nusantara Sawit Sejahtera Dr Robiyanto, mengatakan PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSS) berencana menggelar (IPO) pada Kuartal IV tahun ini. NSS menilai, sekarang adalah waktu yang tepat untuk melepas saham ke publik. Terutama melihat dari potensi kenaikan harga CPO menyusul kenaikan kebutuhan minyak nabati dunia.

Di sisi lain, dari internal perusahaan ada kebutuhan modal untuk memperkuat kapasitas usaha guna memanfaatkan peluang bisnis di industri kelapa sawit yang sangat besar, yaitu menambah pabrik kelapa sawit (PKS) dan kegiatan penelitian dan pengembangan.

baca juga

“Untuk lembar saham masih digodok terus. Kami perkirakan freefloat sekitar 40 persen. Kami membidik kapitalisasi pasar setelah IPO sudah mencapai Rp 5 triliun. Dana IPO diperkirakan Rp 2 triliun. Harga diperkirakan di sekitar Rp135 hingga Rp150 per lembar,” tambahnya.

Robiyanto mengatakan, penelitian diperlukan untuk meningkatkan produktivitas lahan milik perusahaan juga milik petani rakyat di sekitar perusahaan. NSS berupaya meningkatkan produktivitas sawit nasional tidak hanya di kebun milik sendiri, tetapi juga tanaman petani, yang saat ini selisihnya masih sangat jauh di bawah kebun perusahaan.

“Keunggulan NSS adalah umur tanaman masih 7 tahun. Ini artinya lagi produktif dan masa produktifnya masih panjang. Ibaratnya sedang mekar-mekarnya. Kualitas CPO premium, serta lokasi strategis karena dekat dengan bandara, pelabuhan dan perkebunan,” terangnya.

Mengenai profil perusahaan, dia menjelaskan NSS didirikan pada tahun 2008 dengan lima lokasi perkebunan di Provinsi Kalimantan Tengah. Perusahaan fokus memproduksi Tandan Buah Segar (TBS), Minyak Sawit Mentah (CPO) dan Inti Sawit (PK) dengan standar kualitas tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Kritisi Diskriminasi Uni Eropa Terhadap Kelapa Sawit Indonesia

Presiden Jokowi Kritisi Diskriminasi Uni Eropa Terhadap Kelapa Sawit Indonesia

Bisnis | Selasa, 02 November 2021 | 07:35 WIB

Terpeleset Mandi Hujan, Bocah 9 Tahun Hanyut di Saluran Penghubung Robusta Jaktim

Terpeleset Mandi Hujan, Bocah 9 Tahun Hanyut di Saluran Penghubung Robusta Jaktim

Jakarta | Senin, 01 November 2021 | 20:42 WIB

Begal Payudara Modus Tanya Alamat di Duren Sawit, Pelaku Karyawan Swasta

Begal Payudara Modus Tanya Alamat di Duren Sawit, Pelaku Karyawan Swasta

Jakarta | Senin, 01 November 2021 | 14:40 WIB

Terkini

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:19 WIB

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:16 WIB

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:11 WIB

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 09:08 WIB

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:02 WIB

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Bekaci | Selasa, 29 September 2026 | 08:59 WIB

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 08:51 WIB

Bukan Lagi Rebut Infrastruktur, Ini Tantangan Kedaulatan Digital Indonesia

Bukan Lagi Rebut Infrastruktur, Ini Tantangan Kedaulatan Digital Indonesia

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 08:50 WIB

14 Kode Redeem FF 29 September 2026, Segera Klaim Reward Gratis dari Garena

14 Kode Redeem FF 29 September 2026, Segera Klaim Reward Gratis dari Garena

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 08:48 WIB

×