facebook

Ahok Minta Polisi Usut Penyebab Kebakaran Kilang Cilacap

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
Ahok Minta Polisi Usut Penyebab Kebakaran Kilang Cilacap
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Instagram @basukibtp)

Komisaris Utama PT Pertamina Persero, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta pihak kepolisian untuk mengusut insiden kebakaran di area kilang Cilacap.

Suara.com - Komisaris Utama PT Pertamina Persero, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta pihak kepolisian untuk mengusut insiden kebakaran di area kilang Cilacap Jawa Tengah.

Pasalnya insiden kebakaran kilang Cilacap ini diduga karena ada unsur kesengajaan.

"Soal pengusutan biar Polri saja yang mengusut," kata Ahok saat dikonfirmasi Suara.com, Senin (15/11/2021).

Ahok menegaskan, pihaknya bersama dengan Dewan Komisaris sebetulnya sudah meminta jajaran manajemen Pertamina untuk memitigasi bencana setiap ancaman yang terjadi dari setiap area operasional Pertamina sejak awal tahun ini.

Baca Juga: Tangki Pertamina Cilacap Kembali Terbakar, DPR: Perlu Evaluasi Mendalam

"Sudah sejak awal tahun," kata Ahok.

Lebih lanjut, Ahok meminta masalah ini ditanyakan kepada Direktur PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Djoko Priyono.

Asal tahu saja, tangki 36T102 di area Kilang Cilacap terbakar sekitar pukul 19.15 WIB pada Sabtu petang. Penyebab kebakaran sementara belum diketahui. Namun saat insiden terjadi, area kilang diguyur hujan lebat disertai petir.

Pada saat kebakaran, tim di lapangan melaporkan bahwa tangki 36T102 berisi Pertalite. Tangki memiliki volume 31 ribu hingga maksimal 39 ribu dengan level 15,9-20 meter.

Berdasarkan laporan yang sama, petugas melakukan penyekatan api di sekitar tangki dan defensive fire fighting dengan truk pemadam kebakaran dan hydrant.

Baca Juga: Usut Tuntas Kebakaran Kilang Minyak Cilacap, Polda Jateng Periksa 6 Orang Saksi dan 7 CCTV

Petugas telah menyiapkan offensive fire fighting dan melakukan pendinginan terhadap tangki sekitarnya dengan menyalakan water sprinkle.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar