Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Agar Ekonomi Cepat Pulih, Menparekraf Sandiaga Rampungkan Fasilitas Homestay Desa Senaru

Iwan Supriyatna

Jum'at, 12 November 2021 | 08:58 WIB
Agar Ekonomi Cepat Pulih, Menparekraf Sandiaga Rampungkan Fasilitas Homestay Desa Senaru
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memberikan fasilitas untuk Homestay di Desa Wisata Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat dalam kunjungannya. Sandi menegaskan, hadiah yang diberikan memang tidak seberapa namun hal tersebut bisa meningkatkan ekonomi dan juga membangkitkan perekonomian masyarakat desa sekaligus bisa digunakan untuk para penonton Superbike 2021 yang akan diselengarakan di Sirkut Jalan Raya Mandalika minggu depan.

“Awalnya saya akan menginap di Homestay yang dibangun oleh Kemendes di desa ini, tapi ternyata fasilitasnya tidak ada,” katanya. sehingga dia harus menginap di hotel yang tidak jauh dari lokasi tersebut. sehingga, dia kemudian memberikan enam set alat tidur mulai dari Kasur, bantal dan lainnya supaya homestay tersebut bisa langsung digunakan. Apalagi menurutnya pekan depan ada event internasional yaitu superbike 2021, sehingga para penonton bisa tinggal di homestay tersebut sekaligus menikmati wisata disana.

Sandi menegaskan, tempat wisata apalagi yang berstandar internasional memang sudah harus memiliki standar yang sama, sehingga selain membuat nyaman para wisatawan yang datang hal tersebut juga bisa mengundang wisatawan lainnya untuk datang. "Soal pengembangan sektor pariwisata dan industri kreatif kita telah memegang tiga strategi, yakni inovasi, adaptasi, dan kolaborasi,"

Dia menuturkan bahwa untuk Inovasi, tim nya akan menggunakan Big Data untuk memetakan segi potensi ataupun penguatan. Bukan sekedar untuk bertahan, cara ini juga diyakini dapat menangkap peluang untuk menarik wisatawan domestik sebagai targetnya.

Untuk strategi kedua adalah Adaptasi yang mengharuskan destinasi wisata menerapkan standar protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainbility (CHSE). Ini sebagai langkah destinasi wisata untuk beradaptasi di tengah wabah Covid-19

Terakhir yakni Kolaborasi dimana Sandiaga ingin mengedepankan komunikasi terbuka dan kerja sama antarpihak yang makin bersinergi. Serta menghadirkan beberapa event ternama bersama stakeholder untuk kembali bersinergi menguatkan sektor andalan. Dia berarap hal tersebut ada disemua desa wisata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Juru Kamera Mirip Sandiaga Uno, Warganet Syok: Ngapain Jadi Kameramen Pak?

Viral Juru Kamera Mirip Sandiaga Uno, Warganet Syok: Ngapain Jadi Kameramen Pak?

Hits | Jum'at, 12 November 2021 | 08:53 WIB

Bertemu Menlu Inggris, Jokowi Bahas Tindak Lanjut Kerja Sama Ekonomi Strategis

Bertemu Menlu Inggris, Jokowi Bahas Tindak Lanjut Kerja Sama Ekonomi Strategis

News | Jum'at, 12 November 2021 | 00:06 WIB

Sasar Jawa, Bali dan NTB, Mobil Vaksinasi GEBER Dilepas Menparekraf

Sasar Jawa, Bali dan NTB, Mobil Vaksinasi GEBER Dilepas Menparekraf

Otomotif | Kamis, 11 November 2021 | 10:00 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB